Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

4 Alasan Untuk Melirik Investasi di Usia Muda

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 10 Agustus 2016 | 19:39 WIB
4 Alasan Untuk Melirik Investasi di Usia Muda
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Berkembangnya kehidupan sosial kelas menengah saat ini membuat gaya hidup masyarakat menjadi sangat tinggi dan konsumtif. Hal ini menyebabkan kesadaran untuk berinvestasi kian tipis di masyarakat, khususnya di kalangan anak muda. 

Padahal jika kalangan muda dapat menyisihkan uang untuk diinvestasikan sejak dini, hasilnya akan sangat bermanfaat di masa depan. Masa muda inilah waktu yang produktif dan tepat untuk merencanakan keuangan. Alasan apa saja yang mendasari untuk berinvestai sejak muda? Berikut ulasannya.

 1.    Memiliki waktu banyak untuk melakukan investasi

Semakin dini mulai melakukan investasi, maka akan semakin banyak waktu bagi dana atau investasi dapat berkembang sehingga kekayaan kita di  masa depan juga berpotensi akan semakin besar.  

Saat ini juga telah berkembang instrumen investasi modern dengan modal investasi awal relatif rendah, seperti produk pasar modal reksa dana yang minimum investasinya dapat dimulai dengan dana Rp100.000. Maka, investasi tetap dapat dilakukan, meski memiliki dana yang terbatas.

2.    Usia mempengaruhi tingkat profil risiko

Seorang investor berusia muda yang termasuk dalam masa produktif memiliki kemampuan untuk memilih investasi berisiko tinggi atau agresif, seperti instrumen investasi saham atau reksa dana saham sehingga potensi keuntungan yang akan diperoleh akan semakin besar. Dalam berinvestasi, semakin tinggi risiko maka potensi keuntungan yang bisa diperoleh juga akan semakin tinggi (high risk high return)

Di sisi lain, kalangan yang telah masuk dalam usia pensiun akan cenderung menghindari risiko (konservatif) dalam berinvestasi dan memilih instrumen investasi berisiko rendah, seperti deposito atau reksa dana pasar uang. Potensi keuntungan yang akan diperoleh juga kecil dan berbanding lurus dengan risikonya yang relatif rendah.

3.    Memiliki waktu lebih banyak untuk belajar

Investor yang masih berusia muda mempunyai waktu belajar tentang investasi yang lebih panjang sehingga apabila kita mengalami kegagalan dalam berinvestasi, masih banyak waktu untuk mencoba kembali. 

Berinvestasi pada usia muda juga akan memberi banyak pengalaman untuk belajar berinvestasi dengan baik karena setiap produk investasi memiliki karakterisitik yang berbeda-beda dalam memberi keuntungan dan risiko.

4.    Memiliki kemampuan untuk dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi

Perkembangan teknologi saat ini telah berkembang cukup pesat. Rata-rata investor muda berusia 20-an sudah sangat familiar dengan kemajuan teknologi, seperti perdagangan online, media sosial, dan aplikasi mobile yang dapat menjadi dasar pengetahuan dalam berinvestasi. 

Saat ini juga beberapa perusahaan investasi sudah mulai menyediakan platform investasi berbasis online seperti Bareksa.com yang menyediakan transaksi reksa dana online. Tentunya hal ini dapat menjadi salah satu keuntungan bagi para investor muda untuk mencari laba atau kekayaan dengan kemampuan menggunakan teknologi yang dimilikinya.

Itulah beberapa alasan mengapa kita harus melakukan investasi sejak usia muda. Secara umum, berinvestasi akan memberi banyak manfaat, seperti mendapat jaminan pendapatan yang tetap di masa depan, mencegah adanya jeratan utang dan mendorong gaya hidup hemat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB