Ditjen Perhubungan Laut Gelar Rakornis Kenavigasian di Semarang

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 04 Agustus 2016 | 21:25 WIB
Ditjen Perhubungan Laut Gelar  Rakornis Kenavigasian di Semarang
Armada kapal tol laut. [Antara]

Guna mengevaluasi sekaligus mengkonsolidasikan semua kegiatan dan permasalahan di bidang kenavigasian, Direktorat Kenavigasian menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kenavigasian tahun 2016 dengan  tema “Tol Laut Dalam Perspektif Kenavigasian”. 

Rakornis yang dihadiri oleh para pejabat dan Kepala Distrik Navigasi se-Indonesia dibuka oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Boedhi Setiadjid, dan akan berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 4 s.d  6 Agustus 2016 bertempat  di Hotel Novotel, Semarang.  

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Tonny Budiono menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan transportasi laut yang aman, lancar, efektif dan efisien seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran menjadi tugas bersama segenap jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tidak terkecuali jajaran Direktorat Kenavigasian.

“Tugas tersebut merupakan tanggung jawab dalam menjamin terselenggaranya keselamatan pelayaran di seluruh perairan Indonesia serta mendukung pelaksanaan program yang telah dicanangkan pemerintah Jokowi-JK yaitu mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” kata Dirjen Hubla, Kamis (4/8/2016).

Untuk itu, pelaksanaan Rakornis Kenavigasian yang mengambil “Tol Laut Dalam Perspektif Kenavigasian”  merupakan pilihan yang tepat. Hal ini selain sesuai dengan amanat Undang-Undang tentang Pelayaran juga merupakan agenda prioritas pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia, melalui berbagai program untuk mempertegas kedaulatan indonesia di wilayah NKRI, menghadirkan kembali pemerintah di segenap unsur kehidupan berbangsa dan bernegara, serta membangun indonesia hingga ke wilayah-wilayah perbatasan dan terpencil. 

Terkait dengan tugas ini, ke depan tugas dan tanggung jawab jajaran Direktorat Kenavigasian akan semakin besar, terutama  dalam menjamin tersedianya serta terselenggaranya sarana dan prasarana keselamatan pelayaran, mulai dari penataan alur pelayaran dan perlintasan yang aman dan selamat, penyediaan sarana bantu navigasi pelayaran yang cukup dan handal dengan dukungan armada dan pangkalan yang senantiasa beroperasi secara optimal, hingga penyelenggaraan telekomunikasi pelayaran dan komunikasi marabahaya pelayaran (GMDSS), manajemen lalu-lintas kapal (VTS), serta long range identification and tracking system (LRIT) sesuai ketentuan internasional yang disahkan oleh International Maritime Organization (IMO).

Untuk itu, melalui Rakornis Kenavigasian ini Dirjen Perhubungan Laut meminta agar segenap jajaran Direktorat Kenavigasian untuk meningkatkan dedikasi dan pola koordinasi yang lebih baik sehingga semua kegiatan di bidang kenavigasian baik di kantor pusat maupun yang tersebar di seluruh Indonesia dapat dilakukan dalam sinergi yang utuh dan terpadu di seluruh wilayah      tanah air. 

“Tanpa dedikasi yang tinggi dan koordinasi yang baik dari segenap jajaran kenavigasian baik di kantor pusat maupun di daerah, tidak mungkin tanggung jawab yang cukup berat itu akan terwujud”, tegas Dirjen Hubla.

Melalui Rakornis Kenavigasian Tahun 2016 ini, Dirjen Hubla berharap agar Rakornis tahun ini dapat memberi manfaat yang setinggi-tingginya bagi peningkatan kinerja kenavigasian di seluruh indonesia sehingga dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini akan lebih berhasil guna, sesuai dengan tuntutan masyarakat dan industri pelayaran.

Selain itu, Dirjen Hubla juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada segenap jajaran Direktorat terkait dengan pelaksanaan festival film kenavigasian dalam Rakornis kali ini. Seperti pada tahun lalu, Festival ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuh kembangkan semangat dan motivasi penyelenggaraan kenavigasian di Indonesia. Melalui festival ini diharapkan akan mampu memperkenalkan kepada masyarakat terkait pentingnya peran kenavigasian dalam menunjang keselamatan dan keamanan pelayaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditjen Perhubungan Laut Sediakan Buku Pelaut Online di 19 Lokasi

Ditjen Perhubungan Laut Sediakan Buku Pelaut Online di 19 Lokasi

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 03:33 WIB

Anggota DPR: Tol Laut di Malut Tidak Efektif

Anggota DPR: Tol Laut di Malut Tidak Efektif

DPR | Selasa, 02 Agustus 2016 | 12:02 WIB

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 18:49 WIB

BKPM: Investor Jepang dan Cina Tertarik Kembangkan Angkot Laut

BKPM: Investor Jepang dan Cina Tertarik Kembangkan Angkot Laut

Bisnis | Senin, 20 Juni 2016 | 14:12 WIB

BKPM: Ada Benang Merah Program Tol Laut dan One Belt One Road

BKPM: Ada Benang Merah Program Tol Laut dan One Belt One Road

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2016 | 12:16 WIB

Pengembangan Pelabuhan di Indonesia Belum Ditopang Infrastruktur

Pengembangan Pelabuhan di Indonesia Belum Ditopang Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 07:46 WIB

Dukung Tol Laut Jokowi, Investor Jepang Investasi Rp365 Miliar

Dukung Tol Laut Jokowi, Investor Jepang Investasi Rp365 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 10:15 WIB

Harga Komoditas Tetap Meroket, Tol Laut Dinilai Mubazir

Harga Komoditas Tetap Meroket, Tol Laut Dinilai Mubazir

DPR | Rabu, 08 Juni 2016 | 11:06 WIB

Pemerintah Guyur Rp2,1 Triliun  untuk BUMN dan Kemenhub

Pemerintah Guyur Rp2,1 Triliun untuk BUMN dan Kemenhub

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 18:43 WIB

Sukseskan Tol Laut, Rizal Ramli Minta Kapal Perintis Diperbanyak

Sukseskan Tol Laut, Rizal Ramli Minta Kapal Perintis Diperbanyak

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 14:32 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB