Menteri Keuangan Era SBY Akui Tax Amnesty Era Jokowi Berhasil

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 16 November 2016 | 14:56 WIB
Menteri Keuangan Era SBY Akui Tax Amnesty Era Jokowi Berhasil
Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri . [suara.com/Adrian Mahakam]

Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengapresiasi keberhasilan Pemerintahan Joko Widodo yang sukses menjalankan program pengampunan pajak atau tax amnesty dengan nilai tebusan Rp98 triliun hingga saat ini. Namun sayangnya, ada yang harus diperhatikan meski tax amnesty ini diklaim berhasil,tetapi penerimaan pajak rutin masih jauh dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 

“Kita harus hati-hati. Memang kalau dilihat tax amnesty ini sangat fantastis nilai tebusannya. Tapi , kalau dihitung lagi pertumbuhan penerimaan pajak sudah termasuk tax amnesty hanya 0,48 persen dan cenderung stagnan,” kata Chatib di UOB Indonesia Economic Outlook 2017 di Grand Ballroom, Jakarta Pusar, Rabu (16/11/2016).

Ia pun menjelaskan, penerimaan pajak hingga Oktober ini sudah termasuk tax amnesty sebesar Rp 870,95 triliun. Sementara tanpa tax amnesty Rp 768,96 triliun, itu artinya pertumbuhan penerimaan hanya 0,‎48 persen. Chatib mengatakan, rendahnya pemerintah menawarkan dua tarif pajak yang berbeda.

“Pertama kan 25 persen. Keduanya 2 persen yang tarif tebusan di Tax Amnesty. Jelas masyarakat memilih yang 2 persen, tapi ternyata pemerintah kehilangan pajak yang 25 persen. Itu karena arbitrase kepintaran Wajib Pajak hindari pajak 25 persen. Ini ada problem karena ruang fiskal jadi terbatas, makanya Sri Mulyani memotong anggaran belanja," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti nilai deklarasi yang mencapai Rp4 ribu triliun. Namun, deklarasi ini tidak semuanya bisa dipajaki lantaran tarifnya yang terlalu rendah. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk mewaspadai tax amnesty ini jangan sampai penerimaan negara di tahun 2017 mendatang justru mengalami penurunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Tax Amnesty Capai Rp100 Miliar

Dana Tax Amnesty Capai Rp100 Miliar

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 04:18 WIB

Ditjen Pajak Akui Tax Amnesty Periode Dua Masih Rendah

Ditjen Pajak Akui Tax Amnesty Periode Dua Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 15:26 WIB

Rasio Pajak Terhadap PDB Menurun Dalam 10 Tahun Terakhir

Rasio Pajak Terhadap PDB Menurun Dalam 10 Tahun Terakhir

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 15:20 WIB

DJP Ingin Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Sekolah

DJP Ingin Kesadaran Pajak Masuk Kurikulum Sekolah

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 14:06 WIB

Tax Amnesty Sukses, DJP : Bukti Kalau Masyarakat Belum Taat Pajak

Tax Amnesty Sukses, DJP : Bukti Kalau Masyarakat Belum Taat Pajak

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 13:51 WIB

Dari 250 Juta Penduduk Indonesia, Baru 25 Juta yang Punya NPWP

Dari 250 Juta Penduduk Indonesia, Baru 25 Juta yang Punya NPWP

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 12:32 WIB

DJP: Uang Tebusan Amnesti Capai Rp98,3 Triliun

DJP: Uang Tebusan Amnesti Capai Rp98,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 00:08 WIB

Dirjen Pajak Ajak UMKM Lupakan Masalah Pajak Masa Lalu

Dirjen Pajak Ajak UMKM Lupakan Masalah Pajak Masa Lalu

Bisnis | Senin, 14 November 2016 | 17:55 WIB

Sri Mulyani Akui Rupiah Terkena Dampak Donald Trump

Sri Mulyani Akui Rupiah Terkena Dampak Donald Trump

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:43 WIB

Rupiah Turun, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Rupiah Turun, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:07 WIB

Terkini

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

BEI Resmi Gelar RUPSLB Akhir Oktober 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 08:09 WIB

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Ngawur! Anak Buah Prabowo Bicara Konspirasi Jelang Partai Hidup Mati Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 08:06 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

×