Kementerian PUPR Dorong Pembangunan Kota Baru Maja

Adhitya Himawan

Rabu, 24 Agustus 2016 | 08:36 WIB
Kementerian PUPR Dorong Pembangunan Kota Baru Maja
Penyerahan naskah kesepakatan bersama dan pembahasan tindak lanjut pengembangan Kota Baru Publik Maja di Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (22/8/2016). [Dok Kementerian PUPR]

Badan Pengembangan Infrastuktur Wilayah (BPIW), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong para stakeholderyang terlibat dalam pengembangan Kota Baru Publik Maja, untuk dapat mengimplementasikan komitmennya sesuai Nota Kesepakatan Bersama yang telah ditandatangani pada 27 Juni 2016.

Hal itu disampaikan Sekretaris BPIW, Dadang Rukmana pada acara Penyerahan Naskah Kesepakatan Bersama dan Pembahasan Tindak Lanjut Pengembangan Kota Baru Publik Maja di Ruang Rapat BPIW, Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Pada acara tersebut hadir para perwakilan dari stakeholder, mulai dari BPIW Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Pemprov Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Pemkab Lebak, Pemkab Kabupaten Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, Perum Perumnas, PT Nusa Graha Perkasa, PT Hanson International, dan PT Mitra Abadi Utama.
Dadang mengatakan, Kota Baru Publik Maja merupakan salah satu lokasi yang diprioritaskan sebab lokasinya berada diantara dua Wilayah Pengembangan Strategis (WPS), yakni WPS 7 yang meliputi Jakarta-Bogor-Ciawi-Sukabumi serta WPS 9 yang meliputi  Tanjung Lesung-Sukabumi-Pangandaran- Cilacap.

Selain itu, lanjutnya, Kota Baru Publik Maja juga merupakan pesan nawacita ketiga  yakni “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah-daerah dan Desa Dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia” serta amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional  (RPJMN) 2015-2019 melalui progran pembangunan 10 Kota Baru Publik.

“Dengan begitu, pengembangan Kota Baru Maja sangat bagus posisinya. Terlebih, saat ini telah ada ultimate program Kementerian PUPR, seperti pembangunan Waduk Sindangheula dan Waduk Karian yang sedang berjalan, rel kerta api duble track, Jalan Tol Serang-Panimbang, Jalan Tol Serpong-Balaraja,  pembangunan jalan Pamulang-Maja serta pembangunan rumah MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) bersubsidi dan infrastuktur permukiman,” terangnya melalui keterangan tertulis, Selasa (23/8/2016). 

Pada MoU yang telah disepakati, ungkap Dadang, Kementerian PUPR memiliki kewajiban membuat rencana induk (masterplan) Kota Baru Publik Maja. ”Kemudian melakukan perencanaan, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan akses Maja. Selain itu, pengadaan tanah bagi kepentingan umum untuk pembangunan jalan akses Maja,” paparnya.

Untuk Pemprov Jabar dan Banten memiliki kewajiban untuk melakukan penetapan lokasi ruas jalan akses Maja. Sedangkan, Pemkab Bogor, Pemkab Lebak, Pemkab Kabupaten Tangerang dan Pemkot Tangerang Selatan berkewajiban melakukan fasilitasi koordinasi pengadaan tanah jalan akses Maja, fasilitas perizinan pengembangan Kota Baru  Publik Maja.
“Pemkab dan Pemkot itu juga berkewajiban melakukan perencanaan, pengendalian dan pengawasan penyediaan rumah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dengan pola hunian berimbang,” ungkapnya.

Adapun pengembang pembangunan, yakni Perum Perumnas, PT Nusa Graha Perkasa, PT Hanson International, dan PT Mitra Abadi Utama berkewajiban melakukan penyediaan lahan untuk pembangunan dan peningkatan jalan akses Maja. “Hal yang penting juga adalah melakukan pembangunan rumah untuk MBR bersubsidi yang memperhatikan pola hunian berimbang,” jelas Dadang. Ia juga menerangkan, pengembang memiliki kewajiban untuk melakukan penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Dadang menyatakan, bentuk tindak lanjut dari MoU antara lain akan dilakukan pembahasan bersama dalam rangka pembentukan monitoring pelaksanaan kesepakatan bersama. “Diharapkan tim akan dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh,” terangnya.

Selain itu, akan menetapkan target pelaksanaan program percepatan pembangunan infrastruktur Kota Baru Publik Maja tahun 2016-2019. “Dalam penetapan target ini kita akan sangat terbuka terhadap gagasan dan masukan stakeholder,” terangnya. Ia menambahkan, bila diperlukan akan merumuskan perjanjian kerja sama. Bahkan, akan menyiapkan instrument lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan kesepakatan bersama.

Sementara itu, Manggas Rudy Siahaan, Kepala Bidang Pengembangan Infrastuktur Kota Besar dan Kota Baru, Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, BPIW Kementerian PUPR menjelaskan, pengembangan Kota Baru Publik Maja memiliki kronologis yang cukup panjang, yakni sejak tahun 1994. Pada tahun 1994 dimulai inisiasi pembangunan perumahan oleh Developer sebagai kota satelit penyangga Jakarta

Hanya saja, lanjut Rudy, pada tahun 1998 terjadi krisis ekonomi, sehingga pembangunan perumahan mengalami kemandekan. “Kemudian pada tahun 2006, pengembangan Kota Baru Publik Maja masuk lagi agenda nasional dalam rapat kabinet,” terangnya. Pada 2009, ungkap Rudy, lahir Surat Kepuatusan (SK) Menpera No. 51/KPTS/M/2008 tentang Tim kerja fasilitasi pengembangan kembali kota kekerabatan Maja  serta tahun 2011 dilakukan kembali studi kawasan dalam rangka evaluasi pengembangan kota kekerabatan Maja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

170 Unit Rusun Pekerja Tamanan Bantul Siap Dihuni

170 Unit Rusun Pekerja Tamanan Bantul Siap Dihuni

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:15 WIB

Kementerian PUPR akan Bangun Underpass Pertama di Kota Surabaya

Kementerian PUPR akan Bangun Underpass Pertama di Kota Surabaya

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 12:01 WIB

Backlog Perumahan di Indonesia Tahun 2015 Capai 11,4 Juta Unit

Backlog Perumahan di Indonesia Tahun 2015 Capai 11,4 Juta Unit

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:55 WIB

Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba

Ini Infrastruktur yang akan Dibangun Bagi Pariwisata Danau Toba

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:29 WIB

Kebut Program Sejuta Rumah, Pemerintah Terbitkan Inpres Baru

Kebut Program Sejuta Rumah, Pemerintah Terbitkan Inpres Baru

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 09:13 WIB

Pembangunan Jembatan Teluk Kendari Ditargetkan Selesai Tahun 2018

Pembangunan Jembatan Teluk Kendari Ditargetkan Selesai Tahun 2018

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 08:49 WIB

Konektivitas Indonesia Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Konektivitas Indonesia Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 18 Agustus 2016 | 12:25 WIB

10 Kota Masa Depan yang Menakjubkan

10 Kota Masa Depan yang Menakjubkan

Bisnis | Kamis, 16 Juni 2016 | 19:14 WIB

Tangerang Selatan Menata Kota Masa Depan

Tangerang Selatan Menata Kota Masa Depan

News | Senin, 07 Desember 2015 | 11:41 WIB

Harga Rumah di Sentul Masih Murah dan Layak untuk Investasi

Harga Rumah di Sentul Masih Murah dan Layak untuk Investasi

Bisnis | Senin, 19 Januari 2015 | 08:30 WIB

Terkini

Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik

Bukan Persentase Kursi! PAN Setuju Wacana Capres Wajib Didukung 2 Partai Politik

News | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Materi Tepi Jurang! Houthi vs Arab Saudi Memanas, Komika Ini Malah Bikin Dark Jokes

Materi Tepi Jurang! Houthi vs Arab Saudi Memanas, Komika Ini Malah Bikin Dark Jokes

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 15:35 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Viral Video Pengurus NU Sulsel di Ruang Karaoke, Bantah Isu LC hingga Lapor Polisi

Sulsel | Senin, 21 September 2026 | 15:31 WIB

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 15:30 WIB

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Awas Mobil Hangus! Ini Ciri Powerbank Mau Meledak yang Sering Dianggap Sepele

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 15:29 WIB

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

5 Cara Menghilangkan Noda Kuning Kunyit di Tangan, Mudah dan Langsung Bersih

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:25 WIB

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy, Diduga Pemberian Pengusaha

News | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

BRI Kasih Diskon Tiket Pertandingan Liga 1 Jadi 1 Rupiah Saja, Klaim Sekarang!

Bri | Senin, 21 September 2026 | 15:24 WIB

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Kenapa Hujan Membuat Sedih? Ini Alasan Ilmiahnya

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 15:22 WIB

×