Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Misbakhun Yakin Pertumbuhan 5,1 Persen Bisa Dicapai Sri Mulyani

Adhitya Himawan

Jum'at, 09 September 2016 | 06:44 WIB
Misbakhun Yakin Pertumbuhan 5,1 Persen Bisa Dicapai Sri Mulyani
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Golkar, Misbakhun. [Dok DPR]

Rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 terkait dengan asumsi makro ekonomi antara Komisi XI DPR dan Pemerintah berlangsung Rabu (7/9/2016) malam di ruang rapat Komisi XI DPR.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) dalam paparannya menyebutkan pertumbuhan ekonomi diproyeksikan mencapai 5,1-5,2 persen dengan melihat kondisi perekonomian global yang masih akan melambat. Proyeksi Menkeu tersebut mengoreksi pidato Presiden Jokowi saat menyampaikan Nota Keuangan beberapa waktu lalu sebesar 5,3 persen, oleh Menkeu dikoreksi menjadi 5,2 persen dengan alasan professional judgment, walau kemudian disepakati pertumbuhan sebesar 5,1 persen.

 Anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun tertarik dengan penjelasan Menkeu Sri Mulyani mengenai kondisi perekonomian global pada forum KTT G-20 di Hangzhou, Cina, 4-5 September lalu. Isu ekonomi menjadi salah satu sorotan dari banyak negara. Dalam tujuh tahun terakhir, pasca krisis yang terjadi, memang perekonomian dunia tidak pernah tumbuh lebih dari 3,5% bahkan mencapai level pertumbuhan sebelum krisis, adalah karena faktor sisi suplai, yaitu adanya stagnasi produksi terutama dari China.

Menurut Misbakhun, cerita Ibu SMI mengenai kondisi ekonomi global pada forum KTT G-20, bahwa pelambatan masih terjadi pada perekonomian dunia di tahun 2017, dan situasi itu akan masih berdampak hingga sekarang ini.

"Pelambatan masih terjadi di perekonomian dunia, sejak awal kita selalu bahas sentimen domestik. Karena itu, kreativitas kita akan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi kita sebagaimana program-program ekonomi di APBN," kata Misbakhun di gedung DPR Senayan, Kamis (8/9/2016).

Menurutnya, dengan jumlah penduduk sekitar 251 juta, maka akan menjadi daya dorong untuk konsumsi. Dengan demikian, secara otomatis bisa menggerakkan ekonomi kita.

"Saya mendorong pertumbuhan ekonomi yang hati-hati. Dan, saya sering menyampaikan bahwa begitu kita keluar dari ruangan ini, asumsi makro ini bukan milik DPR atau Pemerintah, melainkan milik negara. Ini harus bisa dibangun dengan baik," ujar politisi Golkar itu.

Misbakhun menegaskan, fungsi pemerintah selain menjaga kehati-hatian, juga harus mampu memberikan harapan dan optimisme. Optimisme pemerintah itu menjadi tolak ukur tahapan pembangunan kita.  Dengan demikian, respon pasar itu yang menjadi ukuran seberapa kredibel pencapaian kita. 

"Harus kita sadari bahwa pertumbuhan ekonomi ini akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan, tapi dengan program pembangunan yang kreatif, pemerintah juga akan mampu menciptakan lapangan kerja," terangnya.

Misbakhun bilang,  angka-angka yang diusulkan pemerintah belum mempertimbangkan angka-angka yang menjadi target terpenuhinya tax amnesty. Kalau tax amnesty tercapai di tahun 2016, maka akan ada tambahan likuiditas tambahan masuk. Begitu ada repatriasi, sambungnya, tentunya akan banyak karena investasi ini tidak di satu tempat. 

"Bagi orang yang masih ingin ikut tax amnesty, akan menjadi pendorong dari nilai tukar rupiah dan dana SPN," ujarnya. 

Misbakhun berharap angka-angka yang disepakati pada asumsi makro APBN 2017 bisa diraih dan memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

"Mudah-mudahan itu semua bisa diraih dan mampu memberikan manfaat untuk kesejahteraan rakyat," tutupnya.

Diketahui, rapat tadi malam Komisi XI DPR dan Pemerintah menyepati sejumlah asumsi makro dalam RAPBN 2017 sebagai berikut; pertumbuhan ekonomi 5,1 persen (sebelumnya diusulkan 5,3 persen), Inflasi 4 persen, Nilai tukar rupiah Rp 13.300/US$, Suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan adalah 5,3 persen. Selain itu disepakati pula tingkat pengangguran 5,6 persen, kemiskinan 10,5 persen. Kemudian, Gini Ratio 0,39, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,1. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Minta Sri Mulyani Royal Kasih Insentif ke Industri Migas

Luhut Minta Sri Mulyani Royal Kasih Insentif ke Industri Migas

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 13:46 WIB

Potong Anggaran, Gerindra Tuduh Sri Mulyani Langgar Konstitusi

Potong Anggaran, Gerindra Tuduh Sri Mulyani Langgar Konstitusi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 16:18 WIB

DPR Desak Komisi IX Panggil Menkeu Minta Penjelasan

DPR Desak Komisi IX Panggil Menkeu Minta Penjelasan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 14:42 WIB

Misbakhun: Ingin Jadi Bangsa Merdeka, Bayarlah Pajak!

Misbakhun: Ingin Jadi Bangsa Merdeka, Bayarlah Pajak!

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:55 WIB

Benarkah Golkar Ingin Duetkan Jokowi dan Sri Mulyani di 2019?

Benarkah Golkar Ingin Duetkan Jokowi dan Sri Mulyani di 2019?

News | Senin, 05 September 2016 | 13:48 WIB

Wacana Golkar Dorong Jokowi-Sri, Desmon: Omong Kosong

Wacana Golkar Dorong Jokowi-Sri, Desmon: Omong Kosong

News | Senin, 05 September 2016 | 13:29 WIB

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:11 WIB

Menkeu: Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Harus Realistis

Menkeu: Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Harus Realistis

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:05 WIB

Tax Amnesty Terbit, BI Optimis Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Naik

Tax Amnesty Terbit, BI Optimis Realisasi Pertumbuhan Ekonomi Naik

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 15:25 WIB

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,9 Persen

Kemenkeu Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2017 Capai 5,9 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2016 | 14:49 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB