Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Lelaki Kere yang Kini Punya Perusahaan Bernilai Rp3 Triliun

Doddy Rosadi

Jum'at, 19 September 2014 | 12:00 WIB
Lelaki Kere yang Kini Punya Perusahaan Bernilai Rp3 Triliun
CEO PT Arwana Citramulia Tbk, Tandean Rustandy. (www.chicagobooth.edu)

Suara.com - Anda pernah dengar keramik dengan merek Arwana? Mungkin banyak yang belum tahu bahwa Arwana kini adalah keramik nomor satu buatan Indonesia. Kualitas keramik ini tidak kalah dengan keramik buata luar seperti Toto atau Essenza.

Orang di balik sukses keramik Arwana adalah Tandean Rustandy. Lelaki kelahiran Pontianak ini berhasil mentransformasi Arwana dari perusahaan kecil menjadi perusahaan bergengsi yang mempunyai nilai perusahaan lebih dari  Rp3 triliun.

Dalam acara Investor Summit and Capital Market Expo 2014, Tandean membagi cerita suksesnya saat pertama kali mendirikan perusahaan Arwana.

“Saya ini kere ketika kecil, orang tua saya bukan dari kalangan yang mampu. Saya beruntung bisa bersekolah di luar negeri ketika SMA. Saya harus bekerja agar bisa bertahan hidup di Amerika. Setelah lulus kuliah, saya kembali ke Jakarta. Tiga tahun bisnis kayu, baru pada 1993 saya memutuskan untuk membuat keramik. Ini karena teman saya yang jualan keramik di kawasan Percetakan Negara,” ujarnya.

Tandean meminjam uang dari Bank BNI untuk memulai usahanya. Jumlahnya sekitar Rp15 miliar untuk membangun pabrik keramik di Tangerang. Baru pada 1995, pabrik keramiknya itu mulai beroperasi. Konsumen yang jadi sasarannya adalah kalangan kelas menengah ke bawah.

“Saya masih ingat, ketika pertama kali produksi, produk kami hanya dijual di kawasan pinggiran. Tetapi saya tidak patah semangat. Justru hal itu membawa keberuntungan bagi kami. Keramik buatan Arwana berhasil diterima di kalangan menengah ke bawah,” jelasnya.

Ketika krisis moneter dan ekonomi melanda Indonesia pada 1998, Arwana masih tetap bisa bertahan. Tandean harus berpikir keras cara untuk bisa mempertahankan bisnisnya di tengah situasi sulit. Dia juga tidak mau mem-PHK karyawannya. Itu sudah menjadi prinsipnya sejak awal mendirikan Arwana yaitu tidak akan memberhentikan karyawan.

Dia pun melobi sejumlah kreditor agar mau menangguhkan pembayaran utang yang jatuh tempo. Lobinya berhasil dan Arwana selamat dari dampak krisis moneter. Tiga tahun setelah krisis moneter, Tandean membuat langkah besar yaitu mendaftarkan Arwana ke bursa efek untuk menjadi perusahaan terbuka.

“Saya sempat dicemooh, perusahaan kecil kok masuk ke pasar modal, mana ada yang mau beli sahamnya. Tetapi saya abaikan itu semua. Tujuan utama saya masuk ke bursa saham bukan untuk mengeruk dana tetapi untuk menerapkan good governance,” ujarnya.

Pada 2001, harga saham Arwana masih sekitar Rp300 per lembar. Kini, harganya sudah naik lebih dari tiga kali lipat. Rahasia sukses Arwana, kata Tandean adalah good governance. Meski merupakan pendiri, Tandean tidak pernah menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadi.

“Kalau saya pergi ke luar negeri untuk urusan kantor dan mengajak istri maka saya yang membayar uang untuk perjalanan istri dari kantung pribadi, bukan dari uang perusahaan. Saya punya prinsip, pemimpin harus memberikan contoh yang baik kepada bawahan,” jelasnya.

PT Arwana juga tidak pernah dilanda aksi unjuk rasa karyawannya terkait upah buruh. Ternyata, upah yang diterima buruh di PT Arwana jauh di atas rata-rata upah buruh lainnya. Alasannya, kata Tandean, orang yang bekerja di Arwana bukan hanya sebagai buruh yang digaji setiap bulan. Tetapi, mereka adalah orang yang akan membesarkan perusahaan secara bersama-sama dengan manajemen.

Tandean juga mempunyai kebiasaan untuk membuka pabrik di tempat yang terpencil dan di luar Jawa Barat. Kata dia, pabrik di lokasi tersebut biasanya dipenuhi oleh banyak SDM dan bisa mendapatkan pasokan gas yang cukup. Hal ini tidak akan ditemui apabila membuka pabrik di Jawa Barat atau Jawa Tengah.

Kini, PT Arwana Citramulia Tbk menjadi perusahaan keramik terbesar di Indonesia dan mulai diakui di dunia. Kinerja perusahaan itu di Bursa Efek Indonesia juga semakin meningkat. Tandean berhasil membesarkan perusahaannya dengan kerja keras dan prinsip good governance.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Pendiri Bisnis Menjadi Angel Investor, Perjalanan Venjii Hernando Mendukung Wirausaha Lokal

Dari Pendiri Bisnis Menjadi Angel Investor, Perjalanan Venjii Hernando Mendukung Wirausaha Lokal

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:10 WIB

Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari

Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:12 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung

Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kisah Ratna Wirahadikusumah, Perempuan di Balik Pembangunan 250 Gerai Restoran di Indonesia

Kisah Ratna Wirahadikusumah, Perempuan di Balik Pembangunan 250 Gerai Restoran di Indonesia

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:40 WIB

Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:00 WIB

Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin

Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 17:50 WIB

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:45 WIB

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:33 WIB

Terkini

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

×