Menko: Ringankan Tugas Bulog, BUMN Bisa Bantu Distribusi Pangan

Arsito Hidayatullah

Rabu, 10 Februari 2016 | 04:31 WIB
Menko: Ringankan Tugas Bulog, BUMN Bisa Bantu Distribusi Pangan
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa BUMN bisa ditugaskan untuk membantu distribusi bahan pangan dari tingkat produsen ke masyarakat, guna meringankan tugas Bulog.

"Menteri BUMN yang akan menunjuk (BUMN yang mendapat penugasan), tapi ini belum dituntaskan. Mereka punya banyak BUMN perdagangan dan mereka akan ikut," kata Darmin seusai rapat koordinasi membahas pangan di Jakarta, Selasa.

 
Darmin mengatakan penugasan ini bermanfaat untuk memotong rantai distribusi bahan makanan yang pada komoditas tertentu dirasakan terlalu panjang, sehingga membebani konsumen dengan harga yang tinggi.

Menurut dia, rantai distribusi perdagangan menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi pada Januari dan Pemerintah berupaya untuk melakukan pembenahan, karena masalah tingginya harga pangan bukan dari sisi produksi.

"Kalau penanamannya secara umum, kita tidak kurang produksinya. Tapi sebetulnya kita tidak ingin hanya BUMN yang terlibat, malah inginnya melibatkan masyarakat. Untuk itu kita masih harus rapat lagi," kata Darmin.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat distribusi bahan pangan seperti beras, cabai merah, bawang merah, jagung pipilan dan daging ayam ras dari produsen ke konsumen akhir telah melibatkan dua hingga sembilan fungsi kelembagaan usaha.

Sembilan fungsi kelembagaan perdagangan yang dimaksud ialah produsen, importir atau eksportir, pedagang pengepul, distributor, sub distributor, agen, sub agen, pedagang grosir, pedagang eceran atau supermarket dan konsumen akhir.

Rantai jaringan perdagangan yang terluas untuk komoditas beras, cabai merah dan daging ayam ras terjadi di Jawa Tengah sedangkan untuk bawang merah adalah Jawa Barat dan jagung pipilan di Gorontalo.

Dengan panjangnya rantai perdagangan itu, maka rata-rata marjin perdagangan dan pengangkutan untuk beras secara nasional adalah 10,42 persen, cabai merah 25,33 persen, bawang merah 22,61 persen, jagung pipilan 31,9 persen dan daging ayam ras 11,63 persen. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rini Soemarno: Polemik Kereta Cepat Bisa Ganggu Iklim Investasi

Rini Soemarno: Polemik Kereta Cepat Bisa Ganggu Iklim Investasi

Bisnis | Selasa, 09 Februari 2016 | 14:33 WIB

Pertamina dan Bukit Asam Teken Perjanjian Jual Beli BBM

Pertamina dan Bukit Asam Teken Perjanjian Jual Beli BBM

Bisnis | Senin, 08 Februari 2016 | 17:58 WIB

Menko Darmin: Pemerintah Masih Pelajari Revisi Target Pajak 2016

Menko Darmin: Pemerintah Masih Pelajari Revisi Target Pajak 2016

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 22:03 WIB

Komisi VI DPR Desak Seleksi Direksi BUMN Dilakukan Terbuka

Komisi VI DPR Desak Seleksi Direksi BUMN Dilakukan Terbuka

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 01:49 WIB

Terkini

Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya

Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:21 WIB

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:35 WIB

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

×