Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

"Alien Noodle", Bisnis Mie yang Menimbulkan Rasa Penasaran

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 06 April 2015 | 07:00 WIB
"Alien Noodle", Bisnis Mie yang Menimbulkan Rasa Penasaran
Agus Langgeng. (dok: pribadi)

Suara.com - Memasuki masa pensiun bukan berarti Anda sama sekali tidak bisa lagi melakukan aktivitas. Justru di saat pensiun Anda mempunyai banyak waktu untuk melakukan sejumlah hal termasuk memulai bisnis.

Hal inlilah yang dilakukan Agus Langgeng (57 tahun) ketika sudah pensiun dari pekerjaannya sebagai wartawan selama 30 tahun terakhir. Bersama dua adiknya dan seorang sahabat, Agus memutuskan untuk membuka bisnis kuliner khususnya untuk makanan mie. Kenapa mie? Karena hampir sebagian besar konsumen suka dengan mie. Alasan lainnya, rekan bisnis Agus sudah pernah membuka bisnis kuliner mie.

“Ketika saya pensiun sebagai jurnalis, teman saya mengajak untuk bisnis kuliner yaitu mie. Nama Alien dipilih dari inisial saya selama menjadi wartawan yaitu AL, karena teman saya itu percaya feng shui dan harus lima huruf maka saya pilih nama Alien. Jadilah nama Alien Noodle dengan menu yang semuanya terkait dengan alien,” kata Agus.

Alien Noodle hanya menawarkan sua menu yaitu mie goreng dan mie rebus. Apa perbedaan mie yang ditawarkan Alien Noodle dengan mie lainnya?

“Mie yag kami pakai home made dan dipesan dari Malang. Mienya mie kenyal yaitu mie yang tidak menyerap bumbu, jadi ketika sudah di mulut baru terasa bumbunya. Ini beda dengan mie yang tidak kenyak di mana bisa menyerap bumbu sehingga ketika masuk ke mulut sudah tidak terasa,” jelas Agus.



Menu yang ditawarkan Alien Noodle juga tidak memberatkan kantong yaitu Rp15 ribu per porsi. Kata Agus, mie yang ditawarkan tanpa kuas alias yamin. Ciri khas lainnya adalah Alien Noodle tidak menyediakan saus dan kecap sebagai pasangan untuk makan mie.

“Menu yang kami tawarkan ada levelnya, dari level 1 hingga level 5, semakin tinggi levelnya maka semakin pedas. Untuk level 1 memakai 15 cabe dan level 5 memakai 60 cabe. Buat yang tidak sanggup pedas bisa pesan dengan hanya memakai 1 cabe,” ungkapnya.

Resep yang digunakan Agus adalah resep buatan adiknya. Sebelum dijual ke publik, Agus sempat melakukan uji coba selama dua bulan. Selama uji coba itu dicari sesuatu yang berbeda dengan mie lainnya hingga ditemukan cara menghidangkan mie tanpa kuas dan saus serta kecap dan diberi level kepedasan.

Untuk mie goreng diberi nama predator dan mie rebus disebut dengan nama baby alien. Menu yang paling banyak dipesan pengunjung adalah predator. Untuk memulai bisnis ini, Agus patungan dengan adik dan rekan bisnisnya mengumpulkan modal sekitar Rp700 juta.



Setengah dari modal itu digunakan untuk menyewa tempat selama dua tahun di Jalan Mandar 21, Sektor IIIa nomor 45, Bintaro yang lokasinya dengan dengan STAN. Meski baru buka sekitar dua bulan lalu, respon pengunjung sangat luar biasa.

“Jumlah mie yang terjual pada minggu pertama apabila dibandingkan dengan minggu keempat sudah naik empat kali lipat. Kalau tren seperti ini bisa terus dipertahankan, bukan tidak mungkin bisa balik modal dalam waktu satu tahun,” tegasnya.

Agus percaya, menu yang berbeda dengan menu mie lainnya serta nama yang unik bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen. Nama Alien Noodle akan membuat orang penasaran untuk mencicipi. Kata dia, sudah ada sejumlah pelanggan yang menyatakan minatnya untuk membuka Alien Noodle di daerah.

Itulah yang membua Agus berpikir untuk membuat franchise dari Alien Noodle. Target lainnya adalah membuat mie sendiri yang dijual kepada publik. Dia yakin, mie yang diproduksi Alien Noodle bisa diterima di masyarakat. Dalam waktu dekat, Agus juga berencana untuk mendaftarkan nama Alien Noodle ke Kemenkumhan untuk mendapatkan hak paten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:23 WIB

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:27 WIB

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:48 WIB

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:01 WIB

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB