Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Laba Bersih Antam Semester I 2016 Capai Rp11 Miliar

Adhitya Himawan

Rabu, 31 Agustus 2016 | 18:45 WIB
Laba Bersih Antam Semester I 2016 Capai Rp11 Miliar
Kantor Pusat PT Aneka Tambang (Antam) Tbk di Jakarta Selatan, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

 PT Antam (Persero) Tbk membukukan laba bersih pada semester I 2016 sebesar Rp11 miliar, melonjak dibanding periode sama 2015 yang menderita kerugian sebesar Rp396 miliar.

"Dengan tantangan volatilitas harga komoditas selama semester I 2016, Antam mampu mengoptimalisasi kinerja operasional dan inovasi agar arus kas perusahaan tetap sehat. Selain itu, program-program penghematan biaya juga menjadi prioritas utama," kata Direktur Utama Antam, Tedy Badrujaman, di Jakarta, Rabu (31/8/2016).

Menurut Tedy, dengan adanya peningkatan harga komoditas saat ini, Antam optimistis dapat memberikan tingkat profitabilitas dan imbal hasil yang baik kepada pemegang saham di tahun 2016.

Pada semester I 2016, Antam mencatat penjualan bersih senilai Rp4,16 triliun. Komoditas emas menjadi kontributor terbesar yang mencapai 68 persen atau Rp2,84 triliun. Disusul Feronikel dengan kontribusi senilai Rp950 miliar atau 23 persen dari total penjualan.

Dalam enam bulan pertama 2016, Antam menjual sebanyak 5.392 kg emas, sementara volume penjualan feronikel tercatat sebesar 8.092 ton nikel dalam feronikel (TNi).

Seiring dengan perkembangan industri smelter nasional dan adanya permintaan bijih nikel domestik, Antam melakukan penjualan bijih nikel untuk memenuhi kebutuhan bahan baku smelter nikel pihak ketiga.

"Kami berharap produksi dan penjualan bijih nikel akan dapat lebih ditingkatkan, sejalan dengan peningkatan volume produksi bijih nikel untuk keperluan smelter pihak ketiga di dalam negeri, maka harga jual bijih nikel Antam akan semakin kompetitif dan akan semakin menguntungkan bagi smelter-smelter di dalam negeri," katanya.

Dengan jumlah cadangan dan sumber daya nikel sejumlah 988,30 juta wet metric ton (wmt) berdasarkan Competent Person Report per 31 Desember 2015, jumlah keseluruhan cadangan dan sumber daya nikel yang dimiliki Antam dapat menunjang rencana pengembangan bisnis dan operasi jangka panjang perusahaan. Selain itu, Antam mampu untuk memasok seluruh smelter yang ada di dalam negeri.

Dalam bisnis emas, Antam tengah mengembangkan pasar ekspor emas untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Beberapa pasar yang tengah dijajaki diantaranya Malaysia, Singapura, Uni Emirat Arab dan beberapa negara Afrika.

Terkait perkembangan proyek pertumbuhan, konstruksi proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) terus berjalan dengan baik setelah proses rights issue di akhir 2015. Sementara itu, progres proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) yang akan selesai pada 2016 sudah mencapai 99,69 persen. P3FP akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel dari 18.000-20.000 TNi menjadi 27.000-30.000 TNi per tahun.

Untuk progres proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), Antam terus melanjutkan diskusi dengan PT Inalum (Persero) dan mitra strategis, sebelumnya kedua perusahaan telah sepakat membentuk perusahaan patungan, PT Inalum Antam Alumina guna pengembangan proyek SGAR.

Dalam proyek Anode Slime & Precious Metal Refinery (PMR), Antam juga masih melanjutkan diskusi dengan PT Freeport Indonesia dan PT Smelting. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PGN Raih Laba Bersih Rp2 Triliun di Semester I 2016

PGN Raih Laba Bersih Rp2 Triliun di Semester I 2016

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 17:12 WIB

Penjualan Bijih Nikel Antam Capai 644.125 Wet Metric Ton

Penjualan Bijih Nikel Antam Capai 644.125 Wet Metric Ton

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 14:04 WIB

Wow, Laba Bersih Pertamina Naik 221 Persen di Semester I 2016

Wow, Laba Bersih Pertamina Naik 221 Persen di Semester I 2016

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 18:56 WIB

Laba Bersih BRI di Semester I 2016 Capai Rp12,04 Triliun

Laba Bersih BRI di Semester I 2016 Capai Rp12,04 Triliun

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 13:03 WIB

Bidik Target Rp25,11 Miliar, Laba ASDP Ternate Terus Meroket

Bidik Target Rp25,11 Miliar, Laba ASDP Ternate Terus Meroket

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 11:19 WIB

Bank Mandiri akan Tumbuh Anorganik di Asia Tenggara

Bank Mandiri akan Tumbuh Anorganik di Asia Tenggara

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 11:04 WIB

Wow, Laba Bersih BNI Naik 79 Persen di Kuartal II 2016

Wow, Laba Bersih BNI Naik 79 Persen di Kuartal II 2016

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 18:43 WIB

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Pendapatan PLN di 2015 Tumbuh 12,44 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:23 WIB

Laba Operasional Bank Mandiri Q1 2016 Capai Rp9,7 Triliun

Laba Operasional Bank Mandiri Q1 2016 Capai Rp9,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 15 Mei 2016 | 14:44 WIB

PGN Raih Laba Bersih Rp1,36 Triliun di Kuartal I 2016

PGN Raih Laba Bersih Rp1,36 Triliun di Kuartal I 2016

Bisnis | Sabtu, 30 April 2016 | 08:38 WIB

Terkini

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB