Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengusaha Properti Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit

Doddy Rosadi | Suara.com

Kamis, 02 April 2015 | 10:27 WIB
Pengusaha Properti Desak Perbankan Turunkan Suku Bunga Kredit
engunjung berada di dekat sebuah maket rumah yang ditawarkan pengembang. (Antara/Rekotomo)

Suara.com - Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah berharap Pemerintah mendorong penurunan bunga kredit perbankan menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 0,25 basis poin yang sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

"BI rate kan sudah turun, tetapi memang penurunan BI rate ini tidak harus diikuti oleh penurunan suku bunga setiap perbankan," kata Wakil Ketua Bidang Promosi, Humas dan Publikasi DPD REI Jawa Tengah Dibya Krisnanda Hidayat di Semarang, Kamis, (2/5/2015).

Meski demikian, pihaknya berharap agar Pemerintah mampu mendorong perbankan untuk segera ikut menurunkan suku bunga salah satunya kredit sehingga dapat meringankan masyarakat.

Menurut dia, sejauh ini satu-satunya dampak penurunan suku bunga acuan BI tersebut adalah perbankan mulai berani melakukan fix rate atau bunga tetap dalam jangka waktu lama salah satunya dua tahun.

"Kalau sebelumnya kan cenderung tidak ada yang berani mengeluarkan fix rate tetapi floating rate yaitu mengikuti keadaan pasar yang bisa naik atau turun setiap saat," katanya.

Pihaknya berharap, dengan adanya penurunan suku bunga kredit dari perbankan tersebut dapat mendorong peningkatan transaksi sektor properti di Jawa Tengah. Meski belum menyampaikan target nominal untuk tahun ini, namun pihaknya berharap agar realisasi capaian penjualan pada tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp500 miliar untuk seluruh tipe rumah.

Sementara itu, Ketua DPD REI Jateng MR Prijanto juga berharap agar kondisi ekonomi pada awal tahun ini tidak berdampak signifikan terhadap penjualan rumah di Jawa Tengah sehingga target pembangunan 10 ribu unit rumah untuk tahun ini dapat terealisasi.

"Memang kalau kenaikan dolar AS tidak begitu berpengaruh terhadap ongkos produksi rumah, bahkan material yang didatangkan secara impor yaitu semen dan besi juga belum mengalami kenaikan harga," katanya.

Menurut dia, yang sangat berpengaruh terhadap kenaikan harga material sehingga berdampak pada tingginya ongkos produksi yaitu kenaikan harga BBM.

Selama ini yang terjadi dari fluktuasi harga BBM tersebut adalah jika harga BBM mengalami kenaikan akan langsung diikuti oleh kenaikan harga material bangunan, tetapi ketika harga BBM turun tidak diikuti oleh penurunan komoditas tersebut. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ada yang Bisa Menahan Kenaikan Harga Tanah

Tak Ada yang Bisa Menahan Kenaikan Harga Tanah

Bisnis | Rabu, 01 April 2015 | 11:55 WIB

Akhir 2016, Pasar Properti Kelas Menengah Kembali Bangkit

Akhir 2016, Pasar Properti Kelas Menengah Kembali Bangkit

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2015 | 14:52 WIB

Uang Muka Hanya 1 Persen, Masyarakat Makin Mudah Beli Rumah

Uang Muka Hanya 1 Persen, Masyarakat Makin Mudah Beli Rumah

Bisnis | Senin, 16 Maret 2015 | 08:52 WIB

Tahun Ini Diyakini jadi Momen Kebangkitan Properti Indonesia

Tahun Ini Diyakini jadi Momen Kebangkitan Properti Indonesia

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2015 | 04:38 WIB

Warga Jakarta dengan Gaji Rp7,5 Juta Masih Sulit Punya Rumah

Warga Jakarta dengan Gaji Rp7,5 Juta Masih Sulit Punya Rumah

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2015 | 05:55 WIB

Sektor Properti Akan Dikenakan Pajak yang Tinggi

Sektor Properti Akan Dikenakan Pajak yang Tinggi

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2015 | 14:52 WIB

Terkini

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 10:09 WIB

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:39 WIB

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:24 WIB

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 09:11 WIB

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB