Daging Ayam Rp45 Ribu, Mendag: Itu Bukan Kelangkaan Pasokan

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 16 Juni 2015 | 19:49 WIB
Daging Ayam Rp45 Ribu, Mendag: Itu Bukan Kelangkaan Pasokan
Ilustrasi kaldu ayam. (Shutterstock)

Suara.com - Menteri Perdagangan Rachmat Gobel membantah kenaikan harga daging ayam yang menembus Rp45 ribu di beberapa pasar tradisional di Jakarta terjadi lantaran kekurangan pasokan. Menurut dia pasokan kebutuhan bahan pokok seperti ayam, telur, gula, dan beras akan tetap aman sampai Lebaran.

“Nggak, pasokan masih aman sampai saat ini. Itu bukan karena kelangkaan, tetapi ada pedagang yang bermain curang untuk meraup keuntungan di tengah maraknya kenaikan harga bahan pokok,” kata Rachmat saat ditemui di kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (16/6/2015).

Rachmat menjelaskan kenaikan harga komoditas daging ayam lantaran dimanfaatkan oleh para pedagang yang menggunakan azas manfaat dari momen bulan puasa dan Lebaran. Ia mengakui mendapatkan laporan dari beberapa pedagang ayam yang mengeluh rugi akibat harga jual daging ayam yang terus melambung.

"Coba di daerah mana itu yang naik sampai segitu, kasih tau saya nanti saya ke sana. Soalnya kenaikannya dalam beberapa bulan terakhir ini harga daging ayam dan telur jatuh di bawah harga rata-rata. Akhirnya pedagang mengalami kerugian cukup lama," katanya.

Untuk mengoptimalkan pengawasan, Kementerian Perdagangan meminta seluruh perusahaan melaporkan seluruh merek dagang, terutama untuk produsen bahan pokok.

"Akan ada sanksi bagi yang melanggar. Sanksinya apa, nanti kita lihat," kata dia.

Menurut pantauan Suara.com di Pasar Kopro, Jakarta Barat, kedua komoditas mengalami kenaikan sekitar Rp3 ribu-Rp10 ribu.

Salah seorang penjual daging ayam di Pasar Kopro, Imron, mengaku harga daging ayam selama sepekan terus merangkak naik. Dia menjelaskan untuk saat ini harga ayam negeri yang biasanya di jual Rp35 ribu satu ekor kini harga daging ayam tersebut tembus Rp45 ribu per ekor.

“Kenaikan ini mulai terjadi sejak dua minggu yang lalu, pelan-pelan mulai naik. Kalau hari biasa itu kita jual daging ayam Rp32 ribu/ekor. Karena ini mau puasa dia mulai naik terus. Tiga minggu jelang puasa Rp35 ribu, sekarang udah sampai Rp45 ribu per ekor,” kata Imron saat ditemui Suara.com, Jumat (12/6/2015).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Puasa, Pertamina akan Naikkan Kuota Impor BBM dan Elpiji

Jelang Puasa, Pertamina akan Naikkan Kuota Impor BBM dan Elpiji

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:23 WIB

Jokowi Terbitkan Perpres Pengedalian Harga Bahan Pokok

Jokowi Terbitkan Perpres Pengedalian Harga Bahan Pokok

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2015 | 19:00 WIB

Jelang Sidang Isbat, MUI Yakin Puasa Dimulai Kamis

Jelang Sidang Isbat, MUI Yakin Puasa Dimulai Kamis

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 18:47 WIB

Sebelum Sidang Isbat Mulai, Pakar Astronomi Jelaskan Posisi Hilal

Sebelum Sidang Isbat Mulai, Pakar Astronomi Jelaskan Posisi Hilal

News | Selasa, 16 Juni 2015 | 18:11 WIB

Ketua DPR: Jelang Puasa, Harga Sembako Stabil

Ketua DPR: Jelang Puasa, Harga Sembako Stabil

DPR | Selasa, 16 Juni 2015 | 17:37 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×