Analis: Indonesia Mendekati Krisis

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 29 Agustus 2015 | 10:35 WIB
Analis: Indonesia Mendekati Krisis
Ilustrasi krisis ekonomi. (Shutterstock)

Suara.com - Pelemahan nilai mata uang rupiah yang terus turun tiap hari terhadap dolar AS. Terakhir menembus Rp14.000 lebih perdolar AS.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Enny Sri Hartati beranggapan perekonomian di Indonesia tengah memasuki proses kritis.

"Kalau kira meliht perkemban ekonomi kita hari ini bisa mempunyai interpelasi yang beda-beda. Katakan kita menggunakan kriteria krisis, maka indikator itu sudah sangat dekat," ujarnya ketika diskusi bertajuk 'Paket Mujarab Anti Lesu' di Bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2015).

Enny menerangkan kekhawatiran yang terjadi terhadap rupiah memang harus betul-betul cepat ditanggapi dan diantisipasi bersama.

"Apa yang kita khawatirkan emang kalau sudah jadi warning betul ini udah peringatan betul. Kalau Indef kajian kita menggambarkan, kondisi ekonomi kita saat ini kritis," jelas dia.

"Kritis itu memang kalu kita sakit kritis memerlukan penanganan yang betul-betul insentif dan kongkrit. Kalau krisis bisa dead, life dan bisa apapun," Enny menambahkan.

Meski demikian, Enny bisa menjamin ekonomi di Indonesia bisa membaik dengan cara memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"UMKM ini merupakn kelompok usaha terbesar, 99 persen, ini sektor terbesar yang mampu daya penggerak ekonomi kita," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar Menguat karena Isu Suku Bunga Fed

Dolar Menguat karena Isu Suku Bunga Fed

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 06:41 WIB

SBY: Rakyat Cemas Indonesia Diterpa Krisis Ekonomi

SBY: Rakyat Cemas Indonesia Diterpa Krisis Ekonomi

News | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 03:06 WIB

SBY Perintahkan Kader Demokrat Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi

SBY Perintahkan Kader Demokrat Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 21:58 WIB

Rupiah Anjlok, UMKM di Jateng Didorong 'Go Online'

Rupiah Anjlok, UMKM di Jateng Didorong 'Go Online'

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 12:43 WIB

Dolar Menguat Menunggu Kepastian Fed

Dolar Menguat Menunggu Kepastian Fed

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 08:05 WIB

Bos IMF ke Indonesia Pekan Depan, Mau Apa?

Bos IMF ke Indonesia Pekan Depan, Mau Apa?

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 18:18 WIB

Ini Perusahaan yang Mendapat "Tax Holiday"

Ini Perusahaan yang Mendapat "Tax Holiday"

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 16:12 WIB

Terkini

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

KPK Pamer Uang Rp934 Juta dalam Tong Biru dari Rumah Adik Bupati Klaten

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Terjebak Badai Api Bromo: 4 Petugas dan Relawan Gugur Terpanggang di Lereng Pusung Lingker

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:32 WIB

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

Mensos: Digitalisasi Bansos Perkuat Akurasi dan Transparansi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

×