Kemenperin Bidik Pertumbuhan Industri Agro 7,7 Persen

Adhitya Himawan

Senin, 12 September 2016 | 10:50 WIB
Kemenperin Bidik Pertumbuhan Industri Agro 7,7 Persen
Perkebunan kelapa sawit di Kapuas, Kalimantan Tengah. [suara.com/Laban Laisila]

Kementerian Perindustrian berkomitmen menerapkan kebijakan hilirisasi industri yang menekankan upaya pengolahan sumber daya alam termasuk di sektor agro. Apalagi, Indonesia merupakan negara produsen produk agro utama di dunia seperti kelapa sawit, kakao, kopi, karet, kelapa,rumput laut, dan buah-buahan tropis.

“Hilirisasi dilakukan untuk menghasilkan produk-produk yang lebih beragam dan bernilai ekonomi tinggi, sehingga memiliki daya saing yang kuat di pasar domestik dan internasional,” kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar pada Seminar Nasional dengan tema "Hilirisasi Industri Sumber Daya Alam Kalimantan Barat untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Pangan dan Kosmetika" di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (8/9/2016).

Haris menegaskan, strategi pembinaan dan pengembangan industri agro nasional akan berhasil dengan baik, jika dilakukan koordinasi dan sinkronisasi yang sinergis antar instansi terkait baik di pusat maupun daerah termasuk peran lembaga penelitian dan pengembangan (litbang). “Pengembangan industri agro membawa dampak ganda pada penyediaan lapangan kerja dan pemerataan pembangunan industri ke seluruh daerah,” tuturnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (10/9/2016).

Selain itu, lanjut Haris, begitu banyak tantangan yang harus dihadapi industri agro saat ini seiring dengan semakin meningkatnya persyaratan konsumen akan produk-produk yang bermutu tinggi dan aman serta semakin ketatnya persaingan pasar baik di lokal maupun global. “Untuk itu diperlukan strategi yang tepat agar target dapat tercapai,” ujarnya.

Kemenperin telah menetapkan target pertumbuhan industri agro pada tahun 2016 sebesar 7,7 persen atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,5 persen. Pertumbuhan ini akan memberikan kontribusi pada produk domestik bruto industri pengolahan non-migas sebesar 46 persen.

“Dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan tersebut, strategi utama yang perlu kami lakukan, antara lain meliputi empat pendekatan atau kategori,” ungkap Haris. Pertama, penerapan regulasi seperti pengenaan bea keluar, larangan ekspor bahan baku serta pemberian insentif tax holiday dan tax allowance.

Kedua, melakukan intervensi dengan memberikan bantuan peralatan dan  mesin, serta promosi pasar melalui pameran di dalam maupun luar negeri. Ketiga, pemberian fasilitasi dan pendampingan seperti pelatihan desain, peningkatan kompetensi SDM, kualitas dan mutu, serta pendampingan teknologi. “Keempat adalah sosialisasi melalui peraturan-peraturan dan standardisasi,” ungkapnya.

Peran penting litbang

Sementara itu, Kepala Balai Riset dan Standardisasi Industri Pontianak, Heronimus Judi Tjahjono mengatakan, hilirisasi merupakan upaya untuk mempercepat pencapaian dan peningkatan daya saing industri nasional. “Namun diperlukanjuga sinergitasdengan berbagai unsur pemangku kepentingan terutamayang fokus pada kegiatan litbang,” ujarnya.

Dia menggambarkan, permasalahan di industri kosmetik nasional saat ini adalah kelangkaan bahan baku di pasar dalam negeri. Berdasarkan laporan Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi), angka impor bahan baku di industri kosmetik nasional saat ini mencapai 70 persen dari total kebutuhan.

“Untuk mengatasi kelangkaan pasokan bahan baku tersebut, saat ini Indonesia masih mengimpor bahan baku dan penolong seperti fragrances dari Eropa,” tuturnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya meningkatkan produksi bahan baku lokal yang harganya terjangkau agar pelaku industri nasional bisa mandiri dan berdaya saing.

Heronimus memastikan, potensi bahan baku di dalam negeri terutama untuk kebutuhan industri agro cukup melimpah dan perlu dimanfaatkan secara optimal. “Jika bisa digali secara maksimal, dengan dukungan lembaga litbang diyakini akan menjadi peluang bagi sektor agro termasuk industri kosmetik nasional dalam meningkatkan daya saing produk,” tegasnya.

Dalam hal ini, Haris berharap kepadaBaristand Industri Pontianakdapat terus meningkatkan perannya sebagai mitra strategis bagi pelaku industri dalam upaya meningkatkan daya saing produknya. “Sebagai lembaga penyedia jasa litbang di bidang industri, Baristand Industri Pontianak agar selalu meningkatkan kompetensi SDM serta melengkapi peralatan maupun sarana dan prasarana pendukung, sehingga dapat melayani pelanggannya dengan memuaskan,” ungkapnya.

Dengan demikian, kata Haris, peranan lembaga litbang tersebut akan mampu menjawab berbagai kebutuhan industri agro saat ini, antara lain dalam upaya menciptakan nilai tambah hasil pertanian di dalam negeri,menciptakan lapangan pekerjaan khususnya tenaga kerja untuk sektor industri hasil pertanian (agroindustri), serta meningkatkan penerimaan devisa melalui ekspor hasil agroindustri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Gasifikasi Batubara Jepang Diajak Investasi di Indonesia

Industri Gasifikasi Batubara Jepang Diajak Investasi di Indonesia

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 09:43 WIB

Industri Serat Optik Pertama di ASEAN Beroperasi di Karawang

Industri Serat Optik Pertama di ASEAN Beroperasi di Karawang

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 14:54 WIB

Kemenperin Sinkronisasi Roadmap Industri Hulu-Hilir

Kemenperin Sinkronisasi Roadmap Industri Hulu-Hilir

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 14:48 WIB

Airlangga Minta Kawasan Industri Dapat Harga Gas yang Kompetitif

Airlangga Minta Kawasan Industri Dapat Harga Gas yang Kompetitif

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 14:53 WIB

Panasonic Targetkan Bisnis Pompa Air Capai 15 Miliar Yen di 2020

Panasonic Targetkan Bisnis Pompa Air Capai 15 Miliar Yen di 2020

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 14:37 WIB

Kemenperin Terbangkan Produk Fashion Indonesia ke Pasar Eropa

Kemenperin Terbangkan Produk Fashion Indonesia ke Pasar Eropa

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 20:35 WIB

Pertumbuhan Industri Tahun 2017 Ditargetkan 5,4 Persen

Pertumbuhan Industri Tahun 2017 Ditargetkan 5,4 Persen

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:17 WIB

Industri Makanan & Minuman Paling Siap Hadapi MEA

Industri Makanan & Minuman Paling Siap Hadapi MEA

Bisnis | Minggu, 14 Agustus 2016 | 12:09 WIB

Kemenperin Minta Harga Gas Industri Diturunkan Jadi 4 Dolar AS

Kemenperin Minta Harga Gas Industri Diturunkan Jadi 4 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 15:06 WIB

Bangun Fasilitas Manufaktur Baru, OMI Investasi Rp150 Miliar

Bangun Fasilitas Manufaktur Baru, OMI Investasi Rp150 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:55 WIB

Terkini

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Kasus Dugaan Korupsi Kupedes Rp1,24 Miliar Segera Masuk Pengadilan Tipikor Surabaya

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:36 WIB

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp8,3 Juta, Diambil dari APBN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Pencurian Kabel Traffic Light di Jalan Cipaganti, Pria di Bandung Diringkus Polisi

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

Gibran Makin Rajin Muncul di Krisis MBG, Respons Pemerintah atau Bangun Citra Politik?

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Pembesaran Prostat Tanpa Khawatir Fungsi Seksual Terganggu, Kenali Terapi Rezum

Health | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:13 WIB

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

Dinilai Paling Paham 'Jeroan' Ibu Kota, DPRD DKI Minta Kapolri Baru Perkuat Keamanan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×