Trik Bank Indonesia Perkuat Rupiah

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 30 September 2015 | 16:36 WIB
Trik Bank Indonesia Perkuat Rupiah
Gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (12/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) kembali menerbitkan kebijakan lanjutan untuk menjaga stabilisasi nilai tukar rupiah. Paket kebijakan ini sebagai bentuk lanjutan dari paket kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah pertama pada 9 September 2015.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityswara menjelaskan paket kebijakan yang dikeluarkan BI kali ini akan difokuskan kepada tiga pilar. Yakni menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memperkuat pengelolaan likuiditas rupiah, dan memperkuat pengelolaan penawaran dan permintaan valuta asing (valas).

"Bank Indonesia mengeluarkan paket kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah pada 30 September 2015 sebagai lanjutan paket kebijakan pada tanggal 9 September 2015. Diharapkan dapat memperkuat stabilitas makroekonomi dan struktur perekonomian Indonesia, termasuk sektor keuangan, sehingga semakin berdaya tahan," kata Mirza di kantornya, Rabu (30/9/2015).

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan intervensi di pasar forward untuk menjaga stabulitas nilai tukar rupiah dipasar domestik. Intervensi di pasar forward tersebut menambahkan intervensi di pasar spot yang selama ini telah BI lakukan. Langkah Bank Indonesia melakukan intervensi di pasar forward ini guna menyeimbangkan penawaran dan permintaan di pasar forward.

"Upaya menjaga keseimbangan pasar forward semakin penting dalam mengurangi tekanan di pasar spot," katanya.

Selain itu, dalam rangka memperkuat pengelolaan likuiditas rupiah. Dengan pengendalian akan diperkuat dengan menerbitkan sertifikat deposito bank Indonesia (SDBI) tiga bulan dan reserve repo SBN dengan tenor dua minggu. Penerbitan instrumen operasi pasar terbuka (OPT) tersebut dimaksudkan untuk mendorong penyerapan likuiditas sehingga bergeser ke instrumen yang bertenor lebih panjang.

Pergeseran likuiditas ke tenor yang lebih panjang diharapkan dapat mengurangi risiko penggunaan likuiditas rupiah yang berlebihan pada kegiatan yang dapat meningkatkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.

Memperkuat pengelolaan penawaran dan permintaan valuta asing (valas) dilakukan dengan cara pengelolaan penawaran dan permintaan terhadap valas diperkuat dengan berbagai kebijakan.

"Hal ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan penawaran dan mengendalikan permintaan terhadap valas," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rp14.651, Rupiah Pagi ini

Rp14.651, Rupiah Pagi ini

Bisnis | Rabu, 30 September 2015 | 10:35 WIB

Rupiah Melemah Picu Dampak Berantai

Rupiah Melemah Picu Dampak Berantai

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 19:26 WIB

Rupiah Terus Melemah, Fraksi PDIP Desak Audit Kinerja BI

Rupiah Terus Melemah, Fraksi PDIP Desak Audit Kinerja BI

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 19:18 WIB

India Turunkan Suku Bunga untuk Dorong Pertumbunan Ekonomi

India Turunkan Suku Bunga untuk Dorong Pertumbunan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 17:24 WIB

Jokowi: Masih Banyak Kendala Investasi di Indonesia

Jokowi: Masih Banyak Kendala Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 15:23 WIB

Suku Bunga Acuan Belum Pasti, Rupiah Melemah ke Rp14.685

Suku Bunga Acuan Belum Pasti, Rupiah Melemah ke Rp14.685

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 10:44 WIB

Saham Hongkong Jatuh, Yuan Menguat

Saham Hongkong Jatuh, Yuan Menguat

Bisnis | Selasa, 29 September 2015 | 09:49 WIB

Sesi Penutupan Senin, Rupiah Menguat Tipis Rp14.646

Sesi Penutupan Senin, Rupiah Menguat Tipis Rp14.646

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 18:12 WIB

Ribuan Buruh Perusahaan Logistik Kena PHK

Ribuan Buruh Perusahaan Logistik Kena PHK

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 16:41 WIB

Kemenaker: 43.085 Buruh DiPHK Sejak Awal 2015

Kemenaker: 43.085 Buruh DiPHK Sejak Awal 2015

News | Senin, 28 September 2015 | 14:27 WIB

Terkini

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:52 WIB

Denny Indrayana Tegaskan Gugatan di MK Bukan Sekadar Ijazah Gibran: Ini Political Corruption

Denny Indrayana Tegaskan Gugatan di MK Bukan Sekadar Ijazah Gibran: Ini Political Corruption

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:50 WIB

AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 12:49 WIB

7 Penyebab Pakaian Tetap Bau Apek meski Sudah Pakai Pelembut Saat Dijemur

7 Penyebab Pakaian Tetap Bau Apek meski Sudah Pakai Pelembut Saat Dijemur

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:44 WIB

Jejak Ngeri F Alias Batak: Penggerak Pelajar Buat Rusuh, Bawa Sajam, hingga Incar Kantor Polisi

Jejak Ngeri F Alias Batak: Penggerak Pelajar Buat Rusuh, Bawa Sajam, hingga Incar Kantor Polisi

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:43 WIB

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lipstik Wardah Glasting Ada Berapa Shade? Cek Pilihan Warnanya untuk Wanita Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:36 WIB

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Tak Cuma Hiburan, BagaimanaSeni Bisa Jadi Jalan untuk Menggerakkan Aksi Iklim

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:33 WIB

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

Limbah Data Center Perusahaan Teknologi Ini Diduga Bawa Bakteri Berbahaya ke Air Kota

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:30 WIB

×