Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Jaga Stok Beras Jelang Puasa, Izin Impor Bulog Segera Terbit

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 08 Mei 2015 | 13:25 WIB
Jaga Stok Beras Jelang Puasa, Izin Impor Bulog Segera Terbit
Presiden Joko Widodo mengecek tumpukan karung berisi beras (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu mengadakan pertemuan dengan para menteri untuk membicarakan rencana impor beras demi stabilisasi harga pangan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan tengah menyiapkan kebutuhan izin impor kepada Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik guna menjaga stabilitas harga menjelang puasa dan Idul Fitri.

“Ya ini sedang dibicarakan. Kementerian Perdagangan sudah siap untuk mengeluarkan izin impor kepada Bulog. Tinggal finalisasi, tapi semua sudah siap," kata Gobel di Jakarta, Jumat (8/5/2015).

Menurutnya, langkah persiapan impor untuk merespons arahan Presiden Jokowi.

Selain itu, kata dia, untuk mengantisipasi harga-harga kebutuhan pokok yang biasanya melonjak menjelang lebaran. Namun, ia mengaku belum tahu berapa jumlah pasti beras yang akan diimpor.

“Yang jelas itu untuk menekan harga konsumen. Terkait jumlah beras yang akan diimpor itu nanti ditentukan setelah kami melihat dari angka stok yang ada. Yang jelas untuk tekan harga. Saat ini kami dan Perum Bulog tengah membahas soal stok beras Bulog yang ada," katanya.

Rencana Presiden Jokowi membuka kran impor beras sangat berlawanan dengan pernyataan-pernyataan Presiden Jokowi sebelumnya yang mengatakan Indonesia tidak akan mengimpor beras dan harus menyerap beras dari petani demi kehidupan petani yang lebih baik.

Menanggapi hal tersebut, Gobel mengatakan kondisi di lapangan selalu berbeda-beda dan sulit ditebak, maka tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Rencana impor kali ini bukan berarti ada perubahan tekad Jokowi agar tak lagi jadi negara pengimpor.

Menurutnya, hal itu terdesak oleh kondisi pasar yang lebih dikontrol oleh pedagang ketimbang negara.

"Kita akan lakukan itu (menghentikan impor beras), tapi sekarang kondisinya beras dikuasai pedagang yang menentukan harga. Di situlah kami akan melakukan stabilitas (harga),” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Lebaran, JK Beri Sinyal Buka Kran Impor Beras

Jelang Lebaran, JK Beri Sinyal Buka Kran Impor Beras

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2015 | 14:48 WIB

Menag Ingin Samakan Persepsi Awal Puasa, Syawal dan Idul Adha

Menag Ingin Samakan Persepsi Awal Puasa, Syawal dan Idul Adha

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 14:40 WIB

Muhammadiyah: Awal Puasa 18 Juni, Idul Fitri 17 Juli 2015

Muhammadiyah: Awal Puasa 18 Juni, Idul Fitri 17 Juli 2015

News | Minggu, 03 Mei 2015 | 13:56 WIB

Indonesia Bisa Berhenti Impor Beras, Ini Syaratnya

Indonesia Bisa Berhenti Impor Beras, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2015 | 16:37 WIB

Fanous, Lentera Unik Untuk Sambut Ramadan

Fanous, Lentera Unik Untuk Sambut Ramadan

News | Jum'at, 27 Juni 2014 | 13:22 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB