Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Meski Dilanda El Nino, Bulog Yakin Serapan Beras Tak Terganggu

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 03 Agustus 2015 | 17:39 WIB
Meski Dilanda El Nino, Bulog Yakin Serapan Beras Tak Terganggu
Pedagang beras di Pasar Rumput, Jakarta Pusat, Kamis (21/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Meski saat ini beberapa wilayah dilanda El Nino atau musim kemarau panjang, Direktur Utama PT. Badan Urusan Logistik Djarot Kusumayakti yakin penyerapan beras tidak akan terganggu. Bahkan, ia menargetkan perusahaan plat merah ini mampu menyerap beras hingga 2,5 juta ton hingga Oktober 2015.

"Saya melihat yang tanaman sudah siap panen artinya harus tetap optimis, kita berdoa," kata Djarot saat menghadiri rapat dengan Menteri BUMN Rini Soemarno, di Jakarta, Senin (3/8/2015).

Dajarot menjelaskan berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian Pertanian menyatakan dalam dua bulan ke depan akan ada panen yang mencapai 15 juta ton. Bahkan, ia berencana langsung turun ke lapangan memastikan data tersebut, agar serapan bulan dalam beberapa bulan ke depan lebih maksimal.

“Katanya akan ada panen sekitar 15 juta ton. Makanya saya mau ke lapangan langsung. Kalau misalnya saya ambil 10 persen ketemu ini sudah sangat luar biasa sekali. Kita bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri,” katanya.

Djarot mengaku saat ini Bulog masih memiliki stok beras mencapai 1,5 juta ton. Bulog juga harus menyerap hasil panen para petani di Indonesia sekitar 1 juta ton. Namun demikian, pihaknya harus memasok beras ke masyarakat mencapai 500 ribu ton sampai Oktober. Karena itu, Bulog harus membutuhkan 1,5 juta ton lagi untuk mencapai stok beras 2,5 juta ton.

“Meski masih butuh serapan sekitar 1,5 juta ton, tapi kita optimis bakal tercapai. Soalnya memang saat ini sedang memasuki musim panen. Jadi kita harus bertindak dengan cepat agar kita bisa melakukan stok beras,” katanya.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Andi Eka Sakya mengatakan El Nino sekarang masih dalam level moderat, skala kekuatannya diprediksi menguat pada Agustus - Desember 2015.

Andi mengingatkan dampak El Nino harus diantisipasi. Dampak yang bisa muncul, misalnya kebakaran hutan dan penyakit demam berdarah dengue.

"Tentu kita laporkan pada pemerintah terkait, seperti Menteri Pertanian dan menteri-menteri yang terkait dan kemudian kita kasih tahu apa yang harus mereka lakukan," ujar Andi beberapa waktu lalu.

Dampak kebakaran akibat El Nino, katanya, rawan terjadi di hutan gambut."Kawan-kawan menteri lingkungan hidup dan kehutanan harus mengambil langkah, ini diprediksi sampai Desember," kata Andi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemarau Panjang, BPBD Gunungkidul Usulkan Anggaran Dropping Air

Kemarau Panjang, BPBD Gunungkidul Usulkan Anggaran Dropping Air

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 14:56 WIB

El Nino Datang, 102 Kabupaten Kota Dilanda Kekeringan

El Nino Datang, 102 Kabupaten Kota Dilanda Kekeringan

News | Sabtu, 01 Agustus 2015 | 13:57 WIB

El Nino, 111 Ribu Hektar Sawah Kering, 8.900 Hektar Gagal Panen

El Nino, 111 Ribu Hektar Sawah Kering, 8.900 Hektar Gagal Panen

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 16:37 WIB

Meski Produksi Beras Menurun, Pemerintah Belum Buka Opsi Impor

Meski Produksi Beras Menurun, Pemerintah Belum Buka Opsi Impor

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 16:03 WIB

Hadapi El Nino, Kemenkeu Siapkan Dana Cadangan Pangan Rp3,5 T

Hadapi El Nino, Kemenkeu Siapkan Dana Cadangan Pangan Rp3,5 T

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2015 | 15:26 WIB

Terkini

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:36 WIB

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

×