Dolar AS Melemah Terhadap Yen

Ririn Indriani

Selasa, 28 Juli 2015 | 04:12 WIB
Dolar AS Melemah Terhadap Yen
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kurs dolar AS melemah terhadap yen Jepang pada Senin (Selasa pagi WIB), didorong permintaan investor untuk aset-aset "safe-haven" di tengah semakin memudarnya pasar ekuitas global.

Di luar negeri, saham-saham Tiongkok merosot pada Senin karena investor ketakutan oleh data ekonomi lemah, sehingga mereka membuang sahamnya untuk mengunci keuntungan setelah reli pekan lalu, menenggelamkan indeks acuan ke dalam kerugian terburuk satu hari dalam delapan tahun terakhir.

Yen menguat 0,44 persen terhadap greenback dan diperdagangkan pada 123,24 pada akhir perdagangan.

Euro meningkat lebih dari satu persen terhadap dolar AS pada akhir perdagangan, karena data ekonomi dari Jerman keluar lebih baik dari yang diharapkan.

Indeks Iklim Bisnis Ifo untuk perdagangan dan industri Jerman naik menjadi 108 pada Juli dari 107,5 pada bulan lalu, perusahaan data Ifo yang berbasis di Munich mengatakan Senin. Angka terbaru mengalahkan konsensus pasar 107,2 dan pada tingkat yang konsisten dengan laju pertumbuhan positif.

Dolar AS turun terhadap sebagian besar mata uang utama pada Senin. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,71 persen menjadi 96,553 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,1097 dolar dari 1,0980 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris menguat menjadi 1,5559 dolar dari 1,5511 dolar pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7282 dolar dari 0,7278 dolar.

Dolar AS dibeli 123,24 yen Jepang, lebih rendah dari 123,75 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9631 franc Swiss dari 0,9627 franc Swiss dan turun tipis menjadi 1,3031 dolar Kanada dari 1,3068 dolar Kanada. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Menguat Jelang Pertemuan FED

Dolar AS Menguat Jelang Pertemuan FED

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2015 | 07:50 WIB

Jelang Rilis Data Ekonomi Penting AS, Dolar Melemah Pagi Ini

Jelang Rilis Data Ekonomi Penting AS, Dolar Melemah Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2015 | 08:45 WIB

Dolar AS Naik Didukung Data Ekonomi Kuat

Dolar AS Naik Didukung Data Ekonomi Kuat

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2015 | 07:15 WIB

Dolar AS Menguat Didukung Laporan Pengangguran Positif

Dolar AS Menguat Didukung Laporan Pengangguran Positif

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2015 | 07:35 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×