Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 17 November 2016 | 18:55 WIB
Forextime: Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia Menarik Perhatian
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. [Antara]

Lukman Otunuga, Research Analyst Forextime menyatakan efek kejutan dari kemenangan Trump di kancah pemilihan presiden Amerika Serikat masih terasa di pasar negara-negara berkembang. Kondisi ini mungkin memaksa Bank Indonesia (BI) untuk mengambil posisi waspada dalam rapat kebijakan di hari Kamis (17/11/2016) yang tidak mengubah suku bunga acuan utama.

"November adalah bulan yang penuh tantangan bagi sebagian besar negara berkembang karena USD yang menguat dan peningkatan ekspektasi suku bunga AS mengurangi ketertarikan investor pada aset pasar berkembang. Rupiah melemah terhadap Dolar bulan ini dan IHSG masih terus mencoba untuk pulih. Terlepas dari ketidakpastian jangka pendek saat ini, prospek jangka panjang secara umum untuk ekonomi terbesar Asia Tenggara ini masih terlihat menjanjikan. Perhatian akan tertuju pada kinerja program amnesti pajak. Apabila program ini sukses, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sangat terbantu," kata Lukman dalam keterangan resmi, Kamis (17/11/2016).

Terpilihnya Trump sebagai Presiden AS mungkin adalah peristiwa terpenting untuk Indeks Dolar tahun ini yang saat ini berkisar di level tertinggi 11 bulan di 100.35 pada saat laporan ini dituliskan. Kemenangan yang sangat mengejutkan ini meningkatkan harapan kenaikan suku bunga AS di bulan Desember dan memperkuat optimisme perbaikan pertumbuhan ekonomi AS di bawah pemerintahan Trump. Data ekonomi AS bulan ini berulang kali menunjukkan stabilitas ekonomi. Data penjualan ritel Oktober menggembirakan di level 0.8% dan semakin mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga bulan depan. Sentimen bullish terhadap USD ini dapat mencapai level tertinggi di tahun 2016 dan menjadi motivasi bagi investor bullish untuk mengadakan aksi beli besar-besaran.

Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar sangat bullish pada rentang waktu harian karena harga diperdagangkan di atas 20 dan 200 SMA. Level resistance sebelumnya yaitu sekitar 100.00 dapat berubah menjadi level support dinamis yang membuka peningkatan menuju 100.50.

Harga emas terus tertekan 

Emas mengalami penjualan besar di Jumat lalu dan harga terperosok menuju $1210 pekan ini karena efek negatif dari peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan menguatnya USD memicu para penjual untuk terus menyerang. Logam mulia ini kehilangan pesonanya karena siklus risk-on dan dapat semakin tidak menarik karena efek Trump membuat investor lebih melirik aset berisiko. Penutupan mingguan tegas di bawah $1250 adalah sinyal yang dibutuhkan para penjual untuk melanjutkan kecenderungan bearishterhadap emas. Dari sudut pandang teknikal, harga berada di bawah 20 SMA harian sedangkan MACD juga telah melintas ke bawah. Level support sebelumnya sekitar $1250 dapat berubah menjadi level resistance dinamis yang memicu penurunan menuju $1200. Breakdown yang tegas di bawah $1210 juga dapat membuka jalan menuju $1200.

Harga WTI memantul ke $46

Minyak mentah WTI mengalami pantulan hebat di hari Selasa sore menuju $46 karena peningkatan harapan tercapainya kesepakatan pembekuan level produksi OPEC pada rapat 30 November mendatang. Berita bahwa Sekjen OPEC dan Menteri Perminyakan Saudi mengadakan diskusi informal dengan Rusia menjelang rapat formal juga memicu para spekulan untuk meningkatkan taruhannya pada potensi kesepakatan pembekuan level produksi. Mengingat OPEC telah berulang kali mengeksploitasi sensitivitas harga minyak untuk membuat lonjakan harga spekulatif, namun hal ini mungkin harus dibayar mahal apabila investor kembali dikecewakan. Masalah oversuplai besar masih tetap membebani sentimen. Kekhawatiran pada kemungkinan menurunnya permintaan karena perlambatan pertumbuhan global dapat menahan peningkatan harga. 

"Peserta pasar akan memperhatikan laporan persediaan minyak mentah hari ini. Apabila laporan ini menampilkan peningkatan persediaan, maka minyak mungkin menghadapi aksi jual. Dari sudut pandang teknikal, bears dapat kembali berkuasa apabila WTI merosot ke bawah $45," tutup Lukman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascapemilu AS, BI Tahan 7 Days Reverse Repo Rate di 4,75 Persen

Pascapemilu AS, BI Tahan 7 Days Reverse Repo Rate di 4,75 Persen

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 17:57 WIB

Pantau Kebijakan Trump, Pasar Saham Eropa Melemah

Pantau Kebijakan Trump, Pasar Saham Eropa Melemah

Bisnis | Kamis, 17 November 2016 | 10:40 WIB

Begini Cara Warga New York Tolak Trump

Begini Cara Warga New York Tolak Trump

News | Kamis, 17 November 2016 | 02:43 WIB

Trump Presiden AS, Pemimpin Agung Iran: Amerika Tetaplah Amerika

Trump Presiden AS, Pemimpin Agung Iran: Amerika Tetaplah Amerika

News | Rabu, 16 November 2016 | 20:18 WIB

Ini yang Harus Diwaspadai Ekonomi Indonesia di Era Donald Trump

Ini yang Harus Diwaspadai Ekonomi Indonesia di Era Donald Trump

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 15:05 WIB

Donald Trump Susun Tim Transisi

Donald Trump Susun Tim Transisi

News | Rabu, 16 November 2016 | 13:03 WIB

Mendag Klaim Perdagangan RI Stabil Meski Trump Menang

Mendag Klaim Perdagangan RI Stabil Meski Trump Menang

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 12:38 WIB

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Forextime: Rupiah Merosot Karena Khawatir Terpilihnya Trump

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 12:15 WIB

TPP Batal, Mendag: Belum Tentu Berdampak Buruk

TPP Batal, Mendag: Belum Tentu Berdampak Buruk

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 11:51 WIB

Pascapemilu, Pasar Saham AS Akhirnya Menguat

Pascapemilu, Pasar Saham AS Akhirnya Menguat

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 10:56 WIB

Terkini

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:24 WIB

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB