Suara.com - Kabar kurang menyenangkan datang dari kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes lantaram mulai kehilangan tempat utama di Ajax. Jordi Cruyff yang merupakan petinggi PSSI pasang badan.
Maarten Paes mulai kehilangan posisi sebagai kiper utama Ajax Amsterdam setelah klub mendatangkan Marc-Andre ter Stegen.
Situasi tersebut tentu menjadi perhatian bagi Timnas Indonesia, mengingat Maarten Paes merupakan salah satu pemain yang diproyeksikan menjadi andalan di bawah mistar Garuda.
![Reaksi Mengejutkan Fans Ajax Lihat Maarten Paes Digeser Ter Stegen [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/10/43450-maarten-paes.jpg)
Menariknya, penasihat teknis PSSI yang juga merupakan petinggi Ajax, Jordi Cruyff, justru memberikan penilaian positif terhadap Paes.
Jordi Cruyff menilai Maarten Paes tetap memiliki peran penting di dalam skuad Ajax meski persaingan di posisi penjaga gawang berubah. Ia juga mengapresiasi sikap profesional Paes setelah kedatangan ter Stegen.
Maarten Paes sejauh ini baru tampil empat kali dalam pertandingan resmi Ajax pada musim 2026/2027.
Seluruh penampilan tersebut terjadi di Kualifikasi UEFA Conference League ketika menghadapi FK Vojvodina dan Shelbourne.
Sementara di Eredivisie, Maarten Paes belum mendapatkan kesempatan bermain. Ajax sudah menjalani tiga pertandingan di kompetisi domestik dan Marc-Andre ter Stegen selalu dipercaya tampil sebagai starter.
Ter Stegen dimainkan ketika Ajax menghadapi PEC Zwolle, Heerenveen, dan Telstar. Kondisi itu membuat Maarten Paes untuk sementara harus menerima peran sebagai pelapis kiper asal Jerman tersebut.
Padahal, Maarten Paes sebelumnya menjadi salah satu pemain penting Ajax pada paruh kedua musim 2025/2026. Ia awalnya datang dari FC Dallas sebagai kiper kedua untuk menjadi pelapis Vitezslav Jaros.
Namun, cedera serius yang dialami Jaros membuat Paes mendapatkan kesempatan sebagai penjaga gawang utama. Ia kemudian tampil dalam 13 pertandingan beruntun hingga penghujung musim lalu.
Catatan Maarten Paes juga cukup positif selama dipercaya mengawal gawang Ajax. Di Eredivisie, ia kebobolan 11 gol dan mencatat lima clean sheet.
Paes kembali menunjukkan peran pentingnya pada babak playoff Conference League. Dalam pertandingan melawan FC Utrecht, ia bahkan menjadi salah satu penentu keberhasilan Ajax setelah menggagalkan dua tendangan penalti lawan dalam adu tos-tosan.
Performa tersebut rupanya masih mendapat perhatian Jordi Cruyff. Penasihat teknis PSSI itu menilai kontribusi Maarten Paes tidak boleh dilupakan meski Ajax kini memiliki kiper sekaliber ter Stegen.
"Saya rasa penting menyampaikan hal ini. Maarten Paes, ya kita terkadang membahas pemain-pemain baru yang datang, tapi kita juga tahu ada pemain yang masih bertahan di sini yang telah membantu klub untuk terus maju," ujar Jordi Cruyff seperti dikutip dari Voetbal Primeur.