Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Penjualan Properti di Bali Tahun 2017 Diprediksi Meningkat

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 30 November 2016 | 07:27 WIB
Penjualan Properti di Bali Tahun 2017 Diprediksi Meningkat
Komplek perumahan di kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (22/11/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Penjualan properti di Bali tahun 2017 diprediksi membaik seiring keluarnya sejumlah kebijakan pusat seperti kelonggaran "loan to value" dan penurunan suku bunga acuan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Bali Iman Causa Karana dalam diskusi perbankan dengan media, di Denpasar, Selasa (29/11/2016) memperkirakan mulai awal tahun 2017 penjualan properti jenis rumah sekunder atau rumah bekas, akan semakin meningkat.

"Dari survei yang kami lakukan, rumah sekunder lebih laku. Kenapa rumah sekunder menarik karena ada peningkatan harga, kalau primer mungkin harganya sudah tinggi," katanya.

Menurut Imam Causa, yang harus di antisipasi dengan prediksi peningkatan tersebut adalah ketersediaan untuk masyarakat yang tahun depan akan mulai membeli properti.

Ia menyakini kelonggaran uang muka kredit dan penurunan suku bunga kredit ditambah tingginya "backlog" perumahan di Bali akan menggairahkan sektor properti.

Hal senada disampaikan Regional CEO Bank Mandiri Kanwil XI Bali dan Nusa Tenggara, Maswar Purnama mengatakan gejala peningkatan sektor properti sudah terlihat menjelang akhir tahun ini.

Ia mengatakan di Bank Mandiri penyaluran kredit ke sektor properti menunjukkan kenaikan pada akhir September 2016 yang dapat dijadikan sebagai salah satu indikator cerahnya sektor tersebut.

Selain itu, kata Maswar, berdasarkan data dan tren yang mereka kumpulkan, tahun 2017 merupakan periode persiapan bagi pemerintah menyiapkan pemilu 2019.

Dengan pengalaman kondisi 2012 atau dua tahun sebelum pilpres 2014, ternyata ekonomi tumbuh sangat kencang sehingga tahun depan pun akan mengalami hal sama, khususnya di Bali.

"Memang kalau kami di perbankan selalu melihat tren dan kecenderungan seperti apa, karena data historis sangat penting. Misal data tahun depan pemerintah siap untuk pemilu. Tren 2012 itu, ekonomi sangat kencang karena persiapan pemilu, kami pun beranggapan mungkin 2017 kecenderungan akan sama di mana ekonomi akan tumbuh lebih baik dari pada ekonomi 2015 dan 2016," ujarnya.

Ia menjelaskan Bank Mandiri secara nasional menargetkan pertumbuhan kredit ke seluruh sektor pada tahun 2017 akan berada di kisaran 15 persen. Adapun khusus di Bali, karena sangat berkaitan dengan properti bisa tumbuh lebih sedikit di atas 15 persen. Bahkan untuk properti Bali, penyaluran kredit bisa mencapai 17 hingga18 persen.

"Maka dari itu kami ingin kejar supaya bisa naik agresif dan memang sudah kelihatan sih, beberapa developer datang dan mereka punya harapan sama dan kecenderungan sama dibandingkan tahun-tahun lalu," ucapnya.

Sementara Kepala Bidang PBB, BPHTB dan PL Dispenda Denpasar I Wayan Tagel Sidarta mengatakan tanda-tanda membaiknya sektor properti terlihat juga di ibu kota Bali. Meski perolehan pajak BPHTB di Kota Denpasar pada triwulan III tahun 2016 baru mencapai Rp70,36 miliar atau 67,02 persen dari target, tetapi realisasi pada Oktober mengalami peningkatan dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yakni Rp18 miliar.

"Kami berharap sisa dua bulan ini, realisasi bulanan akan lebih tinggi sehingga memberikan pemasukan bagi kota Denpasar," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sepakan Jarak Jauh Sukadana Bawa Bali United Raih Poin Penuh

Sepakan Jarak Jauh Sukadana Bawa Bali United Raih Poin Penuh

Bola | Senin, 28 November 2016 | 02:32 WIB

Ekspor Kerajinan Bambu dari Bali Naik 23,41 Persen

Ekspor Kerajinan Bambu dari Bali Naik 23,41 Persen

Bisnis | Minggu, 27 November 2016 | 07:10 WIB

Pemandulan Hewan Penular Rabies

Pemandulan Hewan Penular Rabies

Foto | Kamis, 24 November 2016 | 12:33 WIB

Program Menarik Akhir Tahun di Holiday Inn Resort Bali Benoa

Program Menarik Akhir Tahun di Holiday Inn Resort Bali Benoa

Press Release | Selasa, 22 November 2016 | 14:16 WIB

Tiga Negara Ini Jadi Pesaing Berat Pesilat Indonesia di Bali

Tiga Negara Ini Jadi Pesaing Berat Pesilat Indonesia di Bali

News | Rabu, 16 November 2016 | 17:07 WIB

PB IPSI Ogah Bidik Gelar Juara Umum, Kenapa?

PB IPSI Ogah Bidik Gelar Juara Umum, Kenapa?

News | Selasa, 15 November 2016 | 17:17 WIB

Gelar Kejuaraan Dunia, PB IPSI Gelontorkan Rp14 M

Gelar Kejuaraan Dunia, PB IPSI Gelontorkan Rp14 M

News | Selasa, 15 November 2016 | 15:59 WIB

PB IPSI Siap Gelar Kejuaraan Pencak Silat Dunia

PB IPSI Siap Gelar Kejuaraan Pencak Silat Dunia

News | Selasa, 15 November 2016 | 14:54 WIB

Da Maria Membawa Pesona Pantai Amalfi ke Bali

Da Maria Membawa Pesona Pantai Amalfi ke Bali

Lifestyle | Kamis, 10 November 2016 | 09:13 WIB

Kawasan Nusa Dua Dipromosikan Lebih Jauh kepada Dunia

Kawasan Nusa Dua Dipromosikan Lebih Jauh kepada Dunia

Lifestyle | Selasa, 01 November 2016 | 04:38 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB