Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.750.000
IHSG 7.094,526
LQ45 719,628
Srikehati 343,829
JII 483,464
USD/IDR 17.017

Swasembada Pangan Bisa Dicapai dengan Sejumlah Syarat

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2015 | 13:42 WIB
Swasembada Pangan Bisa Dicapai dengan Sejumlah Syarat
Seorang petani menebar pupuk di areal sawah Kelurahan Karang Malang, Jawa Barat. (Antara/Dedhez Anggara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo bisa mencapai targetnya untuk swasembada pangan dalam waktu 4-5 tahun dengan sejumlah syarat. Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih mengatakan, syarat utama untuk mencapai swasembada pangan adalah memberikan lahan kepada petani yang belum mempunyai lahan untuk bertani.

“Pada masa kampanye pemilu presiden, Pak Jokowi pernah berjanji akan memberikan 9 juta hektar lahan tanah kepada petani. Selain itu, pemerintah harus melibatkan semua petani dalam mengambil sebuah kebijakan dan jangan hanya petani yang tergabung dalam kelompok petani saja,” kata Henry kepada suara.com melalui sambungan telepon, Kamis (12/2/2015).

Henry menambahkan, swasembada pangan tidak bisa dicapai hanya dengan cara membagika pupuk atau pestisida kepada petani. Justru pemerintah harus membantu petani yang tidak punya lahan agar bisa bertani.

“Satu lagi yang tidak kalah penting, jangan hanya fokus pada swasembada pangan tetapi juga seharusnya kedaulatan pangan. Kalau sudah tercapai kedaulatan pangan, bukan hanya produksi yang  meningkat tetapi juga kesejahteraan petani ikut terangkat,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meyakini 4-5 tahun ke depan dapat terwujud ketahanan pangan atau swasembada pangan.

"Semakin saya tahu lapangan, semakin saya tahu daerah, semakin saya kenal medan, semakin saya yakin ketahanan pangan atau swasembada pangan bisa. 4 - 5 tahun akan kita pegang," ujar Jokowi ketika memberikan kata sambutan di Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2015).

Yang dimaksud dengan swasembada pangan adalah produki pangan nasional cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan tidak perlu melakukan impor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Swasembada Pangan Bisa Tercapai dalam 5 Tahun

Jokowi: Swasembada Pangan Bisa Tercapai dalam 5 Tahun

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 13:13 WIB

Presiden: Kita Tak Mau Lagi Impor Beras

Presiden: Kita Tak Mau Lagi Impor Beras

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2015 | 12:00 WIB

Bappenas: Kesejahteraan Petani Akan Dinaikkan

Bappenas: Kesejahteraan Petani Akan Dinaikkan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2015 | 12:30 WIB

Presiden: Swasembada Beras Hanya Perlu Waktu Tiga Tahun

Presiden: Swasembada Beras Hanya Perlu Waktu Tiga Tahun

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2015 | 10:59 WIB

Pemerintah Alokasikan Rp2 Triliun untuk Perbaikan Irigasi

Pemerintah Alokasikan Rp2 Triliun untuk Perbaikan Irigasi

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2015 | 14:51 WIB

Presiden: Dalam 3 Tahun RI Bisa Swasembada Pangan dan Energi

Presiden: Dalam 3 Tahun RI Bisa Swasembada Pangan dan Energi

News | Sabtu, 06 Desember 2014 | 09:04 WIB

JK: Indonesia Berpotensi untuk Swasembada Pangan

JK: Indonesia Berpotensi untuk Swasembada Pangan

Bisnis | Kamis, 04 Desember 2014 | 12:57 WIB

JK Pantau Perkembangan Swasembada Pangan

JK Pantau Perkembangan Swasembada Pangan

News | Kamis, 04 Desember 2014 | 07:05 WIB

Terkini

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Data BPS Ungkap Emas Deflasi di Maret 2026 Usai Inflasi 30 Bulan Beruntun

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 15:40 WIB