Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pertumbuhan Produksi Listrik Indonesia Tertinggal Dibandingkan Vietnam

Doddy Rosadi

Selasa, 09 September 2014 | 13:37 WIB
Pertumbuhan Produksi Listrik Indonesia Tertinggal Dibandingkan Vietnam
Ilustrasi: Petugas mengecek trafo mobile di Gardu Induk PLN Karet Baru, Jakarta. (Antara/Puspa Perwitasari)

Suara.com - Salah satu akar masalah dari ketimpangan investasi antardaerah  adalah listrik. Pengamat Ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Agus Tony Poputra mengatakan, dari 30.320 MW kapasitas terpasang PLN pada 2009, sebanyak 75,55% berada di Jawa dan Bali.

Selain itu pada lingkup nasional, bila merujuk pada endowment rasio elektrifikasi Indonesia yang relatif rendah, maka pertumbuhan produksi listrik Indonesia Indonesia belum mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi.

Menyitir data pemerintah, Tony mengatakan, pada periode 2007-2011, pertumbuhan produksi listrik Indonesia rata-rata sebesar 6,41 persen. Angka ini di bawah Vietnam yang tumbuh rata-rata 10,30 persen.

“Kondisi ini menjelaskan, mengapa Vietnam yang sebelumnya sebagai negara terbelakang karena perang bisa melejit dengan pesat. Sebaliknya, Indonesia yang kaya dengan sumber daya alam mengalami pembangunan yang kurang berkualitas,” ungkap Tony, dalam keterangan tertulis yang diterima suara.com, Selasa (9/9/2014).

Dari serangkaian akar masalah yang menyebabkan lambatnya pertumbuhan suplai listrik Indonesia, terdapat 2 faktor yang cukup dominan. Pertama, lemahnya respons PLN terhadap kebijakan pemerintah yang menetapkan dua harga untuk Bahan Bakar Minyak (BBM), yaitu harga subsidi dan harga keekonomian pada lebih dari 1 dekade lalu. PLN terlambat untuk menggantikan pembangkit listrik tenaga diesel ke sumber pembangkit yang lain, seperti batubara, panas bumi, dan sebagainya sesuai dengan ketersediaan lokal.

Kedua, luas jangkauan layanan PLN yang meliputi seluruh wilayah Indonesia membuat perusahaan plat merah itu tidak fokus. Mengingat Jawa dan Bali memiliki infrastruktur pendukung yang jauh lebih baik, maka investasi PLN banyak diarahkan ke wilayah ini.

Sebaliknya kawasan lain terutama Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang merupakan wilayah kepulauan dan terbatas dalam infrastruktur pendukung sehingga investment cost-nya tinggi, menjadi prioritas kesekian.

“Bila kondisi ini terus dibiarkan, maka wilayah-wilayah di luar Jawa dan Bali semakin tertinggal dalam investasi, karena investor potensial mensyaratkan ketersediaan energi listrik,” papar Tony.

Tony melanjutkan, setelah 69 tahun merdeka, Indonesia belum mampu mempersempit kesenjangan pembangunan antara Jawa dan daerah di luar Jawa, bahkan cenderung melebar. Salah satu pemicu utama dari kondisi ini adalah rendahnya investasi di luar Jawa.

Sebagai contoh, katanya, data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperlihatkan bahwa investasi asing tahun 2013 yang senilai USD 28,62 miliar teralokasi ke Jawa sebesar 60,54% dan Sumatera sebesar 11,86%. Dengan demikian hanya kurang dari 18% dilakukan di luar kedua wilayah tersebut.

Hal serupa, kata Tony, juga terjadi pada investasi domestik dimana nilai investasi sebesar Rp 128,15 triliun terserap di Jawa sebesar 51,89% dan Sumatera sebesar 17,88%. Sehingga yang tersisa bagi daerah lain hanya kurang 28%. Bila dibanding penyebaran investasi asing dan domestik pada tahun-tahun sebelumnya, terlihat pola yang mirip yaitu investasi sangat terkonsentrasi pada wilayah tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PT PLN Disarankan Dipecah Menjadi Tiga Perusahaan

PT PLN Disarankan Dipecah Menjadi Tiga Perusahaan

Bisnis | Senin, 08 September 2014 | 20:51 WIB

Tarif Listrik Naik, PLN Lebih Mudah Ngutang ke Luar Negeri

Tarif Listrik Naik, PLN Lebih Mudah Ngutang ke Luar Negeri

Bisnis | Rabu, 03 September 2014 | 14:45 WIB

Indonesia Kembangkan Biogas Listrik dari Kotoran Santri

Indonesia Kembangkan Biogas Listrik dari Kotoran Santri

Tekno | Rabu, 03 September 2014 | 07:43 WIB

Hari Ini, Tarif Listrik Delapan Golongan Kembali Naik

Hari Ini, Tarif Listrik Delapan Golongan Kembali Naik

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 11:51 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×