Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pilih Mana, Tinggal di Bandung atau Bali?

Ririn Indriani

Jum'at, 02 Desember 2016 | 19:36 WIB
Pilih Mana, Tinggal di Bandung atau Bali?
Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi mereka yang ingin berburu properti di luar Jakarta, selain harga tentu ada banyak faktor yang perlu diperhatikan salah satunya adalah tingkat keamanan.

Nah, bagi Anda yang saat ini sedang bingung memilih tinggal di Bandung atau Bali, mungkin hal yang diuraikan  berikut ini bisa dijadikan pertimbangan.

Berdasarkan harsil survei, ternyata Bandung telah menjadi tempat yang lebih aman ketimbang Bali. Dimana skor kriminalitas Bandung sebesar 45.59 sedangkan Bali sebesar 50.89.

Selain itu, skor Bali juga lebih tinggi dalam hal peningkatan kejahatan dalam 3 tahun terakhir, meski perbedaan skor dengan Bandung tidak terlalu jauh yaitu 61,75 vs 68,52.

Kekhawatiran tentang pembobolan dan pencurian rumah tetap ada di kedua area tersebut. Namun anehnya, tingkat kekhawatiran akan kejahatan properti seperti perusakan dan pencurian jauh lebih besar di Bandung daripada Bali, di mana Bandung memiliki skor 60,94 dan Bali senilai 50.
Sangat penting bagi pemerintah agar membuat langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan di suatu lingkungan dengan menyediakan lampu jalan yang lebih baik, waktu respon darurat yang lebih cepaat, dan lebih banyak lagi patroli polisi.

“Membandingkan Bandung dan Bali sama saja seperti membandingkan apel dengan jeruk,” ujar Mart Polman managing director Lamudi Indonesia.

Ini dikarenakan, lanjut dia, keduanya memiliki keadaan serta situasi lingkungan yang berbeda.

Selain itu, korupsi masih tetap menjadi perhatian yang tinggi untuk kedua wilayah tersebut dengan skor sebesar 75 persen. Transparansi pemerintah dan para intelek perlu ditingkatkan jika ingin masyarakat mengurangi tingkat sinisme mereka terhadap praktik-praktik pemerintah.

Tinggal di Bali juga dinilai lebih mahal. Harga properti untuk rasio pendapatan adalah 28:46 dibandingkan dengan Bandung yang sebesar 23:43. Mendapatkan pinjaman rumah juga lebih sulit didapat di Bali dan hipotek untuk rasio pendapatan sebesar 344 persen, jauh lebih tinggi dari Bandung yang hanya 284 persen.

Harga rata-rata untuk membeli sebuah apartemen di pusat kota di Bali adalah Rp 19.000.000 per meter persegi, sedangkan di Bandung lebih tinggi 18 persen, yaitu Rp 22.500.000.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Laju Kredit Properti Melambat

Laju Kredit Properti Melambat

Foto | Kamis, 01 Desember 2016 | 17:23 WIB

Beli Rumah Subsidi Tak Semudah yang Diklaim Pemerintah

Beli Rumah Subsidi Tak Semudah yang Diklaim Pemerintah

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 07:29 WIB

Penjualan Properti di Bali Tahun 2017 Diprediksi Meningkat

Penjualan Properti di Bali Tahun 2017 Diprediksi Meningkat

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 07:27 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB