Kemendag: Milano Expo Inisiatif Didi Petet

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 18 Mei 2015 | 19:29 WIB
Kemendag: Milano Expo Inisiatif Didi Petet
Ilustrasi batik [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Nus Nuzulia Ishak membantah keikutsertaan Indonesia dalam perhelatan Milano Expo dibiayai APBN.

Pasalnya, kata dia, keikutsertaan dalam ajang dunia tersebut merupakan inisiatif dari komedian (alm) Didi Petet bersama event organizer Didi Petet. Seratus persen, katanya, dibiayai oleh swasta.

Pihak swasta berinisiatif membangun paviliun Indonesia dalam perhelatan akbar pameran perdagangan yang diselenggarakan setahun sekali tersebut.

"Milano Expo ini sebetulnya adalah inisiatif dari Didi Petet. Jadi, beliau adalah penanggungjawab dari paviliun Indonesia. Dan ini sama sekali tidak menggunakan dana negara. Swasta sepenuhnya yang mau membiayai," kata Nuz saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (18/5/2015).

Ia mengakui memang dalam persiapan tim Indonesia cukup mengalami banyak kendala di penyelenggaraan acara. Salah satunya, pada saat pembukaan, banyak barang-barang Indonesia yang masih tertahan di pabean dan tak bisa dipajang di Milano Expo.

“Jadi pabean di sana itu tidak fleksibel sama sekali. Jadi, haru Sabtu-Minggu saja tutup. Nah, jadi kita juga mengalami kendala dalam pengeluaran barang-barang display. Kita baru bisa mengeluarkan barang itu baru tanggal 6 Mei,” katanya.

Selain itu, pada H-2 pembukaan Expo Milano terjadi kekacauan dan aksi pembakaran oleh massa. Keamanan di Milan tidak kondusif dan berdampak terhadap paviliun. Akibat dari itu semua, papar Nus, paviliun Indonesia menjadi sepi pengunjung. Namun hal itu hanya berlangsung tiga hari karena setelah Oculus dipajang, jumlah pengunjung meningkat signifikan.

Akhirnya, lanjut dia, penataan produk atau barang-barang Indonesia dibiarkan seadanya. Tak heran bila saat pembukaan Expo Milan 1 Mei 2015, paviliun Indonesia sepi dari pengunjung.

Namun, pada Sabtu (9/5/2015), jumlah pengunjung mencapai 6.240 orang dan terus meningkat hingga puncaknya pada saat pelatih klub sepakbola kenamaan Inter Milan pada Rabu (13/5/2015) yang menembus 10 ribu pengunjung.

“Dan pada 15 Mei tembus 12.689 visitors, dan 16 Mei sampai 12.862 visitors. Ini perkembangan jumlah pengunjung sejak dua minggu lalu,” katanya.

Kini, paviliun Indonesia di World Expo Milan Pada (15/5/2015) tembus 12.689 visitors, dan (16/5/2015) sampai 12.862 visitors merupakan hasil karya dari Almarhum Didi Petet sebagai penanggungjawab.

"Kita sangat apresiasi yang sangat besar kepada perujungan almarhum Didi Petet ini dan kawan-kawan. Expo Milan sangat penting buat kita, karena building image. Terus terang di sana kita tenang-tenang saja. Yang ribut itu media sosial, beruntung ada swasta yang inisiatif," katanya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

Cuekin Buzzer, Bagaimana Taktik Janonisme Kultural di Brasil Bisa Ditiru di Indonesia?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:54 WIB

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

Kejagung Geledah 6 Lokasi Kasus Korupsi Nikel, Sita Uang Rp11,8 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:53 WIB

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:42 WIB

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

×