Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Tax Amnesty untuk Agar Indonesia Mandiri Pendanaan

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 06 Oktober 2016 | 14:03 WIB
Tax Amnesty untuk Agar Indonesia Mandiri Pendanaan
Unit layanan tax amnesty di Kantor Pelayanan Pajak, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2016). [Antara/Yudhi Mahatma]

Suara.com - Indonesia hingga saat ini sangat bergantung pada pendanaan asing baik melalui pemerintah ataupun swasta. Maka itu Indonesia menerapkan program pengampunan pajak.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Juda Agung mengatakan tax amnesty menjadi salah satu cara yang efektif agar Indonesia menjadi mandiri terkait pendanaan.

"Karena kalau dibiarkan, maka Indonesia tidak bisa membangun negaranya secara mandiri. Kalau dolar bergejolak Indonesia akan terpengaruh. Makanya dari itu dengan tax amnesty bisa memberi sumber dana baru bagi Indonesia," katanya di Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (6/10/2016).

Dana tax amnesty ini akan terus mengalami peningkatan. Pasalnya, pada periode pertama tax amnesty saja, pemerintah sudah mampu mengumpulkan dana hingga Rp137 triliun.

"Dana ini bisa mendorong peningkatan likuiditas di perbankan. Sehingga perbankan tidak bergantung pada dana luar negeri. Kami perkirakan kuartal I 2017, likuiditas akan lebih baik. Bila sampai Desember 2016 repatriasi bisa jadi Rp180 triliun atau Rp200 triliun, maka akan menambah rasio DPK 1,5-1,7 persen terhadap PDB yang relatif lebih permanen," katanya.

Selain itu, lanjut Juda, dengan adanya dan tax amensty ini, bisa disalurkan untuk investasi di berbagai sektor, mulai dari industri hingga infrastruktur dan kredit perbankan.

"Jadi kan kita pembangunannya menjadi mandiri dan tidak bergantung kepada dana luar negeri," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dari Tax Amnesty, Kantor Pajak Curup Himpun Rp5 Miliar

Dari Tax Amnesty, Kantor Pajak Curup Himpun Rp5 Miliar

Bisnis | Kamis, 06 Oktober 2016 | 02:49 WIB

Dana Tax Amnesty di Maybank Indonesia Masih Sedikit

Dana Tax Amnesty di Maybank Indonesia Masih Sedikit

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:00 WIB

Periode Dua Tax Amnesty, Dana Tax Amnesty Tembus Rp3.666 triliun

Periode Dua Tax Amnesty, Dana Tax Amnesty Tembus Rp3.666 triliun

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:50 WIB

Ikut Tax Amnesty, Hercules Datangi Kantor Dirjen Pajak

Ikut Tax Amnesty, Hercules Datangi Kantor Dirjen Pajak

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:13 WIB

Dituduh Pengemplang Pajak, Ini Respon Sandiaga

Dituduh Pengemplang Pajak, Ini Respon Sandiaga

News | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:10 WIB

Luhut Ingin Sektor ESDM Tampung Dana Tax Amnesty

Luhut Ingin Sektor ESDM Tampung Dana Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:53 WIB

Luhut Mengaku Terima Pujian di AS Terkait Tax Amnesty

Luhut Mengaku Terima Pujian di AS Terkait Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:20 WIB

Golkar Ibaratkan Tax Amnesty Adalah Tobat Finansial

Golkar Ibaratkan Tax Amnesty Adalah Tobat Finansial

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 12:46 WIB

Ahok Sebut Sandiaga Pengemplang Pajak, Desmon: Jokowi Juga Dong

Ahok Sebut Sandiaga Pengemplang Pajak, Desmon: Jokowi Juga Dong

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 12:42 WIB

Soal Pajak, Anang: Pemerintah Harus Tegas Terhadap Google Cs

Soal Pajak, Anang: Pemerintah Harus Tegas Terhadap Google Cs

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 10:09 WIB

Terkini

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:34 WIB

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO

Jakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:28 WIB

×