Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

OJK Edukasi Masyarakat Ihwal Investigasi Bodong

Ardi Mandiri

Jum'at, 04 Desember 2015 | 00:23 WIB
OJK Edukasi Masyarakat Ihwal Investigasi Bodong
OJK

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pihaknya akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait bagaimana mengenali dan mewaspadai trik-trik dari investasi ilegal.

"Regulator akan terus melakukan edukasi pada masyarakat terkait investasi ilegal agar tidak ada masyarakat yang terjerat hal ini. Kita lakukan edukasi itu dengan cara antara lain memasang iklan maupun film dan video di dunia maya serta poster," kata Kepala Eksekutif Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S Soetiono, di Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Edukasi tersebut, kata Titu, dibutuhkan oleh masyarakat karena terkait investasi, selain diperlukan pengawasan dari OJK dan lembaga-lembaga terkait, masyarakat pun diharapkan jeli dalam mengenali dan menyikapinya.

Pasalnya, tidak sedikit investasi tersebut dikategorikan investasi ilegal karena tidak diawasi oleh OJK, sehingga konsumen akan dirugikan bila terjadi penyelewengan.

"Pertama, kita sarankan untuk bertanya sebelumnya, apakah investasi ini di bawah pengawasan OJK atau lembaga terkait. Selain itu, jika investasi menawarkan imbal hasil di luar kewajaran, sebaiknya langsung waspada," katanya.

Terkait dengan penanganan investasi ilegal ini, Kusumaningtuti mengaku OJK tidak bekerja sendirian, namun juga Satgas Waspada Investasi dan lembaga-lembaga terkait lainnya ikut menangani. Sementara dari aspek pidana, investasi bodong akan ditangani oleh pihak kepolisian.

"Bulan ini Ketua Dewan Komisioner OJK akan melakukan 'highlight' meeting dengan semua pihak terkait, seperti Kementerian Perdagangan, Kepolisian, Kejaksaan, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Kemenkominfo untuk menghidupkan kembali pengenalan masyarakat terhadap Satgas," ujar Kusumaningtuti.

Sebelumnya dikabarkan ada kasus investasi yang dicurigai ilegal dengan melibatkan lembaga investasi 'Dream for Freedom'. Artis Sandy Tumiwa pun ditangkap Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya karena dilaporkan telah melakukan praktek investasi ilegal melalui perusahaannya, PT CSM Bintang Indonesia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI-OJK Kerjasama Kembangkan Sistem Informasi Debitur

BI-OJK Kerjasama Kembangkan Sistem Informasi Debitur

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 18:11 WIB

Penurunan Bunga Kredit Perbankan Tak Bisa Instan

Penurunan Bunga Kredit Perbankan Tak Bisa Instan

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 15:42 WIB

Perbankan Paling Banyak Diadukan Pada OJK

Perbankan Paling Banyak Diadukan Pada OJK

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 15:26 WIB

OJK Bersikeras Tingginya Bunga Bank Masih Wajar

OJK Bersikeras Tingginya Bunga Bank Masih Wajar

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 15:13 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×