Warga Jakarta dengan Gaji Rp7,5 Juta Masih Sulit Punya Rumah

Doddy Rosadi

Kamis, 12 Maret 2015 | 05:55 WIB
Warga Jakarta dengan Gaji Rp7,5 Juta Masih Sulit Punya Rumah
Pengunjung tampak memadati area pameran Indonesia Properti Expo 2015. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemprov DKI Jakarta harus segera memikirkan dan membangun apartemen untuk karyawan yang ada di Jakarta yang sebagian besar saat ini masih sebagai kaum komuter. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan,  Pemprov DKI Jakarta memang telah berupaya membangun rumah susun sewa.

Namun demikian, kata dia, masih terbatas untuk kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan informal, sedangkan permintaan yang banyak justru muncul dari para pekerja kantoran yang saat ini bolak balik Jakarta.

“Bayangkan dengan gaji karyawan Rp7,5juta per bulan hanya sanggup mencicil hunian seharga Rp350 juta-an belum lagi masalah besaran uang muka. Saat ini sangat terbatas pasokan apartemen/rumah susun dengan harga tersebut. Memang pengembang swasta sempat ikut serta dalam program 1.000 menara rusunami yang merupakan program pemerintah pada tahun 2007, namun dalam perjalanannya, harga apartemen yang ada tidak dapat dikendalikan dan terus naik meninggalkan daya beli,” kata Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (11/3/2015).

Menurut Ali, hal ini tidak lain karena semua program tersebut diserahkan kepada swasta dan tidak dapat dikendalikan harganya. Pemerintah harus siap untuk membangun public apartment sehingga harga bisa dikendalikan.

Ali memberi contoh, beberapa proyek apartemen seperti Sudirman Park, Kalibata City, Mediteranian Tanjung Duren, Green Pramuka, dan lain-lain yang seharusnya bisa menyerap pasar ini menjadi salah sasaran karena harganya naik terus sesuai dengan mekanisme pasar hukum ekonomi dan menjadi salah sasaran.

“Namun perlu diakui bahwa semakin lama konsumen pekerja kantoran di Jakarta tidak bisa dipaksa untuk membeli rumah susun dengan daya beli yang semakin tergerus, karenanya alternatif rumah susun sewa bisa dijadikan pemahaman baru mengenai mind set tinggal di kota besar,” tegasnya.

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Alasan Artis Cilik Ini Ungkap Kekerasan Seksual yang Dialaminya

Rupiah Terus Melemah, Mengapa Jokowi Tidak Cemas?

5 Hal yang Belum Anda Tahu Soal Wina, Si Penjual Rumah Siap Nikah

Perlakuan Keji di Lokasi Jatuhnya MH17 Terekam Kamera

7 Foto Meme Kocak #SaveHajiLulung

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sektor Properti Akan Dikenakan Pajak yang Tinggi

Sektor Properti Akan Dikenakan Pajak yang Tinggi

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2015 | 14:52 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×