Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Polemik BBM Subsidi, Jokowi Jangan Ulangi Kesalahan SBY

Doddy Rosadi

Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:28 WIB
Polemik BBM Subsidi, Jokowi Jangan Ulangi Kesalahan SBY
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan presiden terpilih Joko Widodo. [Rumgapres/Abror]

Suara.com - Analis internasional mulai mengkhawatirkan defisit anggaran Indonesia akan terus membesar. Morgan Stanley sudah merevisi defisit anggaran Indonesia dari 2,7 persen menjadi 3,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Hal yang sama juga dilakukan oleh Citigroup yang merevisi defisit anggaran Inonesia dari 2,5 persen menjadi 3,15 persen dari PDB. Melonjaknya defisit anggaran karena impor energi yang semakin besar.

“Defisit anggaran akan semakin sempit karena larangan sejumlah ekspor mineral sudah dicabut namun proses pemulihan tidak akan berlangsung cepat,” kata Sean Yokota, analis dari konsultan keuangan Swedia, SEB AB.

Sejumlah analis juga meminta presiden terpilih Joko Widodo untuk tidak mengulangi kesalahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun lalu. Ketika itu, SBY baru menaikkan harga BBM subsisi pada Juni setelah “dihukum” oleh investor asing dengan melemahnya rupiah.

Dengan keputusan Bank Sentral Amerika yang belum akan menaikkan tingkat suku bunga dalam waktu dekat, kebijakan untuk mengurangi subsidi BBM harus dipertimbangkan dengan hati-hati.

“Isu ini akan menimbulkan badai yang sempurna yang bisa bersinkronisasi dengan inflasi, rupiah dan juga modal asing yang kita lihat terjadi pada Juni-Agustus 2013,” kata David Sumual, ekonom dari BCA.

Besarnya alokasi subsidi BBM yang mencapai lebih dari Rp300 triliun membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ini juga membuat pembangunan terhambat karena besarnya dana untuk subsidi BBM. Jokowi sempat meminta pemerintahan SBY-Boediono agar menaikkan BBM subsidi sebelum dia menjalankan tugas sebagai Presiden.

Namun, Menteri Keuangan Chatib Basri menyatakan, keputusan untuk menaikkan harga BBM subsidi ada di tangan pemerintahan baru. Jokowi dan Jusuf Kalla akan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI pada 20 Oktober nanti. (AsiaOne)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Tak Akan Tambah Kuota BBM Subsidi

Pemerintah Tak Akan Tambah Kuota BBM Subsidi

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2014 | 07:30 WIB

Jokowi Wacanakan Pengalihan Subsidi BBM Lewat Kartu

Jokowi Wacanakan Pengalihan Subsidi BBM Lewat Kartu

News | Senin, 25 Agustus 2014 | 18:35 WIB

Jokowi Berharap Pengurangan Subsidi BBM Dilakukan Pemerintah SBY

Jokowi Berharap Pengurangan Subsidi BBM Dilakukan Pemerintah SBY

Bisnis | Senin, 25 Agustus 2014 | 16:35 WIB

Terkini

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:53 WIB

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB