Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pertamina Pelajari Ulang Rencana Kerja Sama dengan Aramco

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Sabtu, 26 September 2015 | 17:07 WIB
Pertamina Pelajari Ulang Rencana Kerja Sama dengan Aramco
Program RDMP Pertamina

Suara.com - PT Pertamina (Persero) berencana mempelajari ulang kerja sama dengan perusahaan minyak asal Arab Saudi, Aramco yang berkomitmen menanamkan investasi di Indonesia senilai 10 miliar dolar AS.

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Wisnuntoro di Surabaya, Sabtu, mengaku sedang mempelajari beberapa poin yang diinginkan oleh Saudi Aramco, agar bisa menemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.

"Sedang kita pelajari beberapa poin kerja sama ini, sebab mereka (Saudi Aramco) menginginkan hal yang masih kita teliti ulang, seperti tax holiday selama 20 tahun, dan mereka juga mau masuk ke hilir," ucap Wisnuntoro usai acara "Diskusi Kemaritiman dan Energi 2015".

Ia menjelaskan, langkah kerja sama dengan perusahaan Arab Saudi tersebut kini memasuki tahap negosiasi, dan diharapkan menemukan titik temu antarkedua negara, sehingga bisa dilanjutkan ke arah kesepakatan.

Sementara dalam kegiatan diskusi, Wisnuntoro menegaskan Pertamina dalam melaksanakan kerja sama dengan pihak asing mana pun tidak ingin merugi, apalagi ditipu dengan menggunakan sistem perjanjian yang tidak menguntungkan.

"Oleh karena itu, kita tidak ingin apa yang pernah terjadi atau dialami Pertamina dalam menjalin kerja sama merugikan dengan pihak asing terulang kembali, seperti saat kita kerja sama dengan pihak Shell," katanya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said di Jakarta beberapa waktu lalu mengatakan perusahaan minyak Saudi Aramco berencana untuk berinvestasi di tiga kilang minyak di Indonesia.

Ia mengatakan Saudi Aramco akan memperbarui atau melakukan modernisasi tiga kilang, yaitu kilang di Dumai, Balongan, dan Cilacap. Selain itu, perusahaan minyak asal Arab Saudi itu juga akan membidik pembangunan kilang baru di Tuban.

"Untuk kilang saja 10 miliar dolar AS, tapi total 24 miliar dolar AS. Ini termasuk modernisasi kilang di Dumai, Balongan, dan Cilacap," tuturnya.

Ia mengatakan tiga kilang yang akan diperbarui itu akan dapat meningkatkan kapasitas produksi minyak menjadi 400.000 barel per hari.

Sementara, kilang baru yang direncanakan di Tuban akan memiliki kapasitas minyak bumi sebesar 300.000 barel per hari. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bangun Kilang Minyak di Indonesia, Saudi Aramco Ajukan 3 Syarat

Bangun Kilang Minyak di Indonesia, Saudi Aramco Ajukan 3 Syarat

Bisnis | Kamis, 17 September 2015 | 21:31 WIB

Aramco Perbesar Bisnis, Menko Darmin Sebut Pertamina Keberatan

Aramco Perbesar Bisnis, Menko Darmin Sebut Pertamina Keberatan

Bisnis | Rabu, 16 September 2015 | 18:20 WIB

Terkini

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Update Harga Emas Antam Terbaru 10 Mei 2026 dari 0,5 Gram hingga 1.000 Gram

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:47 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB