Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

Cara Mudah Ajarkan Anak Untuk Berbisnis

Angelina Donna

Senin, 29 Agustus 2016 | 19:38 WIB
Cara Mudah Ajarkan Anak Untuk Berbisnis
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Masa anak-anak adalah masa yang tepat untuk banyak belajar tentang hal-hal baru yang belum pernah mereka  ketahui sebelumnya. di usia tersebut, biasanya anak akan menurut akan apa yang diajarkan oleh kedua orang tuanya. sebagai orang tua kita bisa mencoba untuk mulai mengajarkan masalah keuangan.

Tidak perlu mengajarkan hal-hal yang rumit tentang keuangan, cukup ajarkan hal yang sederhana di dalamnya, seperti menabung atau mulai belajar berbisnis. Jika anda adalah orang tua yang berprofesi sebagai pebisnis, ajarkan kepada mereka mengenai bisnis secara umum.

Ada banyak hal dalam dunia bisnis yang bisa dipelajari, namun anak-anak tentunya belum mengerti dengan apa yang berkaitan dengan bisnis tersebut. cukup ajarkan mengenai dasar-dasar mengelola usaha, agar dia mengerti. Usaha atau bisnis akan menjadi baik , jika pengelolaannya juga maksimal, termasuk dalam hal pencatatan, pemasaran dan juga keuntungan yang disimpan dalam bentuk tabungan.

Bagaimana cara memberikan pelajaran tentang bisnis pada anak-anak , berikut ulasannya:

1. Awali dengan Mengajarkannya Prinsip Menabung

Ajarkan anak untuk menabung sejak dari kecil. Terkadang sebagian orang tua mungkin menganggap bahwa anak-anak belum bisa mengatur keuangannya sendiri. namun, perlu diketahui bahwa anak-anak juga akan menurut jika memang orang tuanya membiasakan mereka untuk mengatur keuangannya sendiri.

Belikan mereka celengan dengan bentuk yang unik yang sangat mudah dijumpai di toko-toko. Berikan nasihat kepada mereka untuk lebih mementingkan menabung dibandingkan jajan di sekitar sekolah. Tanamkan juga hidup yang hemat pada mereka , karena seperti pepatah bilang “hemat pangkal kaya”. Anda juga dapat memberikan uang kepada mereka dengan catatan mereka sudah melakukan kewajibannya terlebih dulu. Misalnya selesai belajar dan mengerjakan PR, mereka akan mendapatkan 5.000 rupiah setiap harinya. Jika mereka tabungkan, hasilnya akan lumayan.

2. Memberikan Hadiah berupa Uang Saku

Anak-anak akan sangat suka jika diberikan uang oleh kedua orang tuanya. Namun, sang anak juga seharusnya senang karena tabungannya akan bertambah, bukan malah akan dibelikan segala hal yang bersifat pemborosan.  Berikan mereka uang saku tidak dengan Cuma-Cuma. Misalnya mereka perlu membantu ibu di dapur atau membersihkan rumah. Setelah selesai barulah mereka diberikan uang saku untuk dimasukkan ke dalam tabungan.

3. Ajarkan Pencatatan Keuangan Sederhana

Usia anak-anak adalah usia yang cukup mudah menyerap apa saja yang dilihat dan dipelajarinya. Coba untuk ajarkan anak soal pencatatan keuangan yang sangat sederhana. Ajarkan cara mencatat pengeluaran dan juga pendapatan dalam bentuk uang yang mereka terima dari orang tua atau saudaranya. Setiap mereka membeli sesuatu barang, ajarkan untuk selalu mencatat hal tersebut dalam sebuah buku kecil khusus. Dengan begitu mungkin anak akan lebih menghargai bagaimana keadaan orangtuanya.

4. Ajarkan untuk Mulai Berbisnis dan Promosi Bersama

Mungkin Anda pernah mendengar bahwa putrid seorang walikota Bandung saat ini yang sangat terkenal itu, putrinya yang bernama Zahra sudah memulai untuk berbisnis pertamanya di bandung. sanga anak membuat sebuah minuman khas Thailand yang diberi label Z. kemauan sang anak untuk mulai belajar berjualan ini tentu akan berefek positif nantinya saat dia menjelang dewasa. Lakukan promo bersama, lewat media, Koran, sosial media atau BBM.

5. Ajak Anak untuk Terlibat Dalam Usahamu

Jika Anda juga seorang pebisnis, inilah saat yang tepat untuk mengajarkan anak secara langsung tentang bisnis. Tidak usah mengajarkan hal yang terlalu rumit kepada anak, cukup terangkan bagaimana harus melakukan pencatatan pada setiap barang yang keluar dan masuk dalam usaha tersebut.

Ajarkan Anak Untuk Rajin Menabung

Yang terpenting adalah ajarkan anak-anak untuk rajin menabung. Setelah  mereka terbiasa dengan menabung, kelak mereka bekerja atau pun memiliki sebuah bisnis, mereka akan jauh lebih hemat karena selalu ingat untuk menyisihkan uangnya ke dalam tabungan. Usaha yang kelak mereka kelola juga akan berjalan dengan baik karena mereka sudah terbiasa patuh untuk selalu melakukan pencatatan keuangan agar lebih teratur.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Mengenal dan Memanfaatkan Kredit Cicilan 0%

Tertarik Asuransi Unit Link? Ini Manfaat dan Kekurangannya

Pengetahuan Umum Seputar Kartu Debit

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kiat Membangun Hidup Mapan Bagi Pekerja yang Masih Bergaji 1 Juta

Kiat Membangun Hidup Mapan Bagi Pekerja yang Masih Bergaji 1 Juta

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 19:51 WIB

Fitur-fitur yang Harus Dimanfaatkan Ketika Memiliki Kartu Kredit

Fitur-fitur yang Harus Dimanfaatkan Ketika Memiliki Kartu Kredit

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:48 WIB

Kamu Masih Mahasiswa? Kamu Juga Bisa Sukses Finansial

Kamu Masih Mahasiswa? Kamu Juga Bisa Sukses Finansial

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 20:01 WIB

Kaya Raya Dengan Usaha Fotokopi yang Menguntungkan

Kaya Raya Dengan Usaha Fotokopi yang Menguntungkan

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 19:35 WIB

Manfaat Asuransi Bagi Para Karyawan

Manfaat Asuransi Bagi Para Karyawan

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 19:49 WIB

Terkini

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26 WIB

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:23 WIB

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:20 WIB

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

×