Jokowi akan Groundbreaking Mobile Power Plant di Bangka Belitung

Adhitya Himawan | Erick Tanjung
Jokowi akan Groundbreaking Mobile Power Plant di Bangka Belitung
Presiden Jokowi di Jayapura meninjau Pasar Mama-Mama dan Dermaga Depapre, Sabtu (30/4/2016). [Sekretariat Kepresidenan/Rusman]

Jokowi menyatakan krisis listrik terjadi di Indonesia karena keterlambatan membangun pembangkit listrik.

Kehadiran Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Joko Widodo di acara Peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 di Gedung Merdeka Bandung pada Rabu (1/6/2016) mengawali kunjungan kerja Presiden Jokowi dan Ibu Iriana ke beberapa provinsi.

Usai menghadiri Peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bertolak ke Bandara Depati Amir, Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung dari Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara Bandung dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Di Bangka Belitung, Presiden Jokowi akan menghadiri Groundbreaking Mobile Power Plant (MPP) 350 MW se-Regional Sumatera. Sore harinya, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Di Aceh Presiden dan Ibu Iriana akan bermalam untuk esok harinya mengunjungi Lhokseumawe. 

Krisis Listrik Masalah Semua Provinsi

Kunjungan Presiden Jokowi ke beberapa provinsi kali khususnya untuk melihat langsung perkembangan pembangkit tenaga listrik di beberapa daerah. Saat akan meresmikan Pelabuhan Wasior beberapa bulan yang lalu, warga yang hadir di acara tersebut berteriak, "Lampu…lampu..lampu." Jokowi balik bertanya kepada warga, "Lampu? Listrik maksudnya. Hampir semua provinsi mengalami masalah krisis listrik," kata Presiden Jokowi.

Krisis listrik ini, ucap Jokowi, terjadi karena adanya keterlambatan membangun pembangkit listrik. "Hampir di semua provinsi ada yang sehari byar-pet 8 kali, 4 kali, 3 kali," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Keluhan pertama yang didapat Jokowi ketika mengunjungi suatu kota/kabupaten maupun provinsi adalah tentang listrik, termasuk dari hotel tempat Presiden Jokowi menginap selalu mengeluhkan kekurangan listrik. Ini memperlihatkan  hampir di semua provinsi, masalah utama yang paling banyak dihadapi adalah kekurangan listrik.

Untuk itu, dalam kunjungan kerja kali ini Presiden Jokowi ingin melihat langsung ke lapangan perkembangan pembangunan pembangkit tenaga listrik. Jokowi ingin memastikan kendala-kendala di lapangan, mulai dari masalah perijinan sampai dengan masalah  pembebasan lahan, bisa segera diatasi. Sehingga listrik di daerah tidak "byar pet" lagi serta  rakyat mendapatkan manfaat dari kehadiran listrik di daerahnya, baik itu peningkatana usaha,  pelayanan kesehatan maupun anak-anak bisa belajar dengan baik di malam hari.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS