Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Menteri ESDM Bantah Kabar Jokowi Restui Total Kelola Blok Mahakam

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 17 Mei 2015 | 17:15 WIB
Menteri ESDM Bantah Kabar Jokowi Restui Total Kelola Blok Mahakam
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said (Antara)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said membantah informasi yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan restu kepada Total E&P Indonesie (Total) untuk melanjutkan pengelolaan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi di Blok Mahakam, Kalimantan Timur. Total E&P Indonesie tetap akan mengelola Blok Mahakam paska berakhirnya kontrak pada 2017

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Kementerian ESDM menetapkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 15 tahun 2015 yang mengatur tentang pengelolaan wilayah kerja minyak dan gas bumi yang yang akan berakhir kontrak kerja samanya pada tanggal 8 Mei 2015. Hal ini pun berlaku untuk pengelolaan Blok Mahakam, Kalimantan Timur yang akan masa kontraknya akan habis pada 2017.

Sudirman menegaskan bahwa yang menjadi operator dalam pengelolaan Blok Mahakam per 1 Januari 2018 adalah PT. Pertamina (Persero).

“Bukan, ini informasinya salah, itu keliru kalau Total jadi operator. Seharusnya yang benar ituTotal konfirmasi kesediaannya untuk bekerjasama dan bermitra dengan Pertamina. Tapi ada tahapannya," kata Sudirman saat menghadiriki diskusi bertema Bincang Energi Kita di Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2015).

"Total ready to accept that the NOC Pertamina will be the new operator with majority shares. Begitu kata CEO-nya kepada Presiden," Sudirman menambahkan.

Mendengar pernyataan CEO perusahaan Perancis tersebut, Presiden Jokowi merespons dengan baik. Pasalnya, pemerintah selalu menyambut baik investor yang akan menanamkan modal di Indonesia. Namun, porsinya masih akan didiskusikan selama masa transisi.

“Dia mau tetap menanamkan modalnya, bukan sebagai operator lagi. Kalau operator kan sudah diputuskan bahwa pada 1 Januari 2018 yang kelola Blok Mahakam itu adalah PT Pertamina. Transisi dirembuk antara Pertamina dan Total E&P, Inpex,” katanya.

Sejauh ini, belum ada detail kerja sama antara Total dan Indonesia serta Inpex Corporation. Sudirman mengatakan pemerintah terus memfasilitasi komunikasi antara Pertamina, Total, dan Inpex.

"Sejauh ini diskusinya sangat baik. Dan selangkah lagi, akan finalkan head of agreement-nya," kata dia.

Perusahaan migas asal Perancis berencana investasi sekitar dua miliar dolar AS hingga masa kontrak berakhir. Dalam hal ini, Sudirman menegaskan Presiden Jokowi memberi tenggat waktu satu bulan dari sekarang agar Total dan Pertamina memutuskan kerja sama menguntungkan satu sama lain.

“Iya itu nanti tergantung keputusan hasil diskusi antara Pertamina dan Total, kalau kesempatan pasti ada, kita lihat saja nanti bagaimana kelanjutannya,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Suplai Solar ke Swasta Tingkatkan Cadangan Minyak

Pertamina Suplai Solar ke Swasta Tingkatkan Cadangan Minyak

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2015 | 10:30 WIB

Sepuluh Tahun Lagi, 90 Persen Pasokan BBM Indonesia Dari Impor

Sepuluh Tahun Lagi, 90 Persen Pasokan BBM Indonesia Dari Impor

Bisnis | Selasa, 14 April 2015 | 15:01 WIB

Terkini

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:23 WIB

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Pedagang Asing Jualan di E-Commerce RI Sekarang Semakin Sulit

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:55 WIB

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Purbaya Tunda Penerbitan Panda Bond Usai Dirayu Investor China

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Purbaya Klaim Pendanaan Rp 304 T dari China Bukan Utang, Terus Apa?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:15 WIB

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Pasokan HGBT Menipis, Apa Aksi Bahlil?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:14 WIB

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Investor Harus Waspada, Pasar Saham RI Belum Lolos dari Ancaman MSCI

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:01 WIB

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

7 Bank RI Telah Tutup Sepanjang 2026, Apa Masalahnya?

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:00 WIB