Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:28 WIB
Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM
Produk Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Gedung SMESCO, Jakarta, Kamis (21/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta kepada pihak BUMN untuk menjadi mitra tetap bagi para industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri. Ini sebagai salah satu upaya mempertahankan kelangsungan usaha IKM di tengah serbuan produk impor.

“Kemarin, dalam rangkaian kunjungan kerja di Jawa Tengah, saya menyempatkan untuk meninjau sentra IKM pengecoran logam dan permesinan di Ceper, Klaten. Salah satunya adalah Koperasi Batur Jaya. Mereka sangat mengandalkan ‎kontrak pemesanan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT INKA (Persero) untuk produk blok rem yang digunakan di kereta api,” kata Menperin di Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Airlangga menyampaikan, Koperasi Batur Jaya telah melakukan kerjasama dengan PT Kerata Api Indonesia untuk pengadaan blok rem metalik sejak tahun 1989. “Saya mendapatkan laporan, produk blok rem yang dihasilkan mereka sudah memenuhi SNI dan ISO. Kualitasnya pun sudah semakinbaik dari waktu ke waktu,” paparnya.

Untuk itu, Airlangga mengharapkan kepada dua BUMN tersebut agar terus mempercayakan produksi blok remkepada IKM pengecoran logam di Klaten. Hal ini turut mendorong Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Setiap persero itu mendapat dana dari APBN, maka diwajibkan untuk ikut membantu perekonomian masyarakat dengan menggunakan produk dalam negeri. Kami juga minta pembelian oleh PT KAI dan PT INKA terus ditingkatkan," ujarnya. Bahkan, Menperin mengajak para pabrikan otomotif dapat juga menggunakan produk mereka.

Menperin mengatakan, IKM pengeceroan logam di Indonesia tengah mendapat tantangan berat dalam merebut pasar, terutama bersaing dengan produk China dan Australia. “Oleh karena itu, kami siap membantu melalui koordinasi dengan BUMN agar bisa membeli produk mereka. Kalau bukan kita yang membangun industri dalam negeri, lalu siapa lagi,” ucapnya.

Airlangga langsung menyatakan siap untuk meningkatkan jumlah pelaku IKM di Indonesia yang saat ini mencapai 20.000 pengusaha. “Itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Kami juga tentunya mendorong peningkatan kualitas produk-produknya,” tuturnya.

Sebanyak 260 pengusaha berada di sentra IKM Cor Logam Ceper. Mereka mampu menyerap tenaga kerja hingga 3.500 orang. “Kemampuan produksi 3.000 ton per bulan yang, dengan produknya antara lain komponen otomotif, spare part pabrik, ornamen dan lain-lain,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Ketua Koperasi Batur Jaya Badrun Munir mengatakan, sangat membutuhkan peran pemerintah dalam mengembangkan industri pengecoran logam ke depan. Melalui dukungan Menperin, diharapkan industri pengecoran logam di Ceper bisa berjaya seperti di era 1985-an.

“Saat ini, andalan produk kami adalah blok rem komposit kereta api. Selama satu tahun, kami bisa menghasilkan 200.000-220.000 blok rem. Sejak 1990-an, kami sudah mencetak 4,7 juta blok rem. Harga blok rem kami termurah. Keunggulan blok rem kami bisa digunakan ditanjakan atau turunan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:01 WIB

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:35 WIB

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 13:30 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:29 WIB

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:15 WIB

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB