Ekonomi Global Tak Menentu, Pemerintah Hati-hati Susun APBN 2016

Laban Laisila

Selasa, 08 September 2015 | 06:51 WIB
Ekonomi Global Tak Menentu, Pemerintah Hati-hati Susun APBN 2016
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. (Antara/Widodo. S. Jusuf)

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan target ekonomi makro dan kesejahteraan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 akan lebih realistis, mengingat imbas negatif dari ketidakpastian ekonomi global masih mengancam.

Bambang menyampaikan, pengaruh dari prospek ekonomi global pada 2016 yang diyakini belum akan membaik signifikan.

"Kita memang harus sangat realistis dan jangan pasang target terlalu tinggi. Kalaupun (ada dampak) baik itu keuntungan bagi Indonesia," ujar Bambang di Jakarta, Senin (7/9/2015).

Ketika pemerintah menyampaikan nota keuangan dan naskah RAPBN 2016 kepada DPR pada 14 Agustus 2015 lalu, sejumlah fraksi di parlemen menyatakan target pertumbuhan ekonomi pemerintah yang dipatok 5,5 persen terlalu optimistis.

Selain itu, asumsi kurs sebesar Rp13.400 per dolar AS juga dinilai terlalu tinggi, mengingat derasnya tekanan-tekanan terhadap rupiah dari ancaman pelarian arus modal dan potensi perang kurs akibat devaluasi yang dilakukan sejumlah negara.

Menyikapi hal tersebut, Bambang mengatakan, target dan asumsi-asumsi makro lainnya, dapat saja mengalami revisi, karena pemerintah akan mempertimbangkan dinamika perekonomian global.

Hingga pekan pertama September 2015 ini, Bambang mengakui, negara-negara ekonomi maju pun masih sangat berhati-hati menyikapi perkembangan perekonomian global.

Dalam pertemuan antara negara-negara G-20 di Ankara, Turki, 3-6 September, Bambang menceritakan, mayoritas negara anggota meyakini prospek ekonomi global belum membaik di 2015. Sedangkan untuk 2016, Bambang mengatakan keraguan negara-negara G-20 terhadap pemulihan ekonomi global juga tampak mencuat.

"Mood mereka berat untuk melihat pertumbuhan," ujarnya.

Hal-hal yang sangat menentukan untuk mempertimbangkan prospek perekonomian global 2016 adalah kepastian kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, imbas dari kebijakan devaluasi yuan Tiongkok, pemulihan pertumbuhan ekonomi di Eropa dan Jepang dan kondisi harga komoditi.

"Sedangkan tahun ini semua sepakat pertumbuhan global lebih rendah dari 2014," kata Bambang.

Adapun, beberapa asumsi makro lainnya dalam RAPBN 2016 adalah laju inflasi 4,7 persen, rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara 3 bulan 5,5 persen, asumsi rata-rata harga minyak mentah Indonesia 60 dolar AS per barel, produksi minyak bumi 830 ribu barel per hari dan gas bumi sekitar 1,155 juta barel setara minyak per hari.

Pemerintah menargetkan RAPBN dapat disahkan menjadi APBN 2016 pada Oktober 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas Anggaran, Komisi I DPR Rapat Tertutup Dengan TNI

Bahas Anggaran, Komisi I DPR Rapat Tertutup Dengan TNI

DPR | Senin, 07 September 2015 | 13:05 WIB

Kementerian PUPR Minta Daerah Percepat Pembangunan

Kementerian PUPR Minta Daerah Percepat Pembangunan

News | Kamis, 03 September 2015 | 12:38 WIB

Menkeu Sampaikan 3 Ukuran Keberhasilan Kebijakan Perubahan Iklim

Menkeu Sampaikan 3 Ukuran Keberhasilan Kebijakan Perubahan Iklim

News | Rabu, 02 September 2015 | 04:35 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×