Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian PUPR Bangun 65 Bendungan Sampai 2019

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 16 November 2016 | 17:58 WIB
Kementerian PUPR Bangun 65 Bendungan Sampai 2019
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membuka Seminar Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan 2016 di Lampung, Rabu (16/11/2016). [Dok Kementerian PUPR]

Untuk mendukung ketahanan pangan, energi dan air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 65 bendungan hingga 2019 yang terdiri dari penyelesaian 16 bendungan on-going dan 49 bendungan baru.

"65 bendungan itu kira-kira bisa menampung air 6,7 miliar liter air. Sekarang ini kita punya sekitar 7,3 juta hektar lahan irigasi, yang airnya dijamin dari bendungan baru 11 persen, jadi hanya sekitar 900.000 hektar tidak sampai 1 juta hektar yang airnya dari bendungan," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai membuka Seminar Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan 2016 yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNI-BB) dengan tema Rekayasa Bendungan Berbasis Pengetahuan di Lampung, Rabu (16/11/2016).

Menteri Basuki menargetkan dengan selesainya pembangunan 65 bendungan nanti dapat menambah jaminan penyediaan air untuk lahan irigasi menjadi 20 persen dari lahan irigasi yang ada.

Menurutnya, dengan adanya bendungan di lahan irigasi dapat meningkatkan kapasitas daya tanam di lahan tersebut, dari hanya satu kali tanam dalam setahun menjadi tiga kali tanam dalam dua tahun. "Kalau airnya dari bendungan, itu minimal bisa tiga kali tanam dalam dua tahun, tapi kalau tidak ada bendungan sekali tok setahun," ujarnya.

Ia pun mengapresiasi acara seminar yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR bekerjasama dengan Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNI-BB). Karena menurutnya, dari hasil seminar seperti itu akan didapat beberapa evaluasi dan masukan terkait pembangunan dan pemeliharaan bendungan saat ini.

"Seminar seperti ini harus dilakukan terus, karena ini intelektual exercises yang tidak boleh kita hentikan, never ending process," ujarnya. Peserta seminar yang hadir kurang lebih 350 orang yang berasal dari kalangan profesional bidang sumber daya air (SDA), baik pemerintah, peneliti, akademisi dan praktisi penyedia jasa di bidang SDA.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Basuki juga menyampaikan akan membagikan sebanyak 100 eksemplar buku terkait bendungan ke sejumlah universitas sebagai bagian dari penyebarluasan hasil penelitian yang dilakukan.

"Ini ada buku tentang bendungan tipe urukan, yang mungkin masih relevan nanti kita pelajari. Untuk itu saya akan beli ini sebanyak 100 buku untuk saya bagikan ke seluruh universitas yang ada hubungannya dengan bendungan. Nanti kita kirim ke universitas-universitas yang ada Fakultas Teknik yang berhubungan dengan air terutama," ujarnya.

Menteri Basuki menambahkan bahwa pembangunan bendungan serta akselerasi pembangunan PLTA membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan kompeten. Pemerintah membutuhkan banyak tenaga ahli bendungan untuk memastikan kualitas dan keamanan bendungan bagi masyarakat. SDM juga diperlukan untuk cepat menguasai teknologi yang bermanfaat bagi pengelolaan bendungan besar yang aman dan efisien.

Menteri Basuki meyakini bahwa KNI-BB akan dapat memenuhi kebutuhan tenaga ahli tersebut. “Sebagai organisasi yang telah berumur 44 tahun dengan anggota yang mencapai 1500 orang, KNI-BB telah berpengalaman dalam hal pembangunan bendungan termasuk desain, konstruksi serta pengoperasian dan pemeliharaan bendungan,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Umum KNI-BB Hari Suprayogi mengatakan bahwa KNI-BB telah membentuk unit sertifikasi tenaga kerja bentukan masyarakat (USTKM) sebagai bagian dari kelanjutan tugas Badan Sertifikasi Asosiasi. Sampai dengan 2016, anggota KNI-BB yang telah memperoleh sertifikat tenaga ahli muda sebanyak 245 orang, ahli madya 214 orang, ahli utama 73 orang.

Namun tambahnya, tenaga ahli bendungan masih terus dibutuhkan. Oleh karenanya KNI-BB bekerjasama dengan badan diklat dan perguruan tinggi, untuk mempercepat pengadaan tenaga ahli bendungan besar yang bersertifikat. Bahkan melakukan terobosan dengan mengadakan sertifikat ahli pemula, yaitu sertifjkat ahli yang dikeluarkan KNI-BB untuk tenaga ahli yang berpengalaman satu sampai tiga tahun. Saat ini tenaga ahli pemula berjumlah sebanyak 93 orang.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR Imam Santoso, Staf Ahli Gubernur Provinsi Lampung Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto, Kepala Pusat Bendungan Ni Made Sumiarsih, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung Syafruddin dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S Atmawidjaja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Basuki Tinjau Hunian Tetap Perumahan Pascaerupsi Merapi

Menteri Basuki Tinjau Hunian Tetap Perumahan Pascaerupsi Merapi

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 17:53 WIB

Kementerian PUPR Siapkan 8 Program Terkait IBM

Kementerian PUPR Siapkan 8 Program Terkait IBM

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 19:06 WIB

Kontrak Pembangunan 4 Flyover Perlintasan Kereta Api akan Diteken

Kontrak Pembangunan 4 Flyover Perlintasan Kereta Api akan Diteken

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 11:37 WIB

Kementerian PUPR Bentuk Tim untuk Revitalisasi DAS

Kementerian PUPR Bentuk Tim untuk Revitalisasi DAS

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 11:29 WIB

Menteri Basuki Dorong Anak Muda Inovatif Hadapi Era MEA

Menteri Basuki Dorong Anak Muda Inovatif Hadapi Era MEA

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 11:23 WIB

Pembangunan Irigasi Kecil, PUPR Libatkan Perkumpulan Petani

Pembangunan Irigasi Kecil, PUPR Libatkan Perkumpulan Petani

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 11:04 WIB

Kementerian PUPR akan Bangun Infrastruktur Berbasis Masyarakat

Kementerian PUPR akan Bangun Infrastruktur Berbasis Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:41 WIB

Ini Developer yang Dinilai Bagus dalam Konstruksi dan Jalan Hijau

Ini Developer yang Dinilai Bagus dalam Konstruksi dan Jalan Hijau

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:37 WIB

DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun

DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:31 WIB

Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017

Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017

Bisnis | Sabtu, 12 November 2016 | 07:21 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB