Negara Hadir Lewat Koperasi: SPBUN Nelayan Tukak Sadai Resmi Dibangun

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:53 WIB
Negara Hadir Lewat Koperasi: SPBUN Nelayan Tukak Sadai Resmi Dibangun
Acara peletakan batu pertama pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dikelola koperasi desa di Desa Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dok: LPDB)

Suara.com - Pemerintah menegaskan komitmennya menghadirkan keadilan ekonomi hingga ke wilayah pesisir melalui pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) yang dikelola koperasi desa. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan SPBUN Nelayan di Desa Tukak Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pembangunan SPBUN Nelayan merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto melalui Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai instrumen negara untuk kembali hadir dalam mengatur dan menata sistem ekonomi nasional agar lebih adil dan inklusif.

“Presiden Prabowo ingin memastikan negara tidak kalah dengan aktor-aktor non-negara dalam praktik ekonomi yang terlalu bebas. Karena itu dibentuk lebih dari 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai fondasi ekonomi rakyat,” ujar Ferry Juliantono.

Menteri Koperasi secara resmi menyatakan dimulainya pembangunan SPBUN Nelayan yang dikelola Koperasi Desa Tukak Sadai (Dok: LPDB)
Menteri Koperasi secara resmi menyatakan dimulainya pembangunan SPBUN Nelayan yang dikelola Koperasi Desa Tukak Sadai (Dok: LPDB)

Ia mengungkapkan, hingga saat ini lebih dari 82 ribu koperasi telah memiliki badan hukum, dengan 41 ribu titik lahan siap dibangun dan sekitar 21 ribu lokasi telah memasuki tahap pembangunan fisik. Infrastruktur koperasi tersebut mencakup gudang, gerai usaha, sarana pendukung, hingga unit-unit layanan ekonomi desa.

Menurut Ferry, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya difungsikan sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai solusi atas persoalan mendasar di desa, mulai dari keterbatasan listrik, akses internet, hingga ketersediaan sarana produksi dan distribusi, khususnya bagi masyarakat pesisir dan nelayan.

“SPBUN Nelayan ini adalah jawaban konkret atas kebutuhan dasar nelayan. Akses terhadap biosolar yang lebih dekat, terjangkau, dan dikelola koperasi akan meringankan biaya operasional nelayan dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta PT Pertamina Patra Niaga. Pemerintah bahkan telah menyusun buku pedoman bersama agar pendirian SPBUN Nelayan berbasis koperasi dapat direplikasi di wilayah pesisir dan sentra nelayan di seluruh Indonesia.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama menerjemahkan masalah-masalah mendasar rakyat yang selama ini belum tersentuh. Insyaallah, dalam periode ini kita selesaikan secara gotong royong,” ujar Ferry.

Menteri Koperasi secara resmi menyatakan dimulainya pembangunan SPBUN Nelayan yang dikelola Koperasi Desa Tukak Sadai, dengan harapan memberikan manfaat nyata bagi nelayan dan anggota koperasi.

baca juga

LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan SPBUN Nelayan

Sementara itu, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto yang turut mendampingi Menteri Koperasi menegaskan kesiapan LPDB Koperasi untuk terus mendukung penguatan koperasi nelayan melalui pembiayaan dana bergulir dan pendampingan usaha berkelanjutan.

“LPDB Koperasi melihat SPBUN Nelayan sebagai model usaha strategis koperasi yang langsung menyentuh kebutuhan riil nelayan. Kami memiliki pengalaman konkret mendampingi koperasi yang mengelola SPBUN Nelayan, salah satunya KUD Mino Saroyo di Cilacap, Jawa Tengah, yang telah memperoleh dana bergulir LPDB Koperasi dan terbukti mampu mengelola SPBU khusus nelayan secara profesional,” ujar Krisdianto.

Ia menambahkan, keberhasilan koperasi dalam mengelola SPBUN tidak hanya memperkuat kelembagaan koperasi, tetapi juga menciptakan efisiensi biaya, kepastian pasokan energi, serta dampak ekonomi langsung bagi anggota.

“Model seperti ini sejalan dengan semangat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. LPDB Koperasi siap menjadi mitra strategis untuk mereplikasi pembiayaan SPBUN Nelayan di berbagai daerah, agar koperasi benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi pesisir,” tegasnya.

Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, Bupati Bangka Selatan Reza Herdavid, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Apriyanto, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Panel Barus, Direktur Keuangan LPDB Koperasi Bambang Sadewo, Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto, serta jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop dan LPDB Koperasi Perkuat 300 Talenta PMO Kopdes Merah Putih

Kemenkop dan LPDB Koperasi Perkuat 300 Talenta PMO Kopdes Merah Putih

Bisnis | Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:39 WIB

LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian NRB Lewat Sinergi Pusat dan Daerah

LPDB Koperasi Akselerasi Penyelesaian NRB Lewat Sinergi Pusat dan Daerah

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 20:40 WIB

LPDB Dorong Koperasi Pondok Pesantren Jadi Mitra Strategis Koperasi Desa Merah Putih

LPDB Dorong Koperasi Pondok Pesantren Jadi Mitra Strategis Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Desember 2025 | 17:48 WIB

Dukungan LPDB Perkuat Layanan Koperasi Jasa Keselamatan Radiasi dan Lingkungan

Dukungan LPDB Perkuat Layanan Koperasi Jasa Keselamatan Radiasi dan Lingkungan

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:26 WIB

LPDB Koperasi Dukung Koperasi Kelola Tambang, Dorong Keadilan Ekonomi bagi Penambang Rakyat

LPDB Koperasi Dukung Koperasi Kelola Tambang, Dorong Keadilan Ekonomi bagi Penambang Rakyat

Bisnis | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:20 WIB

Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih

Tito Karnavian: Rp210 T untuk Hidupkan Ekonomi Desa Lewat Kopdeskel Merah Putih

News | Senin, 03 November 2025 | 19:00 WIB

Terkini

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

Jangan Main Tarik Ulur! Prabowo Didesak Ungkap Aktor di Balik Kasus Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Australia Belum Menyerah Kejar Mathew Baker, Regulasi FIFA Buka Peluang Tinggalkan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Uang Pajak Kita ke Mana? Transparansi yang Masih Bikin Bingung

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:36 WIB

×