- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan duka cita atas gempa NTT dalam Rapat Paripurna di Jakarta.
- DPR RI telah mengirim tim ke lokasi bencana pada 16 Agustus untuk mengawasi penanganan pemerintah.
- Pimpinan DPR dan menteri terkait dijadwalkan meninjau lokasi bencana untuk menyalurkan bantuan serta membahas pendanaan darurat.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-2 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Dalam sambutannya, Dasco mendoakan para korban dan berharap penanganan terhadap keluarga yang terdampak dapat berjalan dengan cepat.
"Kami sampaikan dukacita mendalam atas bencana gempa bumi di wilayah Provinsi NTT, sehingga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan dapat ditangani segera," ujar Dasco.
Dasco menjelaskan, bahwa DPR RI telah bergerak cepat merespons bencana tersebut dengan mengirimkan tim ke lokasi sejak beberapa hari lalu.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari fungsi pengawasan parlemen terhadap kinerja pemerintah di lapangan.
"DPR ri telah mengirim perwakilannya pada tanggal 16 Agustus ke NTT dan telah mengadakan rapat koordinasi dengan pemerintah dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan serta mendorong pemerintah mengambil langkah-langkah yang dianggap perlu untuk segera menangani dampak dari bencana," lanjutnya.
Lebih lanjut, Dasco menginformasikan bahwa pimpinan DPR RI bersama sejumlah menteri terkait, termasuk Menteri Keuangan, dijadwalkan akan turun langsung ke lokasi bencana pada esok hari.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyalurkan bantuan serta membahas langkah strategis mengenai pendanaan darurat.
"Kemudian diinformasikan pada esok hari, pimpinan DPR juga telah menugaskan beberapa pimpinan dan anggota DPR beserta menteri keuangan dan beberapa menteri terkait lainnya untuk berangkat ke NTT, untuk kemudian memberikan bantuan-bantuan serta mendorong relokasi anggaran yang dianggap perlu," pungkas Dasco.