Mac Ho, Bangkit dari Kebangkrutan dan Sukses Berkat Cinta

Doddy Rosadi

Jum'at, 13 Maret 2015 | 12:00 WIB
Mac Ho, Bangkit dari Kebangkrutan dan Sukses Berkat Cinta
Mac Ho dan Eliza. (AsiaOne)

Suara.com - Cinta bisa bekerja secara misterius. Mac Ho menjadi salah satu saksi hidup dari misteri cinta. Pada 1997, di usia 39 tahun, dia mengalami masa-masa paling sulit. Gagal dalam bisnis menjahit membuat dia merugi 200 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp2 miliar.

Bukan itu saja, Mac Ho juga terlilit utang sebesar 60 ribu dolar Singapura atau sekitar Rp60 juta. Ibarat sudah jatuh, tertimpa tangga. Ayah mertuanya mengusir Mac Ho dari rumah karena dianggap sebagai pecundang.

Di titik terendah dalam hidupnya itu, Mac ambil bagian dalam paduan suara yang digelar di kuil di Waterloo Street. Di sana, dia bertemu dengan seorang akuntan bernama Eliza Yap.

“Setelah melakukan latihan di malam pertama, kami pergi untuk makan malam dan mulai berbicara. Kami kemudian makan malam bersama lagi pada dua malam berikutnya dan terus mengobrol. Pada malam ketiga, kami mulai berbicara tentang pernikahan,” katanya.

Pada malam keempat, Mac Ho menikah dengan Eliza. Keputusan mereka untuk menikah mengejutkan banyak orang. Mac Ho adalah laki-laki yang di ambang kebangkrutan sedangkan Eliza adalah akuntan dengan gelar MBA dari University of Hull dan menerima gaji besar dari perusahaan multinasional.

“Saya single dan tidak punya uang serta rumah, dia single dan akuntan. Dia sangat sempurna buat saya,” ujar Mac yang kini berusia 57 tahun.

Eliza (50 tahun) mengatakan,”Kami hanya berbicara tentang banyak hal. Meski dia tengah terpuruk, dia tidak memperlihatkan hal itu. Saya bekerja di perusahaan asing dengan ribuan karyawan dan saya sangat jarang melihat antusiasme seperti itu. Saya yakin bahwa orang dengan semangat seperti tidak bisa gagal selamanya,” kata Eliza.

Dengan bantuan dan dukungan Eliza, Mac Ho memulai lagi usahanya dari bawah. Dia pergi ke London untuk belajar menjadi ahli menjahit. Hari ini, dia dan istrinya mempunyai Raffles Tailor dan Raffles Suit Tailor di Marina Bay Link Mall.

Klien mereka berasal dari kalangan menengah ke atas termasuk konglomerat dari Rusia, Cina, India dan juga perusahaan besar di Shenton Way. Mac Ho adalah anak kelima dari delapan bersaudara.

Sejak usia muda, Mac Ho sudah rewel soal busana.

“Ibu saya tidak bisa menangani kami semua, jadi kami belajar untuk mengurus diri sendiri. Saya mencuci dan menggosok seragam sendiri,” katanya.

Mac juga kerap bergaul dengan temannya yang punya toko tekstil. Di usia 16 tahun, ketika duduk di kelas 3 SMA, dia memutuskan untuk meninggalkan bangku sekolah.

“Saya ingin mencari uang. Saya membayangkan kalau terus sekolah perlu waktu beberapa tahun sebelum saya bisa menghasilkan uang sendiri. Akan lebih cepat kalau saya tinggalkan sekolah dan memulai bisnis,” jelasnya.

Namun, niatnya itu tidak berjala sesuai rencana. Dia sempat membentuk grup musik dan tidak memulai bisnis. Setelah sempat mengikuti wajib militer, Mac mulai mendirikan toko penjahit di Katong Shopping Centre pada 1980.  Bisnis berjalan dengan lambat.

Dia tidak merugi dan hanya cukup untuk balik modal.  Mac pindah ke The Concourse di Beach Road untuk bisa meningkatkan bisnisnya. Apa lacur, keputusan itu merupakan sesuatu yang terburuk dalam hidup Mac. Bisnis jahitnya semakin terpuruk. Saat masa kontrak gedung habis pada 1997, dia menjadi lebih miskin Rp2 miliar dan punya utang Rp60 juta.

Saat itulah, Mac bertemu dengan Eliza yang menjadi ibu dari anak kembarnya. Berkat bantuan dan dorongan Eliza, Mac mampu mewujudkan mimpinya untuk menjadi seorang penjahit yang sukses.

“Dia mungkin tidak berpendidikan tinggi. Tetapi saya tahu dia akan menjadi sangat sukses karena dia mempunyai visi atas apa yang akan dilakukannya,” kata Eliza.

Cinta yang dicurahkan Eliza ternyata mampu membuat Mac bangkit dari kebangkrutan dan menjadi salah satu penjahit paling sukses di Singapura. (AsiaOne)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Belanja Fashion Bisa Dapat Hadiah dan Ketemu Amel Carla, Ada Promo hingga 70% di 9to9

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 21:57 WIB

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Manchester City Dinyatakan Bersalah atas 114 dari 115 Dakwaan Pelanggaran Finansial, Apa Hukumannya?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 21:51 WIB

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

Analis Sebut Pendekatan Terukur Dasco Lindungi Stabilitas Sistem Presidensial

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:19 WIB

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Drama Rubber Set di GOR Bandung! Mental Juara Bawa UNS Rajai Campus League Badminton 2026

Sport | Jum'at, 25 September 2026 | 21:17 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 21:13 WIB

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

PM Israel Netanyahu Sebut Delegasi yang Walk Out sebagai 'Moral Cowards'

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 21:05 WIB

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

×