Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pemerintah Bangun Lima Jembatan Kereta Api di Jawa Tengah

Adhitya Himawan

Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:46 WIB
Pemerintah Bangun Lima Jembatan Kereta Api di Jawa Tengah
Jalur rel kereta api di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (17/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

 Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun lima jembatan layang (fly over/FO) pada lintas sebidang kereta api di ruas Tegal- Purwokerto, Jawa Tengah.

"Dananya sekitar Rp620 miliar, terdiri empat 'fly over' dan satu 'under pass'," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Menteri Basuki Hadimuljono kepada pers saat melakukan kunjungan di lintas sebidang kereta api Klonengan, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2016).

Menurut Basuki, pembangunan itu sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan lalu lintas di lintas alternatif menuju jalur selatan, Tegal-Purwokerto.

"Saat macet di exit tol Brebes Timur kemarin, arteri juga luar biasa. Salah satu pemicunya adalah lima lintas sebidang itu," katanya.

Basuki menyebutkan, saat hari biasa saja, lintas sebidang itu menutup otomatis sekitar lima menit sebanyak 72 kali per hari atau total 360 menit, sedangkan saat lebaran bisa sampai 92 kali.

"Jika 92 kali per hari, berarti tujuh jam lebih. Dengan arus kendaraan membludak, antrean dan macetnya bisa dibayangkan seperti apa," katanya.

Basuki juga menyebut, dirinya belum lama menerima surat permintaan khusus dari Kapolri terkait kemacetan di lintas sebidang di kawasan itu.

"Jadi, situasinya sudah darurat. Kapolri minta agar dalam 8-10 bulan ke depan agar dibangunkan FO atau under pass," katanya.

Lima titik lintas sebidang kereta yang dimaksud adalah Dermoleng, Klonengan, Kesambi, Karangsawah dan Paguyangan.

Teknologi Baru Basuki juga menyebut, alasan bisa delapan bulan bisa direalisasikan karena akan menggunakan teknologi baru yakni baja lengkung yang diisi beton ringan.

"Teknologinya sudah diujicoba bangun FO Antapani Bandung dan hanya perlu waktu enam bulan. Jadi, lebih hemat sekitar 40 persen dibanding baja beton dan lebih cepat,"katanya.

Basuki menambahkan, pekerjaan lima FO/under pass itu disainnya sudah diselesaikan oleh Balitbang Kementerian PUPR.

"Minggu-minggu ini akan dipersiapkan lelang cepatnya atau penunjukan langsung. Jadi, ada dua opsi, tender atau tunjuk langsung," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB