Analis: Perbaikan Perekonomian Tergantung Listrik, Kenapa?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2015 | 15:23 WIB
Analis: Perbaikan Perekonomian Tergantung Listrik, Kenapa?
Pabrik gas alam cair (LNG) milik PT. Donggi Senoro di Desa Uso, Kabupaten Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (1/5). (Antara)

Suara.com - Sampai saat ini belum ada analis perekonomian pun yang bisa memprediksi waktu perekonomian Indonesia akan membaik. Namun ada cara agar perekonomian Indonesia membaik.

Selain menunggu kepastian penaikan suku bunga dari Fed Found Rate (FFR), Amerika Serikat, Indonesia bisa mengupayakan hal lain. Salah satunya melakukan tranformasi dengan mempercepat industrialisasi.

"Itu memerlukan listrik besar. Karena industrialisasi kita itu lemah," kata Analis perekonomian dari Universitas Gajah Mada, Tony Prasetiantono di Kantor Bank Permata Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Sebelumnya, pemerintahan Joko Widodo optimis target penambahan energi listrik sebesar 35 ribu megawatt selama 5 tahun terwujud. Namun ini dianggap hal abisius oleh Menteri Koordinantor Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Dia yakin dengan argumennya sampai mengajak Wakil Presiden Jusuf Kalla berdebat secara terbuka.

Kamis ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dikisaran Rp13.819 sampai Rp13.835. Menurut Tony, saat ini yang dilakukan Indonesia menggenjot investasi asing sudah cepat. Sebab pada akhirnya mendorong peningkatan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

"Motor utamanya adalah konsumsi dalam negeri dan investasi," kata dia.

Sementara jika hanya menunggu penaikan suku bunga Fed, itu tidak ada kepastian. Di tambah tindakan Cina menurunkan nilai mata uangnya terhadap dolar AS. Penaikan suku bunga dilakukan Fed, devisit AS akan meningkat.

"Saya memprediksi tidak akan dilakukan penaikan suku bunga Fed. Karena ketika dolas AS menguat, yen akan melemah. Jaraknya semakin lebar, Amerika semakin devisit," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres JK Sebut Industri Otomotif RI Lampaui Thailand

Wapres JK Sebut Industri Otomotif RI Lampaui Thailand

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2015 | 15:32 WIB

Ekonomi Melemah, Menperin Sebut Industri Otomotif Justru Tumbuh

Ekonomi Melemah, Menperin Sebut Industri Otomotif Justru Tumbuh

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2015 | 14:45 WIB

Nilai Ringgit Malaysia Terendah Sejak 1998

Nilai Ringgit Malaysia Terendah Sejak 1998

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2015 | 15:33 WIB

Impor Ban Akan Diperketat

Impor Ban Akan Diperketat

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 16:46 WIB

Kemenperin: Industri Film Potensial Jadi Lokomotif Industri Lain

Kemenperin: Industri Film Potensial Jadi Lokomotif Industri Lain

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2015 | 13:07 WIB

Terkini

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB