Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB
Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta
Otoritas Malaysia menginvestigasi menyeluruh dugaan keterlibatan oknum bandara terkait kasus kopilot pembawa 26 kilogram ekstasi. (Antara)
baca 10 detik
  • Malaysia memperketat pengawasan bandara dan pemeriksaan pilot akibat kasus penyelundupan narkoba.

  • Pilot Malaysia Airlines ditangkap di Indonesia membawa 70.114 pil ekstasi dan sabu-sabu.

  • Pemerintah Malaysia menyelidiki keterlibatan pihak lain untuk segera menutup celah keamanan bandara.

Suara.com - Pemerintah Malaysia bersiap memperketat pengamanan bandara serta mengevaluasi proses pemeriksaan latar belakang dan kesehatan para pilot.

Langkah tegas ini diambil menyusul penangkapan seorang pilot Malaysia Airlines yang diduga terlibat jaringan penyelundupan narkoba lintas negara.

Kasus ini memicu ancaman serius pada sistem filtrasi internal maskapai penerbangan, sehingga menutup celah keamanan menjadi prioritas mendesak.

Pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman (IG)
Pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman (IG)

Pemerintah Malaysia menegaskan bahwa analisis menyeluruh terhadap seluruh laporan resmi masih terus dilakukan bersama otoritas terkait.

Proses pemeriksaan komprehensif dibutuhkan sebelum memutuskan tindakan hukum selanjutnya maupun kebijakan pencegahan tambahan.

"Kami juga harus mengidentifikasi apakah ada orang lain yang terlibat dan kami perlu memastikan bahwa semua celah segera ditutup," kata Datuk Seri Fahmi Fadzil dikutip dari The Star, Rabu (5/8/2026).

Juru bicara pemerintah sekaligus Menteri Komunikasi Malaysia tersebut menyampaikan pernyataan resminya pada konferensi pers mingguan pasca-Kabinet hari Rabu (5/8).

Pengetatan keamanan ini berfokus pada mekanisme pengawasan personel penerbangan saat memasuki area steril bandara.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa oknum pilot tersebut telah menerima paket narkotika sebelum naik ke atas pesawat.

baca juga

Penerimaan barang terlarang sebelum keberangkatan menandakan adanya celah pengawasan yang dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan.

Otoritas Indonesia menangkap pilot maskapai Malaysia Airlines tersebut saat mendarat di salah satu bandara di Indonesia.

Penangkapan yang berlangsung pada 28 Juli tersebut membongkar penyelundupan puluhan ribu butir obat-obatan terlarang.

Petugas menemukan 15 paket berisi 70.114 butir pil ekstasi beserta sabu-sabu yang disembunyikan di dalam koper bawaannya.

Kasus penyelundupan narkoba yang melibatkan awak kargo maupun kru penerbangan menjadi perhatian khusus otoritas penerbangan sipil internasional. Regulasi standar keselamatan penerbangan mengharuskan pemeriksaan ketat terhadap setiap barang bawaan personel, namun pemanfaatan akses jalur khusus oleh oknum kru penerbangan memicu desakan reformasi sistem pengawasan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Petugas KLIA Dicurigai Bantu Pilot Mohd Saufi bin Othman Selundupkan 70 Ribu Narkoba ke Jakarta

Petugas KLIA Dicurigai Bantu Pilot Mohd Saufi bin Othman Selundupkan 70 Ribu Narkoba ke Jakarta

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:56 WIB

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

Polisi Malaysia Ungkap Pemasok 25 Kg Narkoba yang Dibawa Pilot Mohd Saufi bin Othman ke Jakarta

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Terkini

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×