Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Harga Beras di Papua Tidak Ikut-ikutan Naik

Doddy Rosadi

Senin, 23 Februari 2015 | 18:23 WIB
Harga Beras di Papua Tidak Ikut-ikutan Naik
Ilustrasi: Pedagang beras. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Perum Bulog Divre Papua memastikan harga beras di Papua/Papua Barat tidak mengalami lonjakan harga seperti yang terjadi di wilayah DKI Jakarta saat ini.

Kepala Perum Bulog Divre Papua Arief Mandu mengatakan, harga beras medium  hingga saat ini masih stabil yakni berada di level Rp8.000 per kilogram. Begitu juga dengan beras premium yang seharga Rp9.500 per kilogram.

Menurutnya, pengendalian harga beras bisa berlangsung baik karena selama ini PNS, TNI/Polri mendapatkan jatah beras, kemudian juga pemberian jatah raskin bagi masyarakat ekonomi kebawah.

"Kalau di DKI Jakarta harga beras Bulog mengalami lonjakan itu karena saat ini disana belum masuk musim panen, sementara DKI Jakarta itu penyangganya dari Jawa Barat sehingga panen terjadi di pertengahan atau akhir Bulan Maret. Sementara kita di Papua masih relatif aman karena ada jatah bagi pegawai, TNI/Polri dan masyarakat jadi tidak mungkin mereka membeli lebih," kata Arief kepada Suara.Com di Jayapura, Papua, Senin(23/2/2015).

Arief mengatakan pengendalian harga juga dilakukan  Bulog dengan memberlakukan instrumen lain yakni berupa Operasi Pasar (OP). Hanya saja, sambung Arief, dalam melaksanakan Operasi Pasar tersebut, Bulog Divre  harus menunggu instruksi dari Bulog Pusat.

"Seperti akhir tahun 2014 kemarin kita sempat  jalankan Operasi Pasar, dimana harga beras Bulog premium kita jual Rp7.400 per kilogram,"terangnya.

Beras Bulog sendiri tidak bisa dijual bebas dipasaran, kecuali melalui Operasi Pasar. Bahkan, kata Arief, Bulog tidak dapat mengontrol beras yang didatangkan pedagang dari luar daerah Papua.

"Kita tidak punya kewenangan mengatur pedagang untuk mendatangkan beras lain masuk ke pasaran karena sistemnya bebas pedagang antar pulau," tandasnya. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Beras Terus Merangkak Naik

Harga Beras Terus Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 23 Februari 2015 | 16:49 WIB

Harga Beras Stabil, Bulog Menuai Pujian

Harga Beras Stabil, Bulog Menuai Pujian

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2015 | 05:43 WIB

Dua Janji Bulog untuk Masyarakat Papua

Dua Janji Bulog untuk Masyarakat Papua

Bisnis | Minggu, 05 Oktober 2014 | 12:32 WIB

Terkini

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:37 WIB

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:34 WIB

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 di Laut Pangandaran Dipicu Sesar Aktif, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

Gugatan Banjir Sumatera terhadap Empat Presiden Ditolak, Demokrat Sebut Salah Alamat Pengadilan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:19 WIB

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Maut di Jalur Punggung Naga: Perjuangan Dramatis Evakuasi Jenazah dari Tebing Gunung Piramid

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Review Lucky: Bertabur Bintang, Sayangnya Naskah Terlalu Dangkal Dinikmati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×