Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengembangan Pelabuhan di Indonesia Belum Ditopang Infrastruktur

Adhitya Himawan

Sabtu, 11 Juni 2016 | 07:46 WIB
Pengembangan Pelabuhan di Indonesia Belum Ditopang Infrastruktur
Pelabuhan Wasior di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. [Biro Pers Istana/Rusman]

Upaya mengembangkan pelabuhan-pelabuhan strategis di Indonesia masih terhambat dengan belum memadainya peningkatan infrastruktur pendukung di daerah.

"Seperti di Sampit ini kendalanya di antaranya tidak mencukupinya pasokan listrik. Jalan menuju pelabuhan juga rusak. Bagaimana peti kemas dan truk CPO (crude palm oil) itu bisa melintas dengan nyaman. Ini kewajiban pemerintah daerah. Kalau ini bisa menunjang maka kemajuan kepelabuhanan makin cepat. Pendangkalan alur Sungai Mentaya juga sangat mengganggu karena kapal harus menunggu air pasang," kata Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo III), Toto Heliyanto di Sampit, Kalimantan Tengah, Jumat malam (10/6/2016).

Sesuai program tol laut yang dijalankan Presiden Joko Widodo, ada 24 pelabuhan strategis yang akan dikembangkan. Lima pelabuhan di antaranya di bawah pengelolaan PT Pelindo III, yakni Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Tanjung Mas Semarang, Trisakti Banjarmasin, Bagendang Sampit dan Kupang.

Di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah terdapat dua terminal atau pelabuhan yakni Pelabuhan Bagendang untuk bongkar muat barang dan Pelabuhan Sampit yang diprioritaskan untuk penumpang.

Saat ini sebagian jalan menuju Pelabuhan Bagendang masih rusak sehingga cukup mengganggu kelancaran angkutan menuju dan keluar dari pelabuhan ini. Padahal kelancaran angkutan darat juga berpengaruh terhadap aktivitas bongkar muat di pelabuhan.

Alur Sungai Mentaya yang dangkal di beberapa titik juga menjadi kendala pengembangan kepelabuhanan. Saat ini kapal-kapal besar hanya bisa masuk saat sungai sedang pasang, sehingga berdampak pada efisiensi waktu dan biaya. Rencana pengerukan alur yang seharusnya dilakukan tahun ini ternyata dibatalkan dengan alasan penghematan anggaran.

"Idealnya di Sungai Mentaya ini seperti di Sungai Barito (Kalimantan Selatan), ada tolnya sehingga bisa 24 jam. Kalau dermaga dan fasilitas sea way (lapangan penumpukan peti kemas) ditambah tapi alur masih dangkal dan harus mengandalkan pasang surut, ya tetap ada kendala untuk pengembangan, padahal ini sangat potensial," kata Toto.

Toto menilai pelabuhan di Sampit maju dengan pesat dan memiliki prospek yang bagus. Dia membandingkan kondisi dua tahun lalu saat dia berkunjung ke Sampit dengan kondisi sekarang, jauh berbeda. Perkembangan di sekitar pelabuhan sangat cepat, menandakan ekonomi tumbuh dan membawa dampak positif bagi masyarakat dan daerah.

Secara internal, Toto meminta seluruh jajarannya, khususnya di PT Pelindo III Cabang Sampit untuk terus meningkatkan kinerja. Terobosan-terobosan harua terus dilakukan untuk pelayanan kepelabuhanan dan pengembangan perusahaan.

"Kinerja jangan berkurang karena puasa. Kita harus tetap bersemangat memberikan pelayanan. Upayakan biaya kepelabuhan murah. Jangan cuma duduk meski kapal pasti datang. Kita harus berusaha. Marketing harus jalan. Komunikasi pimpinan cabang dengan pusat harus jalan. Hubungan pimpinan cabang dengan bupati, KSOP dan lainnya juga harus ditingkatkan," ujar Toto.

Pelindo III mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di tujuh provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Di Kalimantan Tengah, fokus pengelolaan dilakukan pada pelabuhan di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pelabuhan Panglima Utar, Kumai Kabupaten Kotawaringim Barat.

Dia yakin pelabuhan di Sampit akan mampu berkembang. Apalagi Presiden Joko Widodo sudah menunjukkan keseriusan dalam mendukung peningkatan kepelabuhanan. 

Demi menyukseskan Tol Laut, sepanjang 2015 pemerintah telah membangun 27 pelabuhan baru diseluruh wilayah Indonesia. Selain itu, Indonesia juga sedang membangun 68 pelabuhan lagi, yang tersebar di Maluku, Papua, NTT dan Sulawesi. Presiden Joko Widodo juga menyatakan bahwa Indonesia sedang menambah 200 kapal patroli, penumpang, ternak, navigasi dan barang.

Sekedar informasi, program pembangunan tol laut bertujuan untuk menghubungkan transportasi laut yang efektif secara rutin dari barat Indonesia sampai timur wilayah Indonesia melibatkan 24 pelabuhan. Ke 24 pelabuhan tersebut meliputi lima pelabuhan sebagai hub (pengumpul) yaitu Pelabuhan Belawan/Kuala Tanjung, Pelabuhan Tanjung Priok/Kalibaru, Pelabuhan Tanjung Perak,Pelabuhan Makassar, dan Pelabuhan Bitung. Sedangkan 19 pelabuhan sebagai feeder (pengumpan) bagi pelabuhan hub.

Ke 19 pelabuhan feeder tersebut adalah Pelabuhan Malahayati, Batam, Jambi (Talang Duku), Palembang, Panjang, Teluk Bayur, Tanjung Emas, Pontianak, Banjarmasin, Sampit, Balikpapan/Kanangau, Samarinda/Palaran, Tanau/Kupang, Pantoloan, Ternate, Kendari, Sorong, Ambon dan Jayapura. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Pelindo Operasikan Terminal 2 Petikemas, Perkuat Produktivitas Pelabuhan Tanjung Priok

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar

Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:32 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras

Tanker Gas Amerika Serikat di Mesir Diserang Drone, Meledak Keras

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:07 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026

Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pelindo 60 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:01 WIB

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:15 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat

Digitalisasi Pelabuhan Pangkas Proses Bisnis, Layanan Kapal Makin Cepat

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:31 WIB

Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional

Modernisasi Pelabuhan Dorong Efisiensi Distribusi Pupuk Nasional

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 08:27 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×