Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.430.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Yogyakarta Ingin Tumbuhkan 45 Kelompok Usaha Bersama Baru

Arsito Hidayatullah

Minggu, 15 Februari 2015 | 08:22 WIB
Yogyakarta Ingin Tumbuhkan 45 Kelompok Usaha Bersama Baru
Pameran Indocraft and Fashion 2014, di Hall Jakarta Convention Centre, Agustus 2014 lalu. [Suara.com]

Suara.com - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta berencana menumbuhkan 45 kelompok usaha bersama (Kube) baru pada tahun ini, baik dengan dukungan dana dari pusat maupun melalui anggaran daerah.

"Pada tahun ini, rencananya ada 45 kelompok usaha bersama baru yang ditumbuhkan, terdiri dari 35 Kube dengan dukungan dana dekonsentrasi dan sisanya menggunakan anggaran kota," ungkap Pendamping Kube Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Yosef Widiatmoko di Yogyakarta, Minggu (15/2/2015).

Menurut Yosef, setiap Kube yang baru ditumbuhkan akan memperoleh dukungan dana sebagai modal usaha yang bersifat hibah. Dana yang diberikan adalah sebesar Rp20 juta per kelompok untuk Kube yang memperoleh dukungan dana dekonsentrasi, serta Rp6 juta untuk kelompok yang memperoleh dukungan dana dari APBD Kota Yogyakarta.

Sejumlah persyaratan yang ditetapkan untuk membentuk kelompok di antaranya adalah memiliki 10 orang anggota yang merupakan warga Kota Yogyakarta, yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP). Selain itu, warga haruslah kepala keluarga yang masih berusia produktif, berasal dari keluarga pemegang Kartu Menuju Sejahtera (KMS), berdomisili di wilayah sesuai KTP-nya, serta sudah memiliki embrio usaha.

"Kube yang terbentuk akan terus mendapat pendampingan, sehingga bisa terus berkembang dan akhirnya mencapai kemandirian yang ditandai dengan terbentuknya lembaga keuangan mikro (LKM)," papar Yosef pula.

Dikatakannya lagi, setiap Kube yang berkembang menjadi LKM, lantas akan kembali memperoleh dukungan dana dengan jumlah mencapai Rp250 juta.

"Dana itu bisa digunakan untuk modal sebesar Rp200 juta, dan sisanya untuk operasional, seperti sewa tempat dan gaji karyawan selama enam bulan," tuturnya.

Saat ini menurut Yosef, sudah ada tujuh LKM yang terbentuk dari Kube dan Usaha Sosial Ekonomi Produktif (Usep), di antaranya di Kecamatan Danurejan, Wirobrajan, Umbulharjo, Kotagede, Ngampilan, serta satu LKM dari Usep. Sementara di Kota Yogyakarta sendiri kini tercatat ada 509 Kube dan Usep, meski tidak semuanya dalam kondisi baik dan bisa terus berkembang.

"Ada saja Kube dan Usep yang tidak bisa berkembang. Jika terjadi kondisi demikian, maka kami telah menyiapkan petugas untuk pendampingan," katanya lagi.

Selain menumbuhkan Kube baru, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta juga berencana melakukan pembinaan lanjut kepada enam Kube dan satu Usep, agar berkembang lebih baik pada tahun ini. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

"Big Cola" Dukung Kampung Cyber Yogyakarta

"Big Cola" Dukung Kampung Cyber Yogyakarta

Press Release | Selasa, 20 Januari 2015 | 15:18 WIB

Mobil Listrik UII Yogyakarta Berbasis Android

Mobil Listrik UII Yogyakarta Berbasis Android

Press Release | Senin, 12 Januari 2015 | 19:19 WIB

Ini Tradisi Baru di Yogyakarta

Ini Tradisi Baru di Yogyakarta

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2014 | 15:02 WIB

Terkini

Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam

Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam

Sumut | Senin, 20 Juli 2026 | 20:47 WIB

Alasan Menteri PU Dody Hanggodo Bicara Selengean

Alasan Menteri PU Dody Hanggodo Bicara Selengean

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:45 WIB

Tips Memilih Wangi Parfum Sesuai Zodiak, Biar Makin Cocok dengan Karaktermu

Tips Memilih Wangi Parfum Sesuai Zodiak, Biar Makin Cocok dengan Karaktermu

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:45 WIB

Pasar Butuh Sinyal Tegas Berakhirnya Siklus Pengetatan Moneter dari BI

Pasar Butuh Sinyal Tegas Berakhirnya Siklus Pengetatan Moneter dari BI

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 20:39 WIB

Festival Budaya di TMII Ini Bakal Jadi Ruang Kolaborasi untuk Merayakan Keragaman Indonesia

Festival Budaya di TMII Ini Bakal Jadi Ruang Kolaborasi untuk Merayakan Keragaman Indonesia

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:36 WIB

Keunggulan Fitur V2L di Mobil PHEV

Keunggulan Fitur V2L di Mobil PHEV

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 20:31 WIB

5 Cara agar Kaki Tidak Sakit setelah Lari, Mudah Dilakukan

5 Cara agar Kaki Tidak Sakit setelah Lari, Mudah Dilakukan

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:30 WIB

Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:21 WIB

Ditangani Tim 9 Eks KPK, Pakar Hukum Optimis Febrie Adriansyah Bakal Dituntut Berat

Ditangani Tim 9 Eks KPK, Pakar Hukum Optimis Febrie Adriansyah Bakal Dituntut Berat

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:06 WIB

Tangan Kanan atau Kiri, Sebenarnya di Mana Letak Memakai Jam yang Benar?

Tangan Kanan atau Kiri, Sebenarnya di Mana Letak Memakai Jam yang Benar?

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 20:05 WIB

×