Warga Jepang Wajib Ambil Lima Hari Liburan yang Dibayar

Doddy Rosadi

Rabu, 04 Februari 2015 | 13:37 WIB
Warga Jepang Wajib Ambil Lima Hari Liburan yang Dibayar
Ilustrasi: Pekerja Jepang. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan untuk membuat aturan yang mewajibkan para pekerja mengambil lima hari libur yang dibayar (paid holiday) dalam setahun. Aturan ini bertujuan untuk mengurangi tekanan jiwa dan juga keletihan fisik karena bekerja terlalu lama.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Tenaga Kerja Jepang, para pekerja hanya mengambil setengah dari hak untuk liburan dalam setahun. Bahkan, satu dari enam pekerja sama sekali tidak mengambil liburan yang dibayar.

Pemerintah Jepang tengah berupaya meningkatkan jumlah hari liburan dibayar yang diambil oleh para pekerja. Rencananya, aturan ini akan dimasukkan dalam undang-undang. Pihak perusahaan selama ini berusaha menekan jumlah hari liburan yang dibayar menjadi tiga hari sedangka serikat pekerja berupaya meningkatkan jumlahnya menjadi delapan hari.

Hingga 2020, pemerintah Jepang berharap 70 persen pekerja mengambil lima hari liburan yag dibayar dalam setahun. Perilaku pekerja di Jepang yang kerap kerja lembur tanpa dibayar sering dikritik sebagai penyebab kelelahan mental dan juga fisik.

Bahkan, muncul istilah karoshi yaitu meninggal karena bekerja berlebihan. Ini menyusul semakin banyaknya jumlah orang yang meninggal karena masalah stress atau melakukan bunuh diri.

Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh laman perjalanan Expesia, pekerja di Prancis menikmati 37 hari libur yang dibayar, Spanyol menikmati 32 hari libur yang dibayar dan Denmark sebanyak 29 hari libur yang dibayar. (CNA/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

Ini Kriteria Tokoh yang Diusulkan Dapat Gelar dan Tanda Kehormatan dari Pemerintah

News | Rabu, 02 September 2026 | 06:47 WIB

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Arkeolog Temukan Ribuan Struktur Misterius Suku Aquiry yang di Hutan Amazon

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:30 WIB

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

×