Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Unit Pendidikan Kemenperin Jadi Role Model Vokasi Industri

Adhitya Himawan

Sabtu, 05 November 2016 | 12:53 WIB
Unit Pendidikan Kemenperin Jadi Role Model Vokasi Industri
Para pencari kerja di pameran kerja. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Pelaksanaan pendidikan vokasi industri di lingkungan Kementerian Perindustrian, baik pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan maupun Politeknik, saat ini telah menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan vokasi secara nasional. Pasalnya, unit pendidikan di Kemenperin telah berhasil membangun sistem pendidikan yang benar-benar berbasis kompetensi serta memiliki konsep keterkaitan dan kesepadanan (link and match) dengan dunia industri.

“Bapak Presiden dalam rapat terbatas dengan para Menteri Kabinet Kerja telah mengarahkan agar Kemenperin dapat menjadi leading ministry untuk pengembangan pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi yang link and match dengan industri secara nasional,” kata Sekjen Kemenperin Syarif Hidayat pada acara Wisuda Politeknik Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) yang dikelola oleh Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Oleh karena itu, menurut Syarif, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meminta kepada jajaran unit pendidikan di Kemenperin agar semakin memacu kinerjanya untuk mencapai visi dan misi sebagai role modelpendidikan vokasi industri berbasis kompetensi yang menghasilkan tenaga kerja industri yang kompeten dan berdaya saing.

Syarif menegaskan, Kemenperin berkomitmen untuk menghasilkan calon-calon tenaga kerja yang siap terjun di lapangan melalui pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi industri yang berbasis kompetensi. Dengan upaya tersebut, diharapkan peluang kerja di dalam negeri sepenuhnya diisi oleh tenaga kerja Indonesia, bahkan dapat mengisi pasar kerja di luar negeri.

“Penyiapan tenaga kerja industri yang kompeten sangat mendesak saat ini, mengingat telah diberlakukannyaMasyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang salah satunya menyepakati arus bebas tenaga kerja terampil(free flow of skilled labor) diantara negara-negara ASEAN,” tuturnya.

Menurut Syarif, untuk mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan, Undang-undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian mengamanatkan perlunya pembangunan tenaga kerja industri yang kompeten sebagai faktor input dalam pembangunan industri.

“Langkah-langkah pembangunan tenaga kerja industri kompeten, juga telah diatur dan dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah No 14 Tahun 2015, antara lain melalui pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi, pelatihan industri berbasis kompetensi, pemagangan industri, dan sertifikasi kompetensi,” paparnya.

Syarif mengatakan, pemerintah telah menetapkan arah pengembangan pendidikan vokasi yang akan diterapkan di Indonesia dengan mengadopsi konsep pendidikan dual system yang dilakukan di Jerman. Hal ini merupakan hasil kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jerman pada bulan April 2016.

“Arahnya, antara lain kurikulum pendidikan mengacu pada standar kompetensi dan disusun bersama dengan industri,” ujarnya. Selain itu, memperbanyak pembelajaran praktek dengan komposisi mencapai 70 persen dari kurikulum dan menjalin kerja sama dengan industri untuk pelaksanaan magang siswa di perusahaan-perusahaan.

Mewisuda 556 Lulusan

Pada kesempatan tersebut, Syarif memberikan apresiasi kepada Politeknik APP Jakarta karena pada tahun inimewisuda sebanyak 556 lulusan, yang terdiri dari 478 lulusan program D3 reguler, 44 lulusan program Diploma 1 Logistik bekerjasama dengan ASPERINDO, dan 34 orang lulusan Program Beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL).

“Kami mengucapkan selamat kepada semua lulusan Politeknik APP Jakarta, khususnya kepada 267 lulusan yang telah bekerja di sektor industri dan 44 orang yang memilih untuk melanjutkan pendidikan,” ucapnya.Sedangkan bagi para lulusan yang belum bekerja, kata Syarif, diharapkan Politeknik APP Jakarta dapatmemfasilitasi penempatan kerja di perusahaan industri.

Syarif menyampaikan, khusus para wisudawan program beasiswa Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL) Industri Kecil Menengah (IKM) yang telah lulus, akan mendapatkan kontrak kerja selama dua tahun dengan Kemenperin untuk menjalankan orientasi industri dalam membina sentra IKM.

“Melalui program orientasi ini, diharapkan saudara dapat mengasah kemampuan dan belajar berwirausaha agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah saudara masing-masing,” paparnya.

Sementara itu, bagi para wisudawan program reguler, mereka juga dapat mengembangkan diri ke depan untuk menjadi wirausaha yang mandiri, sehingga bukan hanya mencari pekerjaan tetapi lulusan PoliteknikAPP Jakarta dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusdiklat Industri Kemenperin Mujiyono mengatakan, unit pendidikan di lingkungan Kemenperin termasuk Politeknik APP Jakarta terus memiliki keunggulan yang tidak dimiliki sekolah lain.

“Politeknik Kemenperin harus menjadi pelopor dan best practice pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi,” ujarnya. Untuk itu, kurikulum pendidikan pada Politeknik APP Jakarta harus mengacu pada SKKNI, menggunakan modul dan sistem pembelajaran yang berbasis kompetensi, dilengkapi dengan Teaching Factory, LSP, TUK, serta melakukan sertifikasi kompetensi bagi para lulusannya.

Selain itu, lanjut Mujiyono, Politeknik Kemenperin harus mengembangkan satu spesialisasi yang menjadiicon. Sebagai contoh, Politeknik APP Jakarta dengan spesialisasi manajemen logistik harus mampumembangun citra di kalangan masyarakat dan dunia usaha industri. “Politeknik APP Jakartamerupakan pusat penyedia tenaga kerja ahli di bidang logistik yang kompeten sesuai dengan kebutuhansektor industri,” tuturnya.

Selama ini, Politeknik Kemenperin memiliki workshop dan laboratorium modern yang terintegrasi dan terpadu, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan efektif dan efisien karena pembelajaran teori, praktek dan diskusi dilakukan dalam satu ruangan. “Politeknik APP Jakarta yang saat ini menjalankan program Diploma 3, diharapkan dalam waktu dekat dapat meningkatkan jenjang pendidikannya menjadi Diploma 4,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KKP Siapkan Nelayan Indramayu Melaut di Arafuru

KKP Siapkan Nelayan Indramayu Melaut di Arafuru

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 11:16 WIB

AirAsia Luncurkan Dua Rute Baru ke Malaysia

AirAsia Luncurkan Dua Rute Baru ke Malaysia

Lifestyle | Sabtu, 05 November 2016 | 10:14 WIB

Pemerintah akan Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Pemerintah akan Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 08:23 WIB

Misbakhun Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi Aman

Misbakhun Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi Aman

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 07:29 WIB

Jokowi akan Kembangkan Industri Perawatan Pesawat Terbang

Jokowi akan Kembangkan Industri Perawatan Pesawat Terbang

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 06:53 WIB

Laba Bersih Citilink Capai Rp129 Miliar di Kuartal III 2016

Laba Bersih Citilink Capai Rp129 Miliar di Kuartal III 2016

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 10:10 WIB

Meski TKI Ilegal, Kemenaker Tetap Dampingi Korban Kapal Tenggelam

Meski TKI Ilegal, Kemenaker Tetap Dampingi Korban Kapal Tenggelam

News | Kamis, 03 November 2016 | 13:33 WIB

BRI Dukung Program Kemkominfo Bagikan 1 Juta Domain Gratis

BRI Dukung Program Kemkominfo Bagikan 1 Juta Domain Gratis

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 07:02 WIB

Revisi PP 52/53 Dinilai Untungkan Operator Telekomunikasi Asing

Revisi PP 52/53 Dinilai Untungkan Operator Telekomunikasi Asing

Tekno | Kamis, 03 November 2016 | 07:11 WIB

Pelabuhan Labuan Bajo Difokuskan untuk Pelabuhan Penumpang

Pelabuhan Labuan Bajo Difokuskan untuk Pelabuhan Penumpang

Bisnis | Rabu, 02 November 2016 | 11:26 WIB

Terkini

Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam

Puan Tak Ikut Sambut Prabowo di DPR, Baru Tiba saat Presiden Sudah di Dalam

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol

Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan

Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister

Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister

Surakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik

Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet

Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:40 WIB

×