Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Serikat Karyawan Jalan Tol Ancam Mogok Kerja

Ardi Mandiri

Rabu, 07 Oktober 2015 | 06:21 WIB
Serikat Karyawan Jalan Tol Ancam Mogok Kerja
Pengaturan Truk Masuk Tol Dalam Kota

Suara.com - Serikat Karyawan PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (SKJLJ) mengancam akan mogok kerja untuk menolak pembentukan anak perusahaan baru PT Jasa Marga, yaitu PT Jasa Layanan Operasi (JLO) karena dinilai dilatarbelakangi kepentingan subjektif.

"PT JLO akan mengambil alih sebagian ruas jalan tol Pondok Pinang-Kampung Rambutan-Rorotan yang selama ini dikelola PT JLJ. PT JLO juga akan mengambil sebagian pekerja kontrak PT JLJ," kata Mirah Sumirat melalui siaran pers diterima di Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Mirah yang juga Presiden Asosiasi Serikat Pekerja (Aspek) Indonesia, federasi yang membawahi SKJLJ, mengatakan PT JLO akan mengambil alih 3.000 pekerja kontrak PT JLJ.

Padahal, pada 13 Juni 2014 telah ada kesepakatan antara Direktur SDM dan Umum PT Jasa Marga dengan Direktur Utama PT JLJ, yang intinya akan mengangkat seluruh pekerja kontrak di PT JLJ menjadi pekerja tetap. "Seharusnya, pada November 2015 sebanyak 3.000 pekerja kontrak itu diangkat menjadi pekerja tetap di PT JLJ dan mendapat kesejahteraan sebagaimana diatur dalam perjanjian kerja bersama," tuturnya.

Mirah mengatakan kesejahteraan berupa gaji, tunjangan dan bonus itu tidak akan diterima pekerja bila dialihkan ke PT JLO, apalagi bila dengan status pekerja kontrak.

"Para pekerja telah siap melakukan aksi unjuk rasa maupun mogok kerja apabila PT Jasa Marga tetap memaksakan pengalihan pekerja tersebut. PT Jasa Marga dan PT JLJ telah melakukan wanprestasi atas janji dan kesepakatan yang dibuat terkait pengangkatan pekerja tetap di PT JLJ," katanya.

Selain permasalahan pekerja kontrak tersebut, Mirah menilai pembentukan PT JLO juga sarat kepentingan subjektif. PT JLO akan mengambil alih ruas Kampung Rambutan-Rorotan yang selama ini dikelola PT JLJ mulai dari Pondok Pinang.

Menurut Mirah, pengambilalihan itu tidak memiliki urgansi karena PT JLJ sebagai anak perusahaan PT Jasa Marga selama ini sudah mengelola ruas jalan tol Pondok Pinang-Kampung Rambutan-Rorotan dengan baik dan memberikan keuntungan yang maksimal kepada PT Jasa Marga.

"PT JLJ telah memberikan keuntungan kepada PT Jasa Marga sebesar Rp1,602 triliun pada 2012, Rp1,336 Triliun pada 2013 dan Rp1,402 Trilyun pada 2014," katanya.

Terkait sikap SKJLJ tersebut, Sekretaris Jenderal Aspek Indonesia Sabda Pranawa Djati menyatakan kesiapannya untuk mengadvokasi.

"Ada indikasi pembentukan anak perusahaan baru itu karena PT Jasa Marga ingin lari dari tanggung jawab untuk mengangkat 3.000 pekerja kontrak di PT JLJ yang sebelumnya merupakan pekerja alih daya di PT Jasa Marga," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sadis, Komplotan Perampok Truk di Tol Cipali Tusuk Bahu Supir

Sadis, Komplotan Perampok Truk di Tol Cipali Tusuk Bahu Supir

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 17:51 WIB

Truk Nopol T 8087 FL Dirampok di Tol Cipali Kilometer 104

Truk Nopol T 8087 FL Dirampok di Tol Cipali Kilometer 104

News | Minggu, 04 Oktober 2015 | 17:42 WIB

Proyek Pembangunan Tol Soroja Dimulai

Proyek Pembangunan Tol Soroja Dimulai

Bisnis | Kamis, 10 September 2015 | 07:29 WIB

Pembangunan 6 Ruas Tol Dalam Kota

Pembangunan 6 Ruas Tol Dalam Kota

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 17:41 WIB

Terkini

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Malang | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:34 WIB

Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah

Lampung | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:28 WIB

×