Menko Perekonomian Yakin Inflasi Pulih Januari

Ardi Mandiri

Selasa, 02 Desember 2014 | 06:14 WIB
Menko Perekonomian Yakin Inflasi Pulih Januari
Menko Perekonomian Sofyan Djalil. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil optimistis laju inflasi akan reda pada Januari 2015 dengan besaran di bawah satu persen, mengingat dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tak lagi terlalu dirasakan masyarakat.

 "Inflasi (November) ternyata malah di bawah perkiraan kami. Dengan ini, inflasi hanya terjadi 1-2 bulan. Setelah itu akan normal lagi," kata Sofyan di Kantor Kemenko Perekonomian, di Jakarta, Senin (1/12/2014)

Laju inflasi pada November 2014 yang sebesar 1,5 persen, menurut Sofyan, di bawah perkiraan pemerintah karena prediksi pemerintah, penaikan harga BBM dapat mendorong inflasi hingga 2 persen.

Sofyan menilai upaya pemerintah memperbaiki distribusi stok pangan beberapa waktu lalu cukup berhasil mengurangi dampak kenaikan harga BBM terhadap laju inflasi.

Namun, Sofyan mengakui, inflasi pada Desember diperkirakan masih akan tinggi, dipicu meningkatnya konsumsi masyarakat pada musim liburan akhir tahun.

"Mungkin masih ada potensi peningkatan, tapi tidak akan lama. Januari sudah 'adjusement' lagi," kata dia.

Sofyan juga mengaku yakin tren deflasi pada Maret, atau awal tahun akan kembali terjadi di 2015.

"Kita lihat saja, Maret akan deflasi," kata Sofyan.

BPS mencatat laju inflasi pada November 2014 sebesar 1,5 persen, atau lebih tinggi dari November tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan, inflasi tahun kalender telah mencapai 5,75 persen dan inflasi secara tahunan (yoy) sebesar 6,23 persen.⿬ Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, saat pengumuman kenaikan harga BBM bersubsidi beberapa waktu lalu, memperkirakan inflasi dapat melebihi target di APBN-P menjadi sebesar 7,3 persen karena kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2000.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan pemerintah telah menyesuaikan harga premium dan solar bersubsidi pada waktu yang tepat, sehingga laju inflasi masih dapat dikendalikan.

Dia menekankan, dengan penyesuaian harga pada pertengahan November, dampak terhadap inflasi bisa ditanggung November dan Desember. Hal itu ditambah dari tren dan pengalaman sebelumnya bahwa November merupakan bulan di mana terjadi inflasi rendah.⿬ Untuk Desember, Sasmito mengatakan inflasi masih bisa terkendali asalkan pemerintah mengendalikan harga bahan kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik dalam dua bulan terakhir, seperti cabai merah dan beras.

"Mudah-mudahan tidak di atas dua persen. Tapi, masa pemerintah tidak melakukan sesuatu, karena saya kira cabai harus dikendalikan, ini kan sudah dua bulan berturut-turut harga cabai naik. Kalau itu bisa dikendalikan akan mengurangi tekanan," ujarnya.

Selain itu, pemerintah harus mewaspadai harga tarif angkutan dalam kota maupun antarkota yang terdampak langsung dari kenaikan harga BBM bersubsidi, meskipun diperkirakan komoditas itu sudah tidak signifikan dalam menyumbang inflasi Desember.

"Kendalikan tarif angkutan, karena itu yang paling pokok. Namun, tarif angkutan sudah naik di November, jadi kalaupun naik tidak akan setajam sebelumnya karena sebagian sudah naik di November," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS: Inflasi November Tinggi karena Kenaikan BBM

BPS: Inflasi November Tinggi karena Kenaikan BBM

Bisnis | Senin, 01 Desember 2014 | 13:09 WIB

BI: Inflasi Naik dalam Tiga Bulan Pertama

BI: Inflasi Naik dalam Tiga Bulan Pertama

Bisnis | Kamis, 20 November 2014 | 12:00 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×