Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.712

Bursa Saham Beberapa Negara di Asia Turun

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 21 September 2015 | 10:03 WIB
Bursa Saham Beberapa Negara di Asia Turun
Ilustrasi bursa saham Cina. (Shutterstock)

Suara.com - Saham-saham di Hongkong melemah 1,40 persen pada pembukaan perdagangan Senin (21/9/2015) setelah keputusan Federal Reserve menunda kenaikan suku bunga pekan lalu memicu kekhawatiran baru tentang ekonomi global.

Indeks acuan Hang Seng di Hongkong tercatat turun 306,40 poin menjadi 21.614,43 dalam beberapa menit pertama perdagangan. Sementara indeks komposit Shanghai turun 0,83 persen atau 25,83 poin menjadi 3.072,09, karena berlanjutnya kekhawatiran tentang ekonomi Tiongkok daratan serta tindakan keras egulator pada kegiatan pasar ilegal.

Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, kehilangan 1,26 persen atau 21,16 poin, menjadi 1.657,94.

Sementara di negara tetangga Cina, Korea Selatan bursa saham dibuka lebih rendah pada Senin, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) merosot 17,24 poin atau 0,86 persen menjadi 1.978,71 dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.171,85 won terhadap dolar AS pada pukul 09.15 waktu setempat, turun 9,05 won dari tingkat penutupan Jumat.

Tingkat paritas tengah nilai tukar mata uang Tiongkok renminbi atau yuan, melemah 69 basis poin menjadi 6,3676 terhadap dolar AS senin ini menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing Cina.

Di pasar spot valuta asing Cina, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan. Bank sentral Cina, People's Bank of China (PBoC), mereformasi sistem pembentukan nilai tukar pada 11 Agustus menjadi lebih mencerminkan perkembangan pasar dalam nilai tukar yuan Tiongkok terhadap dolar AS.

Tingkat paritas tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang dari harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar setiap hari kerja dan juga mengacu pada tingkat penutupan pada hari sebelumnya, dalam hubungannya dengan kondisi penawaran dan permintaan serta pergerakan mata uang utama. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BEI: Sebanyak 116 Saham Masih Tunjukkan Kinerja Positif

BEI: Sebanyak 116 Saham Masih Tunjukkan Kinerja Positif

Bisnis | Senin, 21 September 2015 | 04:01 WIB

Sesi Pembukaan Kamis, IHSG Turun 34,62 Poin

Sesi Pembukaan Kamis, IHSG Turun 34,62 Poin

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 10:49 WIB

Bursa Saham di Cina Positif, Yuan Menguat

Bursa Saham di Cina Positif, Yuan Menguat

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 09:00 WIB

Pagi Ini IHSG Menguat 57,96 Poin

Pagi Ini IHSG Menguat 57,96 Poin

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:17 WIB

Orang Terkaya se-Asia Ini Kehilangan Rp51 T dalam Satu Hari

Orang Terkaya se-Asia Ini Kehilangan Rp51 T dalam Satu Hari

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:30 WIB

Menyusul Kemerosotan Saham Cina, Bursa Dunia Alami Kepanikan

Menyusul Kemerosotan Saham Cina, Bursa Dunia Alami Kepanikan

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2015 | 20:30 WIB

Saham Anjlok, BEI Rapat Koordinasi dengan OJK

Saham Anjlok, BEI Rapat Koordinasi dengan OJK

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2015 | 14:38 WIB

Bursa Saham Global Menguat, IHSG Naik 38,60 Poin

Bursa Saham Global Menguat, IHSG Naik 38,60 Poin

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2015 | 10:51 WIB

Hari Pertama Perdagangan, IHSG Naik 17,88 Poin

Hari Pertama Perdagangan, IHSG Naik 17,88 Poin

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2015 | 09:53 WIB

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 7,03 Poin

IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 7,03 Poin

Bisnis | Senin, 22 Juni 2015 | 10:17 WIB

Terkini

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:26 WIB

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:04 WIB

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 10:41 WIB

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:44 WIB

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:35 WIB

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:06 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Menkeu Purbaya Optimistis Rupiah Menguat ke Rp15.000 per Dolar AS, Andalkan Strategi Ini

Bisnis | Sabtu, 23 Mei 2026 | 07:28 WIB

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Menteri PU Jelaskan Kasus Dugaan Korupsi di Dirjen SDA

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 23:05 WIB

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:53 WIB