Rupiah Pagi Ini Melemah Tipis

Ririn Indriani

Jum'at, 26 Juni 2015 | 10:44 WIB
Rupiah Pagi Ini Melemah Tipis
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah tipis sebesar sembilan poin menjadi Rp13.335 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.326 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Jumat (26/6/2015) mengatakan bahwa belum adanya titik temu dalam penyelesaian utang Yunani yang akan jatuh tempo masih membebani laju mata uang di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Ia menambahkan bahwa adanya tambahan persyaratan yang diajukan oleh Komisi Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB), dan Dana Moneter Internasional (IMF) dalam proposal permintaan utang Yunani membuat kesepakatan tertunda sehingga membuat pasar global semakin khawatir menjelang waktu jatuh tempo di akhir bulan ini.

"Dengan kondisi yang belum ada kepastian itu maka permintaan dolar AS oleh pemodal akan terus meningkat di kawasan Asia," kata Rangga.

Selain kekhawatiran terhadap situasi di Yunani, ia mengatakan bahwa pelaku pasar keuangan di dalam negeri juga dicemaskan oleh potensi inflasi Juni yang tinggi sehingga akan menekan harga surat utang negara (SUN) serta mata uang rupiah.

"Adanya potensi inflasi maka akan mempengaruhi daya beli masyarakat, kondisi itu dapat menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," jelas Rangga.

Sementara itu, pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa pada awal bulan Juli 2015 ini sedianya akan diumumkan data inflasi bulan Juni oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pasar memproyeksikan, Juni akan kembali mencatatkan inflasi.

"Secara historis, bulan puasa dan Lebaran memang cenderung menyumbang inflasi yang cukup tinggi," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Menguat Jadi Rp 13.296 Pagi Ini

Rupiah Menguat Jadi Rp 13.296 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2015 | 10:32 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini

Bisnis | Senin, 22 Juni 2015 | 10:38 WIB

Sesi Penutupan Jumat, Rupiah Tetap Letoy

Sesi Penutupan Jumat, Rupiah Tetap Letoy

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2015 | 18:16 WIB

Rupiah Bergerak Mendatar di Rp13.347

Rupiah Bergerak Mendatar di Rp13.347

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2015 | 10:51 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×