Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Menko: Ringankan Tugas Bulog, BUMN Bisa Bantu Distribusi Pangan

Arsito Hidayatullah

Rabu, 10 Februari 2016 | 04:31 WIB
Menko: Ringankan Tugas Bulog, BUMN Bisa Bantu Distribusi Pangan
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa BUMN bisa ditugaskan untuk membantu distribusi bahan pangan dari tingkat produsen ke masyarakat, guna meringankan tugas Bulog.

"Menteri BUMN yang akan menunjuk (BUMN yang mendapat penugasan), tapi ini belum dituntaskan. Mereka punya banyak BUMN perdagangan dan mereka akan ikut," kata Darmin seusai rapat koordinasi membahas pangan di Jakarta, Selasa.

 
Darmin mengatakan penugasan ini bermanfaat untuk memotong rantai distribusi bahan makanan yang pada komoditas tertentu dirasakan terlalu panjang, sehingga membebani konsumen dengan harga yang tinggi.

Menurut dia, rantai distribusi perdagangan menjadi salah satu penyebab terjadinya inflasi pada Januari dan Pemerintah berupaya untuk melakukan pembenahan, karena masalah tingginya harga pangan bukan dari sisi produksi.

"Kalau penanamannya secara umum, kita tidak kurang produksinya. Tapi sebetulnya kita tidak ingin hanya BUMN yang terlibat, malah inginnya melibatkan masyarakat. Untuk itu kita masih harus rapat lagi," kata Darmin.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat distribusi bahan pangan seperti beras, cabai merah, bawang merah, jagung pipilan dan daging ayam ras dari produsen ke konsumen akhir telah melibatkan dua hingga sembilan fungsi kelembagaan usaha.

Sembilan fungsi kelembagaan perdagangan yang dimaksud ialah produsen, importir atau eksportir, pedagang pengepul, distributor, sub distributor, agen, sub agen, pedagang grosir, pedagang eceran atau supermarket dan konsumen akhir.

Rantai jaringan perdagangan yang terluas untuk komoditas beras, cabai merah dan daging ayam ras terjadi di Jawa Tengah sedangkan untuk bawang merah adalah Jawa Barat dan jagung pipilan di Gorontalo.

Dengan panjangnya rantai perdagangan itu, maka rata-rata marjin perdagangan dan pengangkutan untuk beras secara nasional adalah 10,42 persen, cabai merah 25,33 persen, bawang merah 22,61 persen, jagung pipilan 31,9 persen dan daging ayam ras 11,63 persen. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rini Soemarno: Polemik Kereta Cepat Bisa Ganggu Iklim Investasi

Rini Soemarno: Polemik Kereta Cepat Bisa Ganggu Iklim Investasi

Bisnis | Selasa, 09 Februari 2016 | 14:33 WIB

Pertamina dan Bukit Asam Teken Perjanjian Jual Beli BBM

Pertamina dan Bukit Asam Teken Perjanjian Jual Beli BBM

Bisnis | Senin, 08 Februari 2016 | 17:58 WIB

Menko Darmin: Pemerintah Masih Pelajari Revisi Target Pajak 2016

Menko Darmin: Pemerintah Masih Pelajari Revisi Target Pajak 2016

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 22:03 WIB

Komisi VI DPR Desak Seleksi Direksi BUMN Dilakukan Terbuka

Komisi VI DPR Desak Seleksi Direksi BUMN Dilakukan Terbuka

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 01:49 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×